Bupati Sigi perintahkan kades pantau kesehatan ibu hamil lebih optimal

calendar_today 05.10.2026 - person  - timer ~

Bupati Sigi perintahkan kades pantau kesehatan ibu hamil lebih optimal

Senin, 5 Oktober 2026 13:09 WIB

Image Print

Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Sigi Siti Halwiah didampingi Bupati Sigi Moh Rizal Intjenae saat menandatangani deklarasi gerakan ibu hamil (Bumil) sehat di Kecamatan Marawola, Sigi, Sulteng, Senin (5/10/2026). ANTARA/Moh Salam

Kabupaten Sigi (ANTARA) - Bupati Kabupaten Sigi, Sulawesi Tengah (Sulteng) Moh Rizal Intjenae memerintahkan seluruh kepala desa untuk memantau dan mendampingi kesehatan setiap ibu hamil di daerah tersebut secara ketat dan optimal.

"Saya mengajak seluruh kepala desa dan jajaran pemerintah desa untuk memberikan perhatian terhadap ibu hamil di wilayah masing-masing. Pastikan tidak ada ibu hamil yang luput dari pemantauan, tidak mendapatkan pelayanan kesehatan ataupun terlambat mendapatkan pertolongan ketika mengalami tanda-tanda bahaya kehamilan," kata Rizal di Marawola, Senin.

Ia mengemukakan upaya menjaga kesehatan ibu hamil saat melahirkan tidak hanya dibebankan kepada sektor kesehatan, seperti tenaga kesehatan dan bidan, melainkan membutuhkan kolaborasi lintas sektor yang dimulai dari tingkatan paling bawah, yakni desa dan kecamatan.

Menurut dia, pemerintah desa ke depan harus mampu membangun sistem pendampingan ibu hamil yang kuat dan terintegrasi dengan melibatkan kader posyandu, Tim Penggerak PKK serta tokoh masyarakat setempat.

"Kita harus membangun sistem pendampingan ibu hamil yang kuat, mulai dari tingkat keluarga, kader, desa, kecamatan, puskesmas hingga rumah sakit," ucapnya.

Ia menyebutkan pentingnya pengawasan berjenjang di tingkat desa, sehingga angka kematian ibu dan bayi dapat ditekan, sekaligus memutus potensi tengkes sejak bayi masih berada dalam kandungan.

Berdasarkan data Dinas Kesehatan Kabupaten Sigi bahwa ibu hamil berisiko tinggi di daerah tersebut mencapai 756 orang sejak Januari hingga Agustus 2026 dari 19 puskesmas di kabupaten setempat.

Pewarta : Moh Salam
Editor: Andriy Karantiti
COPYRIGHT © ANTARA 2026