Karawang (ANTARA) - Bupati Karawang Aep Syaepuloh menyampaikan komitmennya untuk terus melakukan transformasi dan penataan pembangunan pada momentum Rapat Paripurna Istimewa dalam rangka Hari Jadi ke-393 Karawang, Senin.
"Usia 393 tahun merupakan proses panjang. Karawang akan terus berbenah diri," kata bupati di Karawang.
Ia menyampaikan, dengan kemandirian fiskal murni, pemerintah daerah tidak ingin menghentikan pembangunan, tapi terus bertransformasi, mengubah birokrasi menjadi padat karya dan lebih ringkas tanpa menambah beban anggaran.
Saat ini fokus utama Pemkab Karawang ialah penataan estetika kota hingga pemerataan infrastruktur di tingkat desa. Di antaranya ialah melalui rekonstruksi jalan serta penataan akses Tol Karawang Barat dan Karawang Timur, hingga penertiban bangunan liar di wilayah strategis seperti Rengasdengklok dan Cikampek untuk kepentingan penataan kota.
Bupati juga menyampaikan, saat ini Pemkab Karawang telah menyambung konektivitas wilayah melalui peningkatan dan rekonstruksi jalan mencapai 54,28 kilometer, yang meliputi jalan kewenangan kabupaten dan jalan poros desa, penyelesaian 21 unit jembatan.
"Perlindungan masyarakat dari risiko bencana banjir juga terus diprioritaskan melalui pembangunan 27 ribu meter persegi drainase dan normalisasi 119 ribu meter saluran air," katanya.
Pada tahun ini, Pemkab Karawang menargetkan perbaikan 2.420 rumah tidak layak huni dan kini telah terealiasi sebanyak 874 unit.
Bupati juga menyebutkan, saat ini pihaknya fokus melakukan penataan relokasi warga terdampak abrasi di Desa Cemarajaya, dan membangun komplek perumahan lansia yang terintegrasi sebagai wujud kepedulian.
Hal tersebut dilakukan agar masyarakat Karawang dapat tinggal di rumah layak dan bermartabat.
Di sektor pendidikan, hingga saat ini Pemkab Karawang telah merenovasi 660 ruang kelas, membangun 121 unit sekolah baru, menyediakan modul belajar gratis tingkat SD dan SMP di 943 sekolah, serta menjalankan program Karawang Cerdas.
Program tersebut telah menyalurkan beasiswa kepada 11.775 siswa mulai dari jenjang SD hingga perguruan tinggi pada 2025 dan siap ditingkatkan pada 2026.
Di bidang kesehatan, bupati menyampaikan berbagai program dan kebijakan yang telah dilakukan, mulai dari capaian pembangunan manusia, cakupan Universal Health Coverage (UHC) yang terjaga di angka 98,30 persen, hingga kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan bagi para nelayan.
Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi memberikan apresiasi kepada Pemkab Karawang dalam melaksanakan komitmennya dalam membangun daerah.
Dedi juga menyampaikan apresiasi khusus atas langkah Pemkab Karawang mengambil alih penataan akses tol Karawang Timur dan Barat, penertiban kawasan Cikampek, serta berbagai pembangunan lainnya yang telah dan akan dilaksanakan.
Gubernur juga menyampaikan komitmen Pemerintah Provinsi Jawa Barat untuk mendukung pembangunan infrastruktur strategis di wilayah Karawang pada 2027. Di antaranya pelebaran jalan, pembenahan trotoar, penerangan jalan umum (PJU) di jalur Rengasdengklok-Batujaya, hingga konektivitas jalur Puncak 2, Loji, Kutamanah, hingga terhubung ke wilayah Cianjur.
Pewarta: M.Ali Khumaini
Uploader : Naryo
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.