Bupati Garut dorong pengembangan wisata Curug Sanghyang Taraje - ANTARA News Jawa Barat

calendar_today 07.08.2026 - person  - timer ~

Garut (ANTARA) - Bupati Garut Abdusy Syakur Amin mendorong pengembangan destinasi wisata Curug Sanghyang Taraje sebagai wisata air terjun alami di Kecamatan Pamulihan, Kabupaten Garut, Jawa Barat agar semakin menarik dan banyak dikunjungi wisatawan.

"Ini kita harus pelihara, jaga, dan kita kembangkan sehingga memberikan dampak yang baik buat masyarakat," kata Abdusy Syakur Amin di Garut, Jumat.

Bupati bersama jajarannya sudah meninjau langsung untuk mengetahui kondisi destinasi wisata alam air terjun tersebut di Desa Pakenjeng, Kecamatan Pamulihan, Sabtu (1/8), kemudian berdialog dengan pengelola wisata terkait yang dibutuhkan untuk menunjang kawasan wisata tersebut.

"Barangkali apa yang bisa dikerjakan oleh Pemkab untuk meningkatkan akses bagi masyarakat di sini. Semoga ada realisasi dalam waktu tidak terlalu lama," katanya. 

Menurut dia, destinasi wisata Curug Sanghyang Taraje sudah cukup dikenal oleh wisatawan lokal Garut, maupun berbagai daerah, bahkan beberapa wisatawan asing juga pernah berkunjung ke tempat tersebut.

"Curug yang katanya salah satu yang tercantik di Jawa Barat, bahkan juga mungkin di Indonesia," katanya.

Kawasan wisata tersebut, kata dia, juga bisa dikaitkan sebagai wisata olahraga atau "sport tourism" yang diharapkan bisa mendatangkan banyak pengunjung.

Menurut dia, pariwisata memiliki peran strategis untuk menopang perekonomian lokal, untuk itu perlu kerja sama dengan semua pihak untuk menjaga kelestarian alam, dan kebersihan lingkungan.

"Kalau bisa membantu ekonomi masyarakat akan lebih bagus 'kan, ya, tetap harus dijaga kelestariannya," katanya.

Ia menyampaikan, Pemkab Garut akan mencari formulasi terbaik sesuai kapasitas anggaran daerah, kemudian membangun kolaborasi dan keterlibatan aktif masyarakat desa melalui skema timbal balik.

Pemkab Garut, lanjut dia, mendorong alokasi anggaran desa serta kepatuhan partisipasi masyarakat, termasuk untuk memenuhi kewajiban pajak agar pembangunan tidak sepenuhnya dibebankan kepada pemerintah daerah.

"Di situ ada kolaborasi antara masyarakat, desa dengan pemerintah," katanya.

Pewarta: Feri Purnama
Editor : Riza Fahriza

COPYRIGHT © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.