Juara MTQ harus terus dibina untuk meningkatkan kemampuan,
Paringin (ANTARA) - Bupati Balangan, Kalimantan Selatan (Kalsel), H. Abdul Hadi meminta, qari, qariah dan ahli Al-Qur'an terbaik hasil Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) Nasional ke-19 tingkat Kabupaten Balangan terus mendapatkan pembinaan untuk menghadapi kompetisi pada tingkat yang lebih tinggi.
“Untuk ke depannya dibina dan didukung agar semakin meningkatkan kemampuannya, sehingga mampu membawa Balangan ke tingkat provinsi atau jenjang yang lebih tinggi,” ucap Bupati saat menutup MTQ ke-19 tingkat Kabupaten Balangan di Lapangan Pahlawan Aseri, Desa Mungkur Uyam, Kecamatan Juai, Minggu.
Baca juga: MTQ Balangan ke-19 diikuti 357 peserta dari delapan kecamatan
H. Abdul Hadi menyampaikan, pelaksanaan MTQ tidak hanya bertujuan melahirkan qari dan qariah berprestasi, tetapi juga diharapkan mendorong masyarakat untuk semakin mencintai, membaca, mempelajari, dan mengamalkan Al-Qur'an dalam kehidupan sehari-hari.
Bupati mengatakan, nilai-nilai yang terkandung dalam Al-Qur'an diharapkan dapat menjadi bagian dari kehidupan masyarakat, termasuk dalam membangun kerukunan, perdamaian, serta sikap saling menghormati.
“Lebih jauh dari itu, kita berharap bahwa gelaran MTQ tingkat kabupaten ini serta para peserta juga menginspirasi kita semua untuk mencintai Al-Qur'an, rajin membaca dan mempelajari isinya,” kata H. Abdul Hadi.
Ia menyebut, pembinaan terhadap qari, qariah dan ahli Al-Qur'an menjadi penting agar prestasi Kabupaten Balangan pada MTQ tingkat Provinsi Kalsel dapat terus meningkat.
Bupati Balangan menuturkan, posisi Balangan pada kompetisi MTQ tingkat provinsi sebelumnya berada di papan bawah. Namun, melalui pembinaan yang dilakukan secara berkelanjutan, prestasi daerah tersebut perlahan mengalami peningkatan.
H. Abdul Hadi optimistis, pembinaan yang dilakukan Lembaga Pengembangan Tilawatil Quran Balangan dapat kembali meningkatkan prestasi para peserta pada ajang tingkat provinsi yang akan datang.
Kepada peserta yang belum berhasil meraih juara, Bupati Balangan meminta mereka tidak berkecil hati dan menjadikan hasil tersebut sebagai motivasi untuk meningkatkan kemampuan.
“Saya yakin akan ada saatnya nanti qori dan qoriah serta ahli-ahli Qur'an Kabupaten Balangan bisa mewakili Indonesia di kompetisi Tilawatil Qur'an antarbangsa,” ujarnya.
Sebelumnya, Camat Juai sekaligus Ketua Panitia Pelaksana MTQ ke-19 Balangan Nanang Edward melaporkan, seluruh rangkaian kegiatan di Kecamatan Juai dapat terlaksana hingga penutupan berkat dukungan berbagai pihak.
Camat Juai menyampaikan, pelaksanaan MTQ juga menjadi momentum untuk mempererat kebersamaan masyarakat sekaligus meningkatkan kecintaan terhadap Al-Qur'an.
“Penutupan MTQ bukan berarti berakhirnya tugas kita terhadap Al-Qur'an. Justru setelah perlombaan ini selesai, tanggung jawab kita yang sesungguhnya kembali menanti,” tuturnya.
MTQ Nasional ke-19 tingkat Kabupaten Balangan berlangsung pada 2-4 Oktober 2026 di Kecamatan Juai dengan diikuti 357 peserta dari delapan kecamatan yang berkompetisi dalam 28 cabang lomba.
Pewarta: M. Fattahillah Ajrun Azhiima
Editor : Imam Hanafi
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.