Minggu, 19 Juli 2026 14:01 WIB
Penyerang timnas Inggris Bukayo Saka menjadi pemain terbaik dalam laga perebutan tempat ketiga Piala Dunia 2026 kontra Prancis, Minggu. (X/FIFAWorldCup)
Jakarta (ANTARA) - Penyerang sayap Tim Nasional Inggris, Bukayo Saka, mengaku sangat bangga setelah namanya resmi masuk ke dalam daftar elite para legenda The Three Lions. Kepastian itu didapat usai Saka tampil gemilang dengan mengemas torehan tiga gol (hattrick) untuk membawa Inggris menumbangkan Prancis 6-4 pada laga perebutan tempat ketiga Piala Dunia 2026.
Dalam pertandingan dramatis yang berlangsung di Stadion Hard Rock, Miami, Amerika Serikat, Minggu (19/7) dini hari WIB, bintang milik Arsenal tersebut menjelma menjadi momok menakutkan bagi lini pertahanan lawan.
Gelontoran tiga golnya menobatkan Saka sebagai pemain keempat sepanjang sejarah sepak bola Inggris yang mampu mengukir hattrick di putaran final Piala Dunia. Ia kini bersanding sejajar dengan nama-nama besar seperti Sir Geoff Hurst (1966), Gary Lineker (1986), dan rekan setimnya, Harry Kane (2018).
"Rasanya luar biasa. Saya sangat menikmatinya dan tentu ini pencapaian yang hebat. Saya baru diberi tahu bahwa hanya ada empat pemain Inggris yang pernah mencetak hattrick di Piala Dunia. Anda tahu siapa saja mereka. Itu adalah daftar yang sangat elite dan saya bangga bisa menjadi bagian darinya," kata Saka, dikutip dari FIFA, Minggu.
Pencapaian emas pemain berusia 24 tahun ini tidak berhenti sampai di situ. Saka juga menorehkan tinta emas lain dengan menjadi pemain ketiga Inggris yang sukses melesakkan minimal tiga gol dalam dua edisi Piala Dunia yang berbeda, menyusul jejak rekor milik Gary Lineker dan Harry Kane.
Kendati sukses memborong penghargaan individu dan tampil sebagai pahlawan kemenangan, Saka tidak menampik bahwa armada Tiga Singa sebenarnya mematok target utama untuk menembus partai final, bukan sekadar memperebutkan tempat ketiga.
"Kami ingin mengakhiri turnamen dengan kuat karena sebagai sebuah tim kami merasa pantas untuk itu. Tentu kami percaya seharusnya bisa melangkah hingga final dan bermain besok, bukan hari ini. Namun kenyataannya kami bermain hari ini dan kami ingin menutup turnamen dengan baik. Saya senang kami berhasil melakukannya," ujar Saka.
Keberhasilan membungkam Prancis tidak hanya menghasilkan medali perunggu bagi skuad asuhan Thomas Tuchel. Hasil ini sekaligus mencatatkan rekor sebagai pencapaian terbaik Inggris di Piala Dunia sejak mereka menjadi juara pada edisi 1966 silam, sekaligus menjadi torehan terbaik sepanjang sejarah saat turnamen digelar di luar tanah air mereka.
Saka membeberkan bahwa pelatih Thomas Tuchel memberikan apresiasi yang sangat tinggi atas daya juang seluruh komoditas tim.
"Dia mengatakan betapa bangganya dia kepada kami dan bahwa dia akan merindukan kami. Kami juga akan saling merindukan," kata Saka.
"Selama enam atau tujuh pekan kami membangun kebersamaan yang luar biasa. Kami meninggalkan turnamen ini dengan rasa bangga atas apa yang kami lakukan hari ini sebagai sebuah tim, dan kami akan fokus untuk menjadi juara pada kesempatan berikutnya."
Berita ini telah tayang di Antaranews.com dengan judul: Bukayo Saka bangga masuk daftar elite pencetak hattrick di Piala Dunia
Pewarta : Arindra Meodia
Editor:
Yuniati Jannatun Naim
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.