Jakarta, CNBC Indonesia - Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) menemukan spesies baru ikan Gobi Udang di perairan Banyuwangi, Jawa Timur. Peneliti memberikan nama tersebut berdasarkan warna tubuh serta tempat ditemukannya.
Ikan ini diberi nama Tomiyamichthys oriens (T. oriens), yang berasal dari bahasa Latin dan berarti "timur" atau "matahari terbit". Sementara itu, dalam bahasa Inggris spesies ini disebut sebagai Oriens shrimpgoby.
Sebutan oriens sendiri merujuk pada bercak oranye yang terdapat di sepanjang sisi tubuh ikan. Penelitian yang dipimpin oleh Kunto Wibowo dari Museum Zoologicum Bogoriense (bagian dari BRIN) ini telah berhasil mendeskripsikan karakteristik spesifik dari ikan gobi tersebut.
Spesies ini memiliki ciri khas berupa bercak oranye di sepanjang sisi tubuhnya, serta sepasang filamen elegan pada sirip punggung pertama milik ikan jantan. Penelitian ini menggunakan dua ekor sampel ikan-jantan dan betina berukuran 35,5 mm-sebagai dasar deskripsi ilmiah.
Nama oriens juga terinspirasi dari lokasi ditemukannya, yaitu Banyuwangi, sebuah daerah di ujung timur Pulau Jawa yang dijuluki sebagai The Sunrise of Java (Matahari Terbit dari Jawa), sebagaimana dikutip dari IFL Science.
T. oriens masuk dalam genus ikan gobi yang hidup bersimbiosis atau berdampingan dengan udang. Genus ini tersebar di seluruh wilayah tropis Indo-Pasifik, mulai dari Laut Merah hingga Fiji.
Sebelumnya, peneliti di Jepang juga telah mengumumkan penemuan kerabat dari oriens, yaitu T. hyacinthinus, yang memiliki beberapa kemiripan. Namun, oriens asal Indonesia ini berbeda dalam hal:
Berdasarkan informasi dari nelayan lokal, oriens menyukai habitat dasar perairan dangkal yang berpasir.
Temuan ini menambah jumlah spesies Tomiyamichthys di seluruh dunia menjadi 21 spesies. Hal ini menandakan bahwa masih banyak keanekaragaman hayati ikan karang kecil di perairan Indonesia yang perlu dipelajari.
"Kami berharap temuan ini dapat menginspirasi eksplorasi lebih lanjut mengenai keanekaragaman hayati ikan di Indonesia, mengingat masih banyak spesies kecil dan terabaikan yang kemungkinan menunggu untuk ditemukan," ujar Wibowo.
(fab/fab)
[Gambas:Video CNBC]