Jumat, 7 Agustus 2026 10:38 WIB
Kepala Kantor Wilayah BPJS Ketenagakerjaan Sulawesi Maluku Suci Rahmad (kiri) saat diwawancara awak media terkait program Jamsostek di Palu, Jumat. ANTARA/Nur Amalia Amir
Palu (ANTARA) - Kepala Kantor Wilayah BPJS Ketenagakerjaan Sulawesi Maluku Suci Rahmad mengatakan cakupan kepesertaan Universal Coverage Jamsostek (UCJ) di Sulawesi Tengah hingga 31 Juli 2026 mencapai 62,60 persen atau sebanyak 564.436 pekerja dari target sebanyak 901.577 pekerja.
“Dari target UCJ tahun 2026 sebanyak 901.577 pekerja, sampai 31 Juli sudah tercapai 564.436 pekerja atau 62,60 persen,” katanya di Palu, Jumat.
Ia mengatakan capaian tersebut menunjukkan upaya perluasan perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan di Sulawesi Tengah terus dilakukan untuk melindungi para pekerja.
Capaian 564.436 pekerja tersebut juga mencakup sekitar 40 persen dari total 1,42 juta pekerja yang memenuhi syarat atau eligible untuk mendapatkan perlindungan Jamsostek.
Sementara itu, untuk pekerja rentan, realisasi perlindungan telah mencapai 165 ribu orang dari target sebanyak 239.088 jiwa.
Berdasarkan capaian tersebut, Sulawesi Tengah berada di peringkat ke-13 secara nasional dalam cakupan kepesertaan Universal Coverage Jamsostek.
Ia menjelaskan jumlah pekerja yang terlindungi pada 2026 sedikit lebih rendah dibandingkan dengan realisasi 2025 yang mencapai 573.039 pekerja.
Menurut dia, kondisi tersebut dipengaruhi oleh adanya penambahan data tenaga kerja yang menjadi dasar penghitungan cakupan kepesertaan.
Ia mengapresiasi dukungan Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah dalam memperluas perlindungan pekerja melalui penerbitan sejumlah regulasi daerah, termasuk peraturan gubernur dan surat edaran.
Selain dukungan regulasi, kata dia, pemerintah daerah juga memberikan dukungan anggaran untuk kepesertaan Jamsostek.
Hingga saat ini, sebanyak 231 ribu pekerja iurannya telah dianggarkan melalui pemerintah daerah, baik di tingkat provinsi maupun kabupaten/kota.
Ia mengatakan dukungan pemerintah daerah menjadi bagian penting dalam memperluas perlindungan pekerja dan mencapai target kepesertaan Universal Coverage Jamsostek di Sulawesi Tengah.
Sementara itu, Wakil Gubernur Sulawesi Tengah Reny A. Lamadjido mengatakan Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah berkomitmen memperluas perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan bagi para pekerja, khususnya pekerja rentan.
“Jamsostek memberikan jaminan kepada masyarakat kita, terutama petani dan nelayan,” katanya.
Ia berharap semakin banyak pekerja yang mendapatkan perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan sehingga dapat memberikan rasa aman dalam menjalankan pekerjaan dan menghadapi risiko kerja.
Ia juga berharap kolaborasi antara BPJS Ketenagakerjaan dan pemerintah daerah dapat terus diperkuat sehingga perluasan perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan dapat menjangkau lebih banyak pekerja di Sulawesi Tengah.
Pewarta : Nur Amalia Amir
Editor:
Andriy Karantiti
COPYRIGHT © ANTARA 2026