Pengalaman bagi pengunjung yang dihadirkan oleh "Existence in the Flow Creates Vortices” dan “ Waterfall of Ephemeral Crystals” juga telah dikembangkan lebih lanjut.
Tokyo--(ANTARA/Business Wire)-- teamLab Planets TOKYO (selanjutnya disebut “teamLab Planets”) memperkenalkan Body of Waves, karya seni baru di mana seluruh tubuh pengunjung memasuki sebuah patung lunak.
Selain itu, Existence in the Flow Creates Vortices - karya yang menciptakan pusaran di belakang pengunjung saat mereka mendaki melawan arus; dan Waterfall of Ephemeral Crystals- karya yang menampilkan partikel-partikel berkilauan yang mengalir turun membentuk air terjun dari partikel cahaya - juga telah dikembangkan sehingga semakin memperkaya pengalaman pengunjung di teamLab Planets.
Karya Seni Baru
Body of Waves
Saat berjalan, kaki Anda tenggelam.
Gaya yang dihasilkan diteruskan ke patung lunak dan lentur berukuran besar yang terbentang di sepanjang lantai sehingga menyebabkannya berubah bentuk secara fisik.
Gaya yang dihasilkan oleh tubuh Anda pelan-pelan merambat ke seluruh bagian patung. Gaya yang dihasilkan oleh tubuh orang lain juga mengubah bentuk patung itu dan gaya tersebut diteruskan kepada Anda. Dengan berbagi patung yang sama, orang-orang saling memengaruhi melalui kehadiran mereka dan gaya yang mereka berikan.
Cahaya yang tak terhitung jumlahnya terus mengalir dari ketinggian ke tempat rendah, mengikuti bentuk patung yang selalu berubah.
Patung ini bukan objek yang diamati dari luar.
Sifat fisik patung itu sendiri menjadi medium yang menghubungkan tubuh orang-orang.
Patung ini membentuk wujudnya berdasarkan hubungan antar tubuh pengunjung, yang terus-menerus berubah.
Tubuh Anda dan tubuh orang lain saling terhubung dalam satu ruang yang berkesinambungan melalui rangkaian gaya yang diteruskan melalui patung tersebut.
Karya Seni yang Dikembangkan Lebih Lanjut
Existence in the Flow Creates Vortices
Pusaran terbentuk di belakang pengunjung saat mereka mendaki melawan arus.
Meskipun tampak stabil, pusaran itu terus bergerak dan membesar seperti bentuk kehidupan yang kuat.
Meskipun keberadaan pusaran tetap terjaga, partikel-partikel air yang membentuknya terus berubah dari waktu ke waktu. Pusaran yang terlihat saat ini terbentuk dari air yang sepenuhnya berbeda dari air yang membentuk pusaran yang sama beberapa menit sebelumnya. Tidak seperti batu, pusaran tidak dapat mempertahankan struktur yang stabil dengan sendirinya. Sebaliknya, pusaran terbentuk dan tetap terjaga karena energi air yang terus mengalir masuk dan keluar.
Pusaran tampak seperti suatu bentuk kehidupan karena kehidupan juga menyerap energi dan materi dari luar, lalu melepaskannya kembali, sehingga strukturnya yang teratur tetap terjaga di dalam aliran tersebut. Kehidupan adalah pusaran ajaib yang timbul dari aliran energi dalam dunia yang berkesinambungan.
Air digambarkan sebagai suatu kontinum berisi partikel air yang tak terhitung jumlahnya, dan interaksi antar partikel dihitung untuk menghasilkan simulasi tiga dimensi pergerakannya. Pusarannya membentuk garis dari jejak partikel-partikel ini. Kumpulan garis tiga dimensi tersebut kemudian dipotong dengan menggunakan konsep yang disebut teamLab sebagai Ultrasubjective Space. Berbeda dengan ruang yang dibentuk melalui lensa atau perspektif, atau yang dibatasi olehnya, Ultrasubjective Space tidak menetapkan sudut pandang pengunjung sehingga membebaskan tubuh mereka. Lantai dan dinding tempat pusaran terlihat tidak menjadi pembatas antara pengunjung dan karya seni, sehingga ruang karya seni menyatu secara berkesinambungan dengan ruang di mana tubuh pengunjung berada.
Waterfall of Ephemeral Crystals
Karya seni ini berdasarkan pada karya sebelumnya yang menampilkan air terjun alami di pegunungan Shikoku, Waterfall of Light Particles - Deep in the Mountains of Shikoku (2016-2017).
Cahaya hanya dipantulkan oleh partikel air yang membentuk air terjun tersebut. Partikel-partikel yang berkilauan mengalir turun, menciptakan air terjun yang terdiri dari partikel cahaya. Cahaya dari air terjun berkilauan itu menerangi area di sekitarnya.
Dalam kegelapan, partikel-partikel berkilauan meninggalkan jejak cahaya yang seolah membentuk garis-garis di ruang. Perpaduan jejak cahaya yang tertinggal ini melahirkan air terjun cahaya.
teamLab Planets TOKYO
With Your Entire Body, Immerse, Perceive, Become One with the Art (Dengan Seluruh Tubuh, Benamkan Diri, Resapi, dan Menyatu Dengan Karya Seni)
teamLab Planets adalah museum di mana Anda berjalan melintasi air, karya ciptaa kelompok seni teamLab.
Karya-karya seni ini berubah, tergantung pada kehadiran pengunjung. Dan keberadaan karya tersebut berkesinambungan dengan tubuh Anda dan orang lain. Benamkan diri Anda secara fisik dalam ruang karya seni yang sangat luas, resapi dengan tubuh Anda, dan menyatulah dengan karya seni.
Informasi Pengunjung
teamLab Planets TOKYO
https://www.teamlab.art/e/planets/
Toyosu, Tokyo ( 6-1-16 Toyosu, Koto-ku, Tokyo )
Jam Kerja: Setiap Hari, Jam 8.00-22.00
*Masuk terakhir: 1 jam sebelum tutup.
Highlight video teamLab Planets
https://youtu.be/kf8ZaAqgXow
Press Kit
https://www.dropbox.com/sh/ir7d2aui794eo6z/AAChbzX5wPsQm8cgkQ2ViFD4a?dl=0
Pengumuman ini dianggap sah dan berwenang hanya dalam versi bahasa aslinya. Terjemahan-terjemahan disediakan hanya sebagai alat bantu, dan harus dengan penunjukan ke bahasa asli teksnya, yang adalah satu-satunya versi yang dimaksudkan untuk mempunyai kekuatan hukum.
Tersedia Galeri Multimedia/Foto: https://www.businesswire.com/news/home/20261014474897/en
Contacts
teamLab Planets PR Department
E-MAIL: [email protected]
Untuk pertanyaan tentang wawancara:
https://forms.gle/fAtnDKLpQKFME6XR9
Sumber: PLANETS Co., Ltd.
Pewarta: PR Wire
Editor: PR Wire
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.