BMKG: Gempa NTT akibat sesar naik busur belakang Flores

calendar_today 15.08.2026 - person  - timer ~

BMKG: Gempa NTT akibat sesar naik busur belakang Flores

Sabtu, 15 Agustus 2026 09:20 WIB

Image Print

Pegawai hotel mengamankan barang-barang milik wisatawan dari gedung Hotel Jayakarta yang rusak akibat gempa di Labuan Bajo, Manggarai Barat, Nusa Tenggara Timur (NTT), Sabtu (15/8/2026). Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika menyatakan gempa bumi berkekuatan 6,2 magnitudo dengan kedalaman 10 km di 46 kilometer timur laut Labuan Bajo itu terjadi pada pukul 06.13 WITA setelah sebelumnya gempa berkekuatan M 7,7 juga terjadi di timur laut Mbay Nagekeo, NTT. ANTARA FOTO/Gecio Viana/sth/nz (ANTARA FOTO/GECIO VIANA)

Jakarta (ANTARA) - BMKG menyebut bahwa gempa bermagnitudo 7,7 yang mengguncang wilayah Nusa Tenggara Timur (NTT) pada Sabtu subuh diakibatkan sesar naik busur belakang Flores.

"Ini adalah mekanisme gempa yang diakibatkan oleh sesar naik busur belakang Flores," kata Direktur Gempabumi dan Tsunami BMKG, Wijayanto dalam konferensi pers di Jakarta, Sabtu.

Menurut dia, sesar ini berpotensi menyebabkan gempa bumi bermagnitudo 7,8 hingga 7,9.

"Gempa magnitudo 7,7 di belakang busur Flores ini ada potensi gempa dengan maksimum 7,8 - 7,9. Hari ini sudah rilis 7,7," kata Wijayanto.

Ia mengatakan bahwa pada tahun 1992 pernah terjadi gempa bermagnitudo 7,5 yang menyebabkan kerusakan parah saat itu.

"Dari sejarah yang ada, di tahun 1992 dengan magnitudo 7,5. Ini juga luar biasa kerusakannya waktu itu. Jadi, ini sudah lebih dari 30 tahun, terjadi lagi. Nanti akan terus kita monitor aktivitas gempa susulannya," kata Wijayanto.

BMKG telah menyatakan peringatan dini tsunami berakhir pada pukul 07.30 WIB.

Pihaknya akan terus memonitor aktivitas gempa bumi susulan dan menyampaikan pemutakhiran informasi kepada masyarakat.

Sementara itu, Badan Penanggulangan Bencana Daerah Provinsi Nusa Tenggara Barat (BPBD NTB) mencatat sejumlah kerusakan bangunan di Kota Bima dan Kabupaten Bima akibat gempa bumi tektonik yang berpusat di wilayah Flores, Nusa Tenggara Timur (NTT).

"Kebutuhan mendesak berupa dukungan logistik bagi warga terdampak, terutama kebutuhan dasar seperti makanan siap saji, air mineral, selimut, terpal, matras, dan perlengkapan kebutuhan keluarga," kata Kepala BPBD NTB Sadimin di Mataram, Sabtu.

Di Kota Bima, terdapat kerusakan yang dilaporkan meliputi satu unit rumah mengalami rusak sedang di Kelurahan Rabangodu Selatan, Kecamatan Raba, kerusakan dinding Gudang Bulog hingga menyebabkan sejumlah karung beras berjatuhan, serta kerusakan plafon masjid Hotel Mutmainnah.

Sedangkan dampak gempa bumi di Kabupaten Bima menyebabkan Kantor Camat Lambitu mengalami kerusakan ringan berupa retakan pada dinding.

Sadimin mengatakan pihaknya juga menerima sejumlah laporan mengenai rumah warga yang mengalami kerusakan ringan.

Baca juga:
BMKG: Peringatan dini tsunami dinyatakan berakhir

Gempa NTT, BNPB: Dua orang meninggal dunia

Berita ini telah tayang di Antaranews.com dengan judul: BMKG: Gempa magnitudo 7,7 NTT akibat sesar naik busur belakang Flores

Pewarta : Anita Permata Dewi
Editor: Yuniati Jannatun Naim
COPYRIGHT © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.