Kamis, 8 Oktober 2026 - 20:35 WIB
Jakarta, VIVA – Paru-paru memiliki kemampuan alami untuk membersihkan dirinya sendiri. Namun, paparan polusi udara, asap rokok, bahan kimia, hingga alergen setiap hari dapat memengaruhi fungsi pernapasan. Karena itu, ada beberapa cara yang bisa dilakukan untuk membantu menjaga kesehatan paru-paru agar tetap bekerja optimal.
Baca Juga
Udara yang kita hirup dapat membawa berbagai zat pengganggu, mulai dari serbuk sari, debu, bahan kimia, hingga asap rokok orang lain. Bagi orang dengan kondisi seperti asma, penyakit paru obstruktif kronis (PPOK/COPD), atau fibrosis kistik, menjaga kesehatan paru-paru menjadi semakin penting. Melansir dari Healthline, berikut delapan cara yang dapat membantu mendukung fungsi paru-paru.
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
Baca Juga
Salah satu langkah awal menjaga kesehatan paru-paru adalah memperbaiki kualitas udara di dalam rumah. Penggunaan air purifier dapat membantu menyaring sebagian partikel dan polutan yang beredar di ruangan.
American Lung Association (ALA) menyebutkan bahwa pembersih udara dapat ditempatkan di ruangan tertentu. Bagi yang membutuhkan perlindungan lebih luas, tersedia pula sistem pemurnian udara untuk seluruh rumah.
Baca Juga
Air purifier bukan satu-satunya perangkat yang perlu diperhatikan. Filter pada sistem pemanas, pendingin udara, maupun ventilasi rumah juga sebaiknya dibersihkan dan diganti secara berkala.
Salah satu panduan yang dapat digunakan adalah memeriksa dan membersihkan ventilasi sekitar setiap tiga bulan. Sementara itu, filter tungku atau perangkat pemanas sebaiknya diganti mengikuti petunjuk dari produsen.
Rumah yang wangi memang terasa lebih nyaman, tetapi produk seperti pengharum ruangan, lilin aromaterapi, dan wax warmer dapat melepaskan zat yang berpotensi mengiritasi saluran pernapasan.
Produk pembersih rumah tangga tertentu juga dapat menjadi sumber iritan. Karena itu, periksa kembali produk yang digunakan sehari-hari dan pertimbangkan pilihan yang kandungan iritannya lebih rendah.
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
Menghirup udara segar dan tetap aktif dapat membantu menjaga fungsi paru-paru. Namun, aktivitas di luar rumah sebaiknya disesuaikan dengan kondisi kualitas udara.
Periksa informasi polusi udara sebelum berolahraga di luar. Ketika tingkat polusi sedang tinggi, sebaiknya hindari aktivitas berat di luar ruangan. Hindari pula area yang dipenuhi asap akibat pembakaran sampah atau kayu.
Halaman Selanjutnya
Bagi orang yang tinggal di wilayah dengan tingkat polusi tinggi, masker penyaring udara dapat menjadi salah satu perlindungan tambahan.