Secara umum, semakin berat tubuh seseorang dan semakin tinggi intensitas jogging, semakin banyak energi yang dikeluarkan.
Baca Juga: Berapa Lama Jogging yang Baik untuk Pemula? Ini Aturan dan Durasinya
Sebagai gambaran, berikut perkiraan energi yang dapat terbakar selama 30 menit jogging dengan intensitas sedang:
Berat badan
Perkiraan kalori/30 menit
50 kg
sekitar 180–230 kalori
60 kg
sekitar 215–275 kalori
70 kg
sekitar 250–320 kalori
80 kg
sekitar 285–365 kalori
90 kg
sekitar 320–410 kalori
Angka tersebut merupakan perkiraan, bukan jumlah kalori yang pasti. Kalori yang terbakar dapat berbeda berdasarkan kecepatan, medan, kebugaran, dan karakteristik individu.
Berat badan merupakan salah satu faktor yang berpengaruh terhadap penggunaan energi. Pada aktivitas dengan intensitas dan durasi yang sama, orang dengan berat badan lebih tinggi umumnya mengeluarkan energi lebih besar.
Jogging dengan kecepatan lebih tinggi membutuhkan energi lebih banyak dibandingkan berjalan santai.
Namun, meningkatkan kecepatan bukan satu-satunya cara untuk meningkatkan pembakaran kalori. Durasi
dan konsistensi olahraga juga penting.
Jogging di jalan datar umumnya membutuhkan energi yang berbeda dibandingkan jogging di tanjakan.
Medan yang menanjak meningkatkan beban kerja otot sehingga penggunaan energi dapat meningkat.
Semakin lama aktivitas dilakukan, semakin banyak energi yang dapat digunakan.
Misalnya, jogging selama 60 menit secara umum akan membakar lebih banyak kalori daripada jogging selama 30 menit, dengan asumsi intensitasnya relatif sama.
Kondisi kebugaran dan efisiensi gerakan juga dapat memengaruhi pengeluaran energi. Dua orang yang melakukan aktivitas dengan kecepatan sama belum tentu menghasilkan pembakaran kalori yang persis sama.
Baca Juga: Berapa Kali Jogging dalam Seminggu untuk Pemula? Ini Frekuensi yang Ideal
Jogging 30 menit dapat menjadi bagian dari program penurunan berat badan, tetapi perubahan berat badan tidak ditentukan oleh olahraga saja.
Asupan makanan, total aktivitas harian, kualitas tidur, dan pola hidup juga berpengaruh.
Jika tujuan utama adalah menurunkan berat badan, yang lebih penting adalah membangun kebiasaan olahraga yang dapat dilakukan secara konsisten dan mengatur pola makan secara seimbang.
Jika tubuh sudah terbiasa jogging, intensitas dapat ditingkatkan secara bertahap.
Beberapa cara yang dapat dilakukan antara lain:
Menambah durasi secara perlahan.
Meningkatkan kecepatan secara bertahap.
Menambahkan interval lari dan jalan.
Memilih rute dengan sedikit tanjakan.
Menjaga konsistensi latihan setiap minggu.
Jangan meningkatkan durasi dan intensitas secara drastis sekaligus karena tubuh membutuhkan waktu untuk beradaptasi.
Jogging selama 30 menit dapat membakar sekitar 180–410 kalori, tergantung berat badan dan intensitas aktivitas. Angka tersebut hanya perkiraan karena kebutuhan energi setiap orang berbeda.
Yang paling penting bukan hanya mengejar jumlah kalori yang terbakar, tetapi melakukan jogging secara konsisten, bertahap, dan sesuai kemampuan tubuh.
Sonia Happytrie Setia (Magang)