Beda Infeksi dan Alergi pada Anak, dari Gejala hingga Penanganan

calendar_today 20.09.2026 - person  - timer ~

Jakarta -

Infeksi dan alergi adalah kondisi medis yang sering dialami anak-anak. Orang tua sering kali sulit membedakan kedua kondisi ini lantaran gejalanya yang mirip, Bunda.

Memahami perbedaan antara infeksi dan alergi pada anak sangat penting untuk mengetahui pencegahan dan penanganannya. Jangan sampai orang tua salah memberikan penanganan hingga memengaruhi kesehatan anak di masa depan.

Nah, berikut perbedaan antara infeksi dan alergi pada anak menurut penjelasan dari Dokter spesialis Anak, dr. Vini Jamarin, Sp.A. Simak ya, Bunda!

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT


Infeksi virus atau common cold pada anak

Common cold merupakan infeksi virus ringan pada saluran pernapasan atas yang bisa menyerang anak-anak. Infeksi virus sering kali membuat anak rewel, enggan beraktivitas, atau mengalami masalah makan.

Ada beberapa penyebab infeksi pada anak, yakni:

  • Penyebab yang paling umum: Rhinovirus
  • Penyebab yang cukup umum: Coronavirus, Influenza virus, Parainfluenza virus, Respiratory syncytial virus.
  • Penyebab yang cukup jarang: Adenovirus dan Enterovirus.

Gejala umum dari infeksi virus pada anak adalah munculnya sakit tenggorokan, pilek, batuk, dan demam. Gejala bisa muncul kurang dari satu hingga lebih dari dua minggu pada anak yang masih kecil.

Selain penyebab dan gejala, orang tua juga perlu memahami alarm sakit anak saat terkena infeksi ya. Alarm ini dapat berupa anak menolak makan dan minum, serta napas terasa berat atau cepat.

Tips rumahan untuk mengatasi infeksi pada anak

  1. Pemberian madu: pemberian sedikit madu dapat meredakan tenggorokan dan mengurangi frekuensi batuk di malam hari
  2. Membersihkan hidung menggunakan alat suntik tanpa jarum (spuit) dan cairan salin. Tindakan ini dapat membantu membersihkan sumbatan lendir dan kotoran dari dalam hidung anak. Tindakan tergolong aman, namun sebaiknya dilakukan setelah berkonsultasi dengan dokter
  3. Berjemur di bawah sinar matahari pagi. Aktivitas ini bisa meredakan hidung tersumbat dan mengencerkan dahak

Pencegahan infeksi pada anak

Berikut beberapa pencegahan infeksi virus pada anak yang bisa dilakukan Bunda di rumah:

  1. Memberikan anak makanan bergizi seimbang
  2. Imunisasi sesuai usia anak
  3. Membiasakan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS), seperti mencuci tangan sebelum dan setelah main dan makan
  4. Mengajarkan anak etika batuk yang benar, yakni menutup mulut dan hidung saat batuk atau bersin. Saat orang batuk, Si Kecil juga dapat diajarkan untuk menutup mulut dan hidungnya agar tidak tertular
  5. Menjauhkan anak dari paparan asap rokok

Sistem kekebalan tubuh terkait alergi sering kali mengalami transisi melalui empat kondisi utama seiring berjalannya waktu atau disebut juga allergic march. Berikut penjelasannya:

  • Masa bayi: eksim atau dermatitis atopik sering kali muncul di tahap awal, yang ditandai dengan kulit kering, kemerahan, dan gatal.
  • Masa kanak-kanak awal: sensitivitas terhadap makanan umum terjadi di usia ini, seperti alergi terhadap susu, telur, atau kacang-kacangan.
  • Usia sekolah : peradangan saluran napas kronis seperti asma dan kondisi mengi sering kali mencapai puncaknya pada tahun-tahun awal masa sekolah.
  • Remaja atau dewasa: kondisi rinitis sering terjadi di masa remaja hingga usia dewasa. Rinitis merupakan peradangan pada lapisan rongga hidung akibat alergen yang terhirup.

Gejala alergi

Alergi pada anak dapat ditandai dengan munculnya beberapa gejala yang khas, seperti:

  • Produksi air mata berlebih
  • Bersin
  • Hidung berair
  • Gatal dan kemerahan di kulit
  • Batuk
  • Pembengkakan di bawah lapisan kulit

Pencegahan dan penanganan alergi pada anak

Berikut beberapa hal yang dapat Bunda lakukan sebagai upaya pencegahan dan penanganan alergi pada anak:

  1. Cuci perlengkapan tidur secara rutin.
  2. Membersihkan rumah secara berkala agar terhindar dari debu
  3. Penggunaan nebulizer untuk mengatasi alergi berat dan gangguan pernapasan

Demikian penjelasan dokter terkait beda infeksi dan alergi pada anak. Semoga informasi ini bermanfaat ya.

Bagi Bunda yang mau sharing soal parenting dan bisa dapat banyak giveaway, yuk join komunitas HaiBunda Squad. Daftar klik di SINI. Gratis!

(ank/rap)