Basarnas Laporkan Korban Jiwa Gempa NTT Capai 70 Orang, 132 Orang Luka-luka

calendar_today 18.08.2026 - person  - timer ~

Selasa, 18 Agustus 2026 - 17:02 WIB

Jakarta, VIVA – Direktur Operasi Basarnas, Bramantyo melaporkan, sampai dengan hari ketiga kemarin, Senin, 17 Agustus 2026 pukul 23.30, tercatat bahwa total korban dalam bencana gempa bumi di Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) mencapai sebanyak 202 orang.

Baca Juga

"Dimana tercatat bahwa korban meninggal dunia 70 orang, korban luka-luka 132 orang, kemudian korban luka berat 40 orang dan luka ringan 92 orang," kata Bramantyo dalam telekonferensi pers, Selasa, 18 Agustus 2026.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Dia pun turut menyampaikan bela sungkawa atas korban-korban yang meninggal dunia tersebut.

Baca Juga

Tim SAR melakukan evakuasi korban yang tertimbun di Maumere

Photo :

  • ANTARA/HO-Sar Maumere

"Kami turut menyampaikan bela sungkawa atas terjadinya musibah gempa bumi yang dialami oleh saudara-saudara kita di Nusa Tenggara Timur," ujarnya.

Baca Juga

Bramantyo menambahkan, sampai dengan hari keempat, Selasa, 18 Agustus 2026 pagi tadi, pihaknya juga masih terus melakukan penyisiran di wilayah-wilayah yang terdampak.

Hal itu masih dilakukan Basarnas, meskipun data dari para korban menunjukkan bahwa tidak ada lagi di antara mereka yang masih mencari-cari keberadaan sanak saudaranya.

"Berdasarkan laporan atau masukan dan data dari para korban, tidak ada lagi saudara-saudara mereka, tetangga, atau rekan yang tercatat masih dalam pencarian," kata Bramantyo.

Dengan demikian, Dia mengatakan bahwa Tim SAR yang ada di lapangan hanya difokuskan untuk membantu penyisiran, dan membantu proses-proses pelaksanaan kegiatan pencarian dan pemulihan yang dilaksanakan oleh BNPB.

Bramantyo menambahkan, usai mendampingi peninjauan Menteri Dalam Negeri dan Kepala Basarnas di lokasi-lokasi terdampak sejak dua hari lalu, pihaknya telah menerima sejumlah masukan dari para warga terdampak di beberapa wilayah seperti Manggarai serta di Kecamatan Lamba Leda.

Hal itu terkait dengan beberapa masalah layanan kesehatan, khususnya di sejumlah wilayah terdampak yang masih sulit dijangkau seperti misalnya di Kecamatan Lamba Leda tersebut.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Karenanya, Bramantyo mengatakan bahwa pihaknya juga telah membantu untuk memperkuat tim kesehatan agar bisa menjangkau sejumlah wilayah yang masih kesulitan mendapatkan layanan kesehatan tersebut.

"Usai mendampingi Bapak Kemendagri bersama Bapak Kabasarnas dua hari kemarin, dan merima beberapa masukan dari warga yang terdampak di beberapa wilayah, khususnya di Manggarai atau di Kecamatan Lamba Leda, terkait beberapa permasalahan kesehatan," kata Bramantyo.

Halaman Selanjutnya

"Kami hari ini khususnya cukup membantu pelaksanaan perkuatan tim kesehatan sesuai dengan arahan yang diminta oleh Bapak Menteri Kesehatan, khususnya di daerah-daerah yang terdampak cukup besar dan susah untuk dijangkau seperti wilayah di Lamba Leda tersebut," ujarnya.