Bappisus Ungkap Dua Agenda Utama Benahi Persoalan Lapas di Indonesia |Republika Online

calendar_today 09.10.2026 - person  - timer ~

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA, – Kepala Badan Pengendalian Pembangunan dan Investigasi Khusus (Bappisus) Aries Marsudiyanto mengungkapkan dua agenda utama dalam upaya membenahi berbagai persoalan lapas di Indonesia. Kedua agenda krusial tersebut adalah perbaikan tata kelola lapas dan penanganan masalah kelebihan kapasitas atau overcapacity.

Hal ini disampaikan Aries usai mengikuti rapat koordinasi tingkat menteri yang diinisiasi oleh Menteri Koordinator Bidang Hukum, HAM, Imigrasi dan Pemasyarakatan (Menko Kumham Imipas) Yusril Ihza Mahendra di Jakarta, Jumat.

"Kami menyimpulkan untuk memperbaiki kondisi lapas ada dua, yakni tata kelola lapas, dan bagaimana mengatasi overcrowded atau overcapacity," kata Aries.

Perbaikan Infrastruktur dan SDM

Aries menjelaskan bahwa perbaikan tata kelola lapas akan dimulai dari segi infrastruktur. Selain itu, aspek sumber daya manusia (SDM) juga menjadi perhatian utama, mencakup peningkatan kualitas dan penambahan kuantitas petugas lapas.

"Pegawai-pegawai lapasnya, quality-nya, jumlahnya, quantity-nya. Ya, saat ini juga kurang (jumlahnya)," ujarnya.

Operasional dan Logistik

Dari segi operasional, lanjut Aries, pembenahan akan difokuskan untuk memastikan tidak ada lagi transaksi-transaksi gelap maupun perbuatan melanggar hukum di dalam lapas. "Tidak ada lagi hal yang menyangkut kepentingan pribadi, apalagi kepentingan narapidana atau warga binaan," tegasnya.

Perbaikan juga akan menyentuh sektor logistik, terutama yang berkaitan dengan kesehatan warga binaan. Hal ini meliputi kualitas makanan, ketersediaan air bersih, fasilitas hiburan, tempat olahraga, dan segala aspek penunjang lainnya yang harus ditertibkan.

Tindak Lanjut dan Arahan Presiden

Aries menyatakan bahwa seluruh masukan yang mengemuka dalam rapat tingkat menteri tersebut telah diakomodir oleh Menko Kumham Imipas untuk ditindaklanjuti. Rencananya, akan segera digelar rapat lanjutan yang membahas teknis pelaksanaan secara lebih rinci. Hasil dari pembahasan komprehensif ini nantinya akan disampaikan langsung kepada Presiden Prabowo Subianto.

"(Masukan-masukan) Ini semua dikumpulkan oleh Pak Menko. Dan tadi Alhamdulillah semuanya sudah satu persepsi, satu sinergis. Nanti akan ditindaklanjuti lagi untuk meeting-meeting secara teknis selanjutnya, dan akan dipaparkan kepada Pak Presiden. Sehingga kita akan mendapatkan follow up implementasi yang riil as soon as possible, semakin cepat semakin baik," kata Aries.

Sebelumnya, Menko Kumham Imipas Yusril Ihza Mahendra menegaskan bahwa pembenahan di bidang pemasyarakatan, baik di lapas maupun rumah tahanan (rutan) di seluruh Indonesia, menjadi perhatian serius pemerintah. Pihaknya bersama kementerian dan lembaga terkait berkomitmen membahas secara komprehensif dan sistematis pembenahan dari hulu ke hilir.

"Kami membahas dengan serius masalah-masalah terkait dengan pembenahan pemasyarakatan sebagai respons kami atas temuan-temuan yang didapati oleh Ombudsman ketika melakukan sidak di Lapas Cibinong beberapa waktu yang lalu," kata Yusril.

Konten ini diolah dengan bantuan AI.

sumber : antara