Bantuan pangan tahap kedua di Temanggung menjangkau 104.288 keluarga

calendar_today 02.09.2026 - person  - timer ~

Bantuan pangan tahap kedua di Temanggung menjangkau 104.288 keluarga

Rabu, 2 September 2026 12:51 WIB

Image Print

Seorang warga Botoputih menerima bantuan pangan dari pemerintah di Temanggung, Rabu (2/9/2026). ANTARA/Heru Suyitno

Temanggung (ANTARA) - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Temanggung, Jawa Tengah, menginformasikan bahwa penyaluran bantuan pangan tahap kedua dialokasikan bagi 104.288 keluarga penerima manfaat.

Kabid Ketahanan Pangan, Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian dan Perikanan Kabupaten Temanggung, Wara Sawitri di Temanggung, Rabu, menjelaskan bahwa jumlah penerima bantuan pangan di Kabupaten Temanggung tercatat sebanyak 107.255 keluarga pada tahap pertama, sementara pada tahap kedua alokasinya menjangkau 104.288 keluarga.

Perubahan jumlah penerima tersebut, kata dia, mengacu pada Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN) yang bersumber dari data Badan Pusat Statistik (BPS) dan Kementerian Sosial.

Pada tahap pertama, katanya, bantuan pangan yang diberikan kepada masyarakat berupa beras sebanyak 20 kilogram dan minyak goreng sebanyak 4 liter. Pada tahap kedua, bantuan yang diberikan berupa beras sebanyak 30 kilogram untuk setiap penerima.

Ia menuturkan, bantuan beras tersebut merupakan alokasi untuk periode Juli hingga September, namun penyalurannya diberikan sekaligus sebanyak 30 kilogram kepada masing-masing penerima.

Menurut dia, program bantuan pangan tersebut tidak hanya dilaksanakan di Kabupaten Temanggung, tetapi juga menjadi kebijakan yang diterapkan di berbagai wilayah Indonesia. Bantuan tersebut diharapkan dapat membantu masyarakat sekaligus menjadi bagian dari upaya pemerintah dalam menjaga ketahanan pangan, stabilitas pasokan, dan harga beras.

"Bantuan pangan diberikan dalam menyikapi kondisi untuk stabilisasi pasokan, mungkin juga harga. Yang mendapatkan alokasi pangan adalah yang masuk dalam desil 1 sampai 4," katanya.

Kepala Desa Botoputih Ahmad Tanwirsanata, mengatakan, pembagian bantuan beras di desanya menjangkau 590 kepala keluarga. Masing-masing penerima mendapatkan bantuan sebanyak 30 kilogram untuk alokasi tiga bulan.

"Kebetulan ini ada pembagian beras bansos selama tiga bulan. Setiap KK mendapat 30 kilogram. Untuk penerima ada 590," katanya.

Menurut dia, bantuan tersebut diberikan kepada masyarakat berdasarkan data dan kriteria penerima yang telah ditetapkan pemerintah melalui desil sosial ekonomi.

Ia berharap bantuan pangan tersebut dapat membantu mengurangi beban pengeluaran masyarakat, khususnya dalam memenuhi kebutuhan pangan sehari-hari. Selain itu, bantuan juga diharapkan mampu menjaga stabilitas ekonomi masyarakat di tingkat desa.

Pewarta: Heru Suyitno
Editor: Edhy Susilo
COPYRIGHT © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.