Bank Indonesia sedia kas keliling di sejumlah titik Kepulauan Seribu

calendar_today 25.09.2026 - person  - timer ~

Jakarta (ANTARA) - Bank Indonesia menghadirkan program Kas Keliling di sejumlah pulau wilayah Kabupaten Kepulauan Seribu untuk melayani penukaran uang rusak, uang baru dan uang pecahan kecil hingga kampanye Cinta, Bangga, Paham Rupiah kepada warga.

“Layanan ini dilakukan dua kali dalam satu tahun, pada periode 21- 25 September 2026 memasuki tahap kedua,” kata Kepala Seksi Layanan Bank Indonesia Toni Royani di Jakarta, Jumat.

Toni mengatakan pada periode ini, layanan Kas Keliling Bank Indonesia digelar di lima pulau berpenduduk, yakni Pulau Untung Jawa, Pulau Tidung, Pulau Pramuka, Pulau Kelapa dan Pulau Harapan.

Menurut dia, kegiatan ini bertujuan untuk memberikan edukasi kepada masyarakat tentang cinta, bangga dan paham terhadap Rupiah.

Selain itu, kegiatan ini juga bertujuan menyebarluaskan uang layak edar dan menarik uang yang rusak dengan mengganti uang yang baru.

“Bank Indonesia memberi kesempatan kepada masyarakat untuk menukarkan uang rusak dan pecahan uang kecil,” kata dia.

Sementara itu, Kasi Kesra Kelurahan Pulau Panggang, Abdul Salam, mengatakan kehadiran layanan Kas Keliling Bank Indonesia mendapat sambutan positif dari masyarakat sekitar.

“Kami berharap masyarakat semakin menghargai, mencintai dan memahami Rupiah sebagai mata uang Negara kita, serta dapat membedakan uang asli dan palsu demi keamanan bersama," kata dia.

Warga Pulau Panggang Susanti ( 29 ) mengatakan pelayanan ini sangat membantunya dalam menukar uang pecahan kecil.

“Anak-anak juga sangat senang karena dapat uang baru," kata dia.

Sebelumnya, Bank Indonesia kembali menghadirkan program Kas Keliling di wilayah Kepulauan Seribu. Kali ini, layanan tersebut menyambangi Pulau Pramuka, Kelurahan Pulau Panggang, Kecamatan Kepulauan Seribu Utara.

Pewarta: Mario Sofia Nasution
Editor: Mentari Dwi Gayati
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.