Baitul Mal Aceh terima setoran zakat Rp100 juta PT Asuransi Askrida Syariah - ANTARA News Aceh

calendar_today 28.08.2026 - person  - timer ~

Banda Aceh (ANTARA) - Badan Baitul Mal Aceh (BMA) menerima setoran zakat sebesar Rp100 juta dari PT Asuransi Askrida Syariah untuk dikelola secara baik dan disalurkan secara tepat kepada masyarakat membutuhkan.

"Semoga zakat yang disetorkan ini dapat dikelola dan disalurkan dengan baik kepada para mustahik yang berhak menerimanya,” kata Ketua Badan BMA, Tgk Muhammad Yunus, di Banda Aceh, Jumat.

Tgk M Yunus mengapresiasi dan mengucapkan terima kasih kepada PT Askrida Syariah yang telah mempercayakan zakatnya melalui Baitul Mal Aceh.

Dirinya mengatakan, berbagai program yang dijalankan BMA dari dana zakat selama ini tidak terlepas dari kemurahan hati para muzakki yang mempercayakan zakat dan infaknya kepada lembaga tersebut.

Karena itu, dirinya berharap ke depan semakin banyak masyarakat dan lembaga yang dengan sukarela menunaikan zakat, infak dan wakaf melalui lembaga resmi seperti Baitul Mal.

“Banyaknya program Baitul Mal Aceh tentu tidak terlepas dari kemurahan hati para muzakki yang mau menyumbangkan hartanya untuk kemaslahatan umat," ujar Tgk M Yunus.

Fahmi menyampaikan, kepercayaan lembaga dan perusahaan dalam menyalurkan zakat melalui BMA menjadi bagian penting dalam memperkuat pengelolaan zakat secara kelembagaan di Aceh.

“Baitul Mal Aceh memiliki struktur dan bidang kerja yang saling mendukung dalam memastikan dana zakat, infak, wakaf dan harta keagamaan lainnya dapat dikelola secara amanah, transparan dan tepat sasaran,” kata Fahmi.

Dalam kesempatan ini, Ketua Dewan Pengawas Syariah PT Askrida Syariah, Prof Utang Ranuwijaya mengapresiasi berbagai program yang telah dijalankan Baitul Mal Aceh dalam pengelolaan zakat, infak, wakaf dan harta keagamaan lainnya.

“Kami melihat Baitul Mal Aceh memiliki peran yang sangat strategis dalam mengelola dana umat. Kami berharap zakat yang kami titipkan ini dapat dimanfaatkan sebaik-baiknya dan memberikan manfaat nyata bagi para mustahik membutuhkan,” kata Prof Utang.

Ia berharap, kedepannya dapat selalu menjalin sinergi dan kolaborasi lebih erat dengan Baitul Mal Aceh, khususnya dalam kegiatan sosialisasi dan edukasi zakat serta pelaksanaan berbagai program pemberdayaan masyarakat berbasis syariah.

“Askrida Syariah dan Baitul Mal Aceh terus  berkolaborasi dalam memperkuat literasi zakat dan ekonomi syariah, sehingga keberadaan lembaga pengelola zakat dapat semakin dipercaya masyarakat dan manfaatnya dirasakan lebih luas oleh umat,” demikian Prof Utang.

Sebagai informasi, Baitul Mal Aceh merupakan lembaga nonstruktural yang bersifat independen di bawah pemerintahan Aceh. Memiliki kewenangan khusus untuk menjaga, mengelola, dan mengembangkan zakat, infak, wakaf, harta keagamaan lainnya (ZIWaH) di Aceh.

Baca: 23 penerima beasiswa vokasi Baitul Mal Aceh mulai bekerja di luar negeri
 

Pewarta: Rahmat Fajri
Editor : M.Haris Setiady Agus

COPYRIGHT © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.