Jakarta -
Ayah Meghan Markle, Thomas Markle, tengah diselidiki atas dugaan kepemilikan materi pornografi anak setelah putranya sendiri, Thomas Markle Jr., mengaku menemukan ribuan gambar ilegal di rumah sang ayah di Cebu, Filipina.
Dikutip dari The Sun, Thomas Jr. mengklaim menemukan empat kotak besar berisi ratusan hingga ribuan gambar pornografi anak. Ia juga mengaku menemukan video yang memperlihatkan anak perempuan berusia sekitar 10 atau 11 tahun melakukan tindakan seksual, serta video berdurasi 15 menit yang menampilkan sejumlah anak perempuan tanpa busana di ponsel lama milik ayahnya.
Kakak tiri Meghan Markle itu juga mengaku menemukan tiga foto anak perempuan tanpa busana. Salah satu foto diduga diambil di rumah lama ayahnya di Rosarito, Meksiko.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Thomas Jr. mengatakan dirinya langsung melaporkan temuan tersebut kepada polisi. Menurut laporan The Sun, ia juga menghubungi FBI, National Center for Missing & Exploited Children di Amerika Serikat, serta kepolisian negara bagian Pennsylvania, tempat ayahnya pernah tinggal. Thomas Jr. mengaku merasa ngeri saat menemukan materi tersebut dan tidak punya pilihan selain melaporkannya.
Ayah Meghan Markle, Thomas Markle Foto: Istimewa
"Saat menemukan materi ini, saya sangat terkejut dan tidak punya pilihan lain selain melaporkan ayah saya," ujar Thomas Jr. kepada The Sun.
Ia juga mengungkapkan bahwa selama bertahun-tahun dirinya telah membantu merawat sang ayah, termasuk setelah Thomas Sr. mengalami stroke pada 2022. Meski begitu, ia mengaku tidak bisa lagi melanjutkan hubungan mereka seperti sebelumnya.
"Saya sudah mendukung, merawat, dan membantunya selama bertahun-tahun, tetapi sekarang semuanya berakhir. Saya tidak akan berbicara dengannya lagi, kecuali jika saya dipanggil untuk memberikan kesaksian melawannya," tuturnya.
Menurut laporan yang sama, FBI telah mengonfirmasi penerimaan pernyataan tertulis Thomas Jr. dan disebut akan melakukan penyelidikan sendiri. Seorang sumber yang dekat dengan kasus tersebut juga mengatakan bahwa agen FBI telah meminta informasi kontak penyidik yang menangani perkara di Filipina.
Sementara itu, Inter-Agency Council Against Trafficking di Filipina dilaporkan telah membentuk satuan tugas yang melibatkan Women and Children's Protection Centre untuk menangani kasus tersebut.
Kasus ini kembali menyoroti hubungan Thomas dengan putrinya, Meghan Markle, yang telah renggang selama bertahun-tahun.
Meghan dan ayahnya diketahui tidak lagi berhubungan sejak menjelang pernikahannya dengan Pangeran Harry pada Mei 2018. Thomas awalnya dijadwalkan mengantar Meghan menuju altar, tetapi batal hadir setelah muncul kontroversi terkait foto paparazi yang direkayasa serta laporan mengenai masalah kesehatannya.
(kik/kik)