Asprindo Dorong Generasi Muda Bangun Usaha Sejak Bangku Sekolah |Republika Online

calendar_today 03.08.2026 - person  - timer ~

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA – Asosiasi Pengusaha Bumiputera Nusantara Indonesia (Asprindo) mendorong lahirnya wirausaha muda melalui pendidikan kewirausahaan sejak di bangku sekolah. Langkah tersebut dilakukan untuk membekali generasi muda dengan keterampilan berusaha sekaligus membuka peluang kerja secara mandiri.

Wakil Ketua Departemen Pengembangan UMKM, Koperasi, dan Wirausaha Asprindo Risma Sitorus mengatakan, gagasan tersebut berawal dari pengalamannya saat memimpin SMK Citra Nusantara. Melihat banyak siswa kesulitan memperoleh pekerjaan setelah lulus, ia memasukkan mata pelajaran kewirausahaan ke dalam kurikulum sekolah.

“Kami memberikan pengajaran dan pendampingan selama tiga tahun masa pendidikan. Harapannya, setelah lulus mereka dapat memanfaatkan keterampilan tersebut untuk membangun usaha, bahkan menciptakan lapangan kerja bagi orang lain,” kata Risma, Senin (3/8/2026).

Menurut Risma, proses pembelajaran memanfaatkan bahan baku yang mudah diperoleh di lingkungan sekitar, seperti kayu, bambu, rotan, dan purun. Selain kerajinan tangan, siswa juga dibekali kemampuan mengolah produk kuliner berbasis potensi lokal.

Ia mengatakan tantangan terbesar dalam membangun jiwa kewirausahaan bukan hanya mengajarkan keterampilan, tetapi juga menumbuhkan keyakinan bahwa usaha mikro memiliki prospek yang menjanjikan bagi masa depan.

“Kami selalu menanamkan keyakinan kepada anak-anak bahwa UMKM dan wirausaha memiliki masa depan. Karena itu, kami berusaha mengembangkan jenis usaha yang sesuai dengan minat generasi muda,” ujarnya.

Selain membimbing proses produksi, sekolah juga mendampingi siswa dalam pengemasan produk, desain, hingga pemasaran agar memiliki daya saing di pasar.

“Produk yang dihasilkan tidak hanya kerajinan tangan, tetapi juga kuliner. Kami membantu mulai dari desain kemasan hingga strategi pemasaran agar produknya lebih diminati,” kata Risma.

Risma menambahkan, Asprindo turut mendukung pengembangan usaha para siswa melalui pelatihan, pendampingan, serta membuka akses promosi dengan mengikutsertakan produk mereka dalam berbagai pameran.

Untuk memperluas pemasaran, ia mendirikan Koperasi Citra Nusantara Maju pada 2011. Hingga kini koperasi tersebut memiliki 198 anggota yang sebagian besar memasarkan produk hasil karya sendiri.

Risma berharap masyarakat semakin memilih dan menggunakan produk UMKM dalam negeri sehingga dapat mendorong pelaku usaha lokal berkembang dan meningkatkan daya saingnya.

“Harapan kami, semakin banyak pelaku UMKM yang naik kelas dan mampu bersaing hingga pasar global dengan dukungan berbagai pihak,” ujarnya.