Asian Games: Dihujani Kritik Soal Fasilitas Hunian Kontainer, Panitia Janji Berbenah

calendar_today 17.09.2026 - person  - timer ~

Dian Eko Prasetio

| 17 September 2026, 19:23 WIB

Asian Games: Dihujani Kritik Soal Fasilitas Hunian Kontainer, Panitia Janji Berbenah

Salah satu kontainer tempat menginap atlet Asian Games Aichi-Nagoya 2026 di Nagoya, Jepang, September 2026. X/ITGDsports.

AKURAT.CO, Menjelang upacara pembukaan Asian Games 2026 Aichi-Nagoya, Nagoya, Jepang, pada Sabtu (19/9/2026), pihak panitia penyelenggara terus diterpa gelombang kritik terkait kualitas akomodasi bagi puluhan ribu atlet dan ofisial yang mulai berdatangan.

Menanggapi keluhan yang kian marak, komite penyelenggara Asian Games Aichi-Nagoya 2026 berjanji akan terus melakukan perbaikan di lapangan.

Presiden Komite Penyelenggara Asian Games Aichi-Nagoya, Hideaki Omura, menegaskan bahwa konsep akomodasi yang disediakan memang dirancang secara fungsional demi efisiensi anggaran.

"Jika ada pendapat yang berbeda, kami akan menanggapinya dengan tepat. Saat ini, kami merespons setiap masukan dan terus memperbaiki berbagai hal ketika masalah muncul," kata Omura dikutip AFP.

Baca Juga: Asian Games: Viral Fasilitas 'Nyeleneh' dan Keluhan Atlet, Panitia Jepang Buru-Buru Siapkan Kapal Pesiar!

Efisiensi Anggaran dan Protes Hunian Kontainer Asian Games Aichi-Nagoya

Guna memangkas biaya untuk menampung lebih dari 17.000 atlet dan ofisial dari 45 negara dan wilayah, panitia menerapkan konsep akomodasi yang bervariasi. Tempat tinggal peserta dibagi mulai dari kamar hotel, kapal pesiar, hingga bangunan kontainer kayu.

Namun, skema efisiensi ini menuai protes keras dari peserta. Kontingen Korea Selatan bahkan melabeli hunian kontainer tersebut sebagai fasilitas terburuk dan mengeluhkan ukuran tempat tidur yang terlalu pendek untuk ukuran atlet profesional.

Tak hanya itu, pemain tim basket putra Korea Selatan, Byeon Jun-hyeong, sempat mengunggah video ke media sosial yang memperlihatkan wastafel bocor hingga menggenangi lantai kamarnya. "Tolong bantu kami," tulisnya dalam unggahan tersebut.

Kondisi makin mengkhawatirkan saat hujan deras menerjang Nagoya pekan lalu yang memaksa ratusan atlet dievakuasi dari hunian kontainer tersebut. Padahal, lokasi itu diproyeksikan untuk menampung sekitar 2.000 orang selama ajang berlangsung.

Kendati menuai sorotan, Omura mengklaim bahwa konsep kontainer kayu tersebut sebenarnya telah mengantongi masukan positif dari komite panel yang diisi mantan atlet dan Olympian sebelum ajang dimulai.

"Kami menjelaskan semuanya kepada mereka dan mengajak mereka melihat-lihat. Mereka mengatakan tempat tersebut terlihat fungsional dan bagus," kata Omura membela diri.