Hervin Saputra
| 2 September 2026, 18:01 WIB
Petenis asal Jerman, Alexander Zverev, saat beraksi menghadapi Lorenzo Sonego di laga pembuka AS Terbuka 2026 di New York, Amerika Serikat, Selasa (1/9/2026). USTA.
AKURAT.CO, Unggulan pertama Alexander Zverev harus memeras keringat ekstra untuk mengamankan langkahnya ke putaran kedua ajang Grand Slam Amerika Serikat Terbuka 2026.
Pasalnya, petenis asal Jerman tersebut dipaksa melakoni pertarungan laga pembuka AS Terbuka maraton sengit selama nyaris lima jam sebelum akhirnya menundukkan wakil Italia, Lorenzo Sonego.
Bertanding di panggung megah Arthur Ashe Stadium, New York, Selasa (2/9/2026), Alexander Zverev mengunci kemenangan dramatis lewat pertarungan lima set dengan skor akhir 6-4, 3-6, 6-7 (7-9), 7-5, dan 6-4.
Pertandingan berdurasi empat jam 53 menit tersebut baru benar-benar tuntas pada pukul 01.55 dini hari waktu setempat. Sepanjang laga, kedua pemain terlibat dalam duel ketat yang diwarnai oleh berbagai aksi pukulan sulit serta kejutan kesalahan dari kedua belah pihak.
https://akurat.co/arena/887384/as-terbuka-para-favorit-melangkah-mulus-elena-rybakina-dan-coco-gauff-tanpa-hambatan
"Pertandingan yang sungguh luar biasa dengan banyak momen naik-turun. Bermain hampir lima jam hanya untuk babak pertama, saya rasa ini menjadi laga babak pembuka terlama yang pernah saya mainkan sepanjang karier," kata Alexander Zverev dikutip AFP.
Kemenangan ini mempertegas dominasi Zverev atas Sonego dengan mencatatkan rekor kemenangan ketujuh dalam riwayat pertemuan mereka. Lebih dari sekadar tiket melaju, hasil manis ini membuat Zverev terhindar dari petaka kelam yang membayanginya.
Jika sampai terhenti di laga ini, Zverev bakal mencatatkan sejarah kelam sebagai unggulan pertama sektor putra pertama yang angkat koper di babak awal Grand Slam dalam kurun waktu 23 tahun terakhir.
Usai melawati ujian berat di laga pembuka, Zverev kini mengalihkan fokusnya ke putaran kedua AS Terbuka 2026. Bintang tenis asal Jerman tersebut dijadwalkan menjajal ketangguhan wakil Prancis, Quentin Halys.