Sabtu, 24 Oktober 2026 - 22:03 WIB
Malang, VIVA – Arema FC berada dalam tekanan menjelang duel melawan Dewa United pada pekan lanjutan BRI Super League 2026/2027. Pelatih sementara Andre Caldas meminta anak asuhnya menunjukkan mentalitas kuat sekaligus membuktikan bahwa mereka mampu bangkit dari keterpurukan.
Baca Juga
Arema akan menjamu Dewa United di Stadion Kanjuruhan, Kabupaten Malang, Minggu (25/10/2026) besok, pukul 15.30 WIB. Pertandingan ini menjadi kesempatan bagi Singo Edan untuk mengakhiri tren negatif yang belum juga terputus.
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
Dalam lima pertandingan terakhir, Arema belum mampu meraih kemenangan. Mereka hanya mengoleksi tiga hasil imbang dan menelan dua kekalahan. Situasi tersebut semakin sulit setelah Arema dibantai Persija Jakarta dengan skor 1-5 pada pertandingan sebelumnya.
Baca Juga
Kekalahan telak itu turut berujung pada pemberhentian Marcos Santos dari jabatan pelatih kepala. Kini, Andre Caldas mendapat tanggung jawab sementara untuk membenahi performa tim dan mengembalikan kepercayaan diri para pemain.
Andre menyadari bahwa mengenakan seragam Arema membawa tanggung jawab besar, terlebih klub tersebut memiliki basis suporter yang kuat. Karena itu, ia meminta seluruh pemain berani menghadapi tekanan dan tidak kehilangan keyakinan terhadap kemampuan tim.
Baca Juga
"Mereka yang mengenakan seragam klub besar dan memiliki suporter yang banyak harus benar-benar memahami tanggung jawab tersebut," ujar Andre dalam konferensi pers di Malang, Sabtu (24/10/2026).
Menghadapi Dewa United, Andre mengisyaratkan adanya perubahan pendekatan permainan. Meski baru memimpin persiapan selama dua hari terakhir, pelatih tersebut mengaku telah berkomunikasi dengan para pemain dan staf untuk mengevaluasi kelemahan tim.
Pembenahan itu tidak hanya menyangkut hasil akhir, tetapi juga mentalitas serta keberanian pemain ketika menguasai bola. Andre ingin Arema tampil lebih agresif, mengambil inisiatif serangan, dan tidak terus-menerus berada dalam tekanan lawan.
Menurut dia, Arema tidak bisa hanya mengandalkan pertahanan untuk mengamankan hasil pertandingan. Bermain di kandang sendiri seharusnya menjadi kesempatan bagi Singo Edan untuk mengambil kendali permainan dan memanfaatkan dukungan suporter.
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
"Kami tidak boleh hanya berfokus pada pertahanan, apalagi besok pertandingan kandang," kata Andre.
Ia juga menekankan pentingnya semangat juang sebagai modal untuk melewati situasi sulit. Kepercayaan diri setiap pemain dan kerja sama antarpemain dinilai menjadi faktor penting agar Arema bisa kembali meraih hasil positif.
Halaman Selanjutnya
Laga melawan Dewa United pun menjadi ujian awal bagi Andre dalam menjalankan tugasnya sebagai pelatih sementara. Kemenangan tidak hanya dibutuhkan untuk memperbaiki catatan pertandingan, tetapi juga untuk memulihkan kepercayaan diri tim setelah serangkaian hasil mengecewakan.