Apple Gugat OpenAI soal Dugaan Curi Rahasia Perusahaan

calendar_today 11.07.2026 - person  - timer ~

Liputan6.com, Jakarta - Perusahaan raksasa teknologi, Apple menggugat OpenAI atas dugaan pencurian rahasia dagang. OpenAI dituduh mencuri kekayaan intelektual milik Apple untuk mengembangkan perangkat keras konsumennya sendiri.

Gugatan tersebut dilayangkan produsen ponsel iPhone pada pengadilan di California Utara, Amerika Serikat pada Jumat (10/7/2026), waktu setempat. 

"Satu hal sangat jelas, di setiap tingkat organisasi, mulai dari anggota Staf Teknis hingga Chief Hardware Officer, serta bekerja sama dengan mitra bisnis, OpenAI telah mencuri rahasia dagang dan informasi rahasia milik Apple," kata perusahaan tersebut dalam dokumen gugatan, mengutip CNBC, Sabtu (11/7/2026).

Gugatan yang dilayangkan Apple menyinggung dugaan keterkaitan mantan karyawan soal kebocoran rahasia perusahaan. Apple menuduh kepala divisi perangkat keras OpenAI, Tang Tan, yang merupakan mantan wakil presiden Apple, telah mengarahkan karyawan Apple yang sedang menjalani wawancara di OpenAI untuk membagikan rahasia perusahaan sebagai bagian dari proses rekrutmen. Tang Tan juga disebut sebagai salah satu tergugat dalam dokumen gugatan tersebut.

"Ia mengarahkan para kandidat yang masih bekerja di Apple untuk membawa 'komponen asli' Apple ke sesi wawancara guna mengadakan sesi 'show and tell', sehingga ia dan timnya di OpenAI dapat memperoleh lebih banyak informasi rahasia Apple," tulis Apple dalam dokumen gugatan.

Selain itu, Apple menuduh OpenAI membimbing karyawan Apple yang mengundurkan diri tentang cara menghindari prosedur keamanan saat meninggalkan perusahaan. Lalu, Apple juga menuduh Chang Liu, mantan karyawan yang kemudian bergabung dengan OpenAI, mencuri sebuah laptop milik Apple. Liu juga disebut sebagai tergugat dalam dokumen yang sama. 

Apple meyakini OpenAI meminta perusahaan-perusahaan manufaktur perangkat keras untuk menerapkan teknik penyelesaian akhir (metal finishing) yang diciptakan Apple, sambil "menyesatkan mitra tersebut agar percaya bahwa mereka telah memperoleh izin dari Apple untuk melakukannya.