Jakarta (ANTARA) - Bersepeda menjadi salah satu pilihan olahraga yang cukup mudah dilakukan untuk menjaga kebugaran. Selain melatih tubuh, aktivitas ini juga dapat membantu membakar energi dan mendukung program penurunan berat badan.
Bersepeda memang dapat membantu menurunkan berat badan, tetapi hasilnya tidak hanya bergantung pada olahraga. Pola makan, jumlah kalori yang dikonsumsi, durasi aktivitas, dan konsistensi juga turut menentukan keberhasilan penurunan berat badan.
Bersepeda bisa membantu menurunkan berat badan
Saat bersepeda, tubuh menggunakan energi untuk menggerakkan berbagai kelompok otot. Aktivitas aerobik seperti bersepeda dapat membantu meningkatkan jumlah kalori yang digunakan tubuh.
Penurunan berat badan terjadi ketika energi yang digunakan tubuh lebih besar dibandingkan energi yang diperoleh dari makanan dan minuman. Karena itu, olahraga akan lebih efektif jika disertai pola makan yang sesuai kebutuhan.
Bersepeda juga termasuk aktivitas yang dapat dimasukkan dalam program penurunan berat badan. Program pengelolaan berat badan umumnya menggabungkan aktivitas fisik secara rutin dengan pengaturan pola makan.
Baca juga: Studi ungkap manfaat bersepeda jangka panjang untuk kesehatan lansia
Berapa lama sebaiknya bersepeda?
Orang dewasa dianjurkan melakukan setidaknya 150 menit aktivitas aerobik intensitas sedang dalam sepekan. Bersepeda dengan intensitas sedang termasuk salah satu aktivitas yang dapat digunakan untuk mencapai target tersebut.
Bagi orang yang memiliki target menurunkan berat badan, aktivitas fisik yang lebih banyak dapat memberikan manfaat tambahan. Namun, durasi dan intensitas tetap perlu disesuaikan dengan kemampuan serta kondisi kesehatan masing-masing.
Bagi pemula, tidak perlu langsung bersepeda dalam waktu lama. Aktivitas dapat dimulai secara bertahap, kemudian durasi dan intensitas ditingkatkan setelah tubuh mulai terbiasa.
Pola makan tetap penting
Rutin bersepeda bukan berarti seseorang bebas mengonsumsi makanan tinggi kalori. Asupan energi yang terlalu banyak dapat mengimbangi atau bahkan melebihi energi yang digunakan saat berolahraga.
Karena itu, pola makan tetap menjadi bagian penting dalam program penurunan berat badan. Pilih makanan bergizi seimbang, perhatikan ukuran porsi, serta batasi makanan dan minuman yang tinggi gula tambahan dan kalori.
Baca juga: Panduan aman bersepeda di jalan raya
Tips bersepeda untuk menurunkan berat badan
Latihan kekuatan setidaknya dua kali dalam sepekan juga direkomendasikan sebagai bagian dari aktivitas fisik untuk orang dewasa.
Jadi, apakah bersepeda bisa menurunkan berat badan?
Dengan demikian, bersepeda dapat membantu menurunkan berat badan karena meningkatkan penggunaan energi tubuh. Namun, olahraga ini bukan satu-satunya faktor yang menentukan perubahan berat badan.
Hasil yang lebih optimal dapat diperoleh dengan menggabungkan bersepeda secara rutin, pola makan sehat, pengaturan asupan kalori, serta kebiasaan hidup yang mendukung kesehatan.
Dengan demikian, bersepeda dapat menjadi pilihan olahraga yang efektif dan relatif mudah dilakukan untuk mendukung program penurunan berat badan selama dilakukan secara konsisten dan sesuai kemampuan, demikian mengutip WHO dan sumber-sumber lain.
Baca juga: 7 manfaat bersepeda untuk kesehatan, jaga jantung dan berat badan
Baca juga: Konsistensi Verri Sanovri, mudik bersepeda ke Palembang sejak 2018
Pewarta: M. Hilal Eka Saputra Harahap
Editor: Suryanto
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.