Sidoarjo (ANTARA) - Anggota Komisi X Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI Adela Kanasya mendorong pelestarian budaya Islam salah satunya lewat festival banjari yang digelar di Sidoarjo.
"Kegiatan yang digelar dalam rangka Haul Mbah Kalam itu menjadi ruang untuk melestarikan seni budaya Islam sekaligus memperkuat syiar keagamaan di tengah masyarakat," kata Adela dalam keterangannya di Sidoarjo, Senin.
Ia mengatakan, kegiatan tersebut menjadi bagian dari rangkaian haul sebagai bentuk penghormatan kepada ulama yang dikenal memiliki peran besar dalam penyebaran ajaran Islam di wilayah Porong dan sekitarnya.
Ia mengatakan, festival banjari ini bukan sekadar ajang perlombaan seni religi, melainkan momentum untuk merawat tradisi Islam Nusantara sekaligus memperkenalkan nilai-nilai budaya kepada generasi muda.
"Festival ini menjadi ruang untuk merawat tradisi, memperkuat kecintaan generasi muda terhadap seni Islami, sekaligus melestarikan budaya yang menjadi bagian dari identitas bangsa," katanya.
Ia mengatakan, kolaborasi antara pemerintah, organisasi keagamaan, dan masyarakat seperti ini harus terus diperkuat agar warisan budaya tetap lestari dan mampu berkembang mengikuti zaman.
Menurut Adela, keterlibatan Kementerian Kebudayaan dalam penyelenggaraan festival menunjukkan bahwa pelestarian budaya tidak hanya berfokus pada kesenian tradisional, tetapi juga mencakup seni bernuansa religius yang telah tumbuh dan berkembang di tengah masyarakat.
"Banjari bukan sekadar seni musik religi, tetapi juga media dakwah yang mengajarkan nilai-nilai kebersamaan, cinta kepada Rasulullah SAW, dan akhlak mulia," katanya.
Karena itu, kata dia, negara perlu hadir memberikan ruang dan dukungan agar kesenian seperti ini terus hidup, berkembang, dan diwariskan kepada generasi penerus sebagai bagian dari kekayaan budaya Indonesia.
Ia berharap kegiatan ini terus diselenggarakan secara berkelanjutan sebagai wadah pembinaan generasi muda agar semakin mencintai seni Islami sekaligus memiliki karakter kebangsaan yang kuat.
"Saya berharap festival seperti ini terus digelar secara berkelanjutan. Dengan begitu, semakin banyak generasi muda yang mencintai seni Islami, memahami nilai-nilai keislaman, serta memiliki semangat kebangsaan yang kuat," katanya.
Pewarta: Indra Setiawan
Editor : Astrid Faidlatul Habibah
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.