AceKid ajak 30 orang tua Indonesia lihat produksi susu formula di China

calendar_today 11.09.2026 - person  - timer ~

Jakarta (ANTARA) - AceKid menghadirkan Ace Fresh Journey dengan mengajak lebih dari 30 ibu dan orang tua Indonesia, bersama Brand Ambassador, figur publik, expert, dan mitra AceKid, melihat langsung ekosistem produksi FEIHE AceKid di Qiqihar dan Smart Factory di Harbin, China.

Marketing Director FEIHE AceKid Indonesia, Lucky Zheng mengatakan perjalanan tersebut merupakan bagian dari komitmen AceKid untuk memberikan transparansi yang lebih menyeluruh kepada orang tua.

“Kami percaya orang tua perlu mengetahui bukan hanya informasi nutrisi pada kemasan, tetapi juga dari mana sumber susu berasal dan bagaimana kualitasnya dijaga," katanya melalui siaran pers, Jumat.

Ia mengatakan, melalui Ace Fresh Journey, pihaknya memperlihatkan proses tersebut secara langsung dari peternakan hingga menjadi susu formula.

Transparansi mengenai sumber susu dan proses produksi menurutnya menjadi bagian penting dalam membantu orang tua memahami produk nutrisi yang dipilih untuk anak.

Tidak hanya mencermati informasi pada kemasan, orang tua juga perlu mengetahui dari mana sumber susu berasal dan bagaimana kualitasnya dijaga hingga menjadi produk akhir.

Dengan transparansi ini, ia berharap orang tua dapat lebih yakin terhadap kualitas dan keamanan produk sekaligus melihat secara nyata makna.

Para peserta mengikuti perjalanan mulai dari peternakan, proses pemerahan dan pengumpulan susu segar, hingga manufaktur dan pengendalian kualitas untuk memahami proses di balik pesan “Dari Susu Segar, Nutrisi Lebih Baik”.

Sebelum mengikuti Ace Fresh Journey, Denny Sumargo selaku Brand Ambassador AceKid mengaku belum pernah benar-benar memikirkan sejauh mana sumber susu dan proses produksinya perlu diketahui oleh orang tua.

"Selama ini kita mungkin lebih banyak melihat informasi yang ada di kemasan tanpa benar-benar tahu bagaimana produk tersebut dibuat," kata Denny.

Setelah melihat langsung peternakan sampai proses produksinya, ia baru memahami bahwa dari mana sumber susu berasal dan bagaimana kualitasnya dijaga ternyata sama pentingnya.

Keterbukaan seperti ini membuat orang tua bisa memahami produk dengan lebih lengkap dan lebih yakin dalam menentukan pilihan untuk anak.

Pengalaman serupa dirasakan Ryana Dea seorang aktris dan juga ibu yang sebelumnya belum pernah melihat bagaimana kualitas susu dijaga sejak dari peternakan.

“Setelah datang langsung, saya baru tahu bahwa kualitas susu sudah dijaga sejak dari lingkungan peternakan, kesehatan sapi, pakan, sampai proses pemerahan," katanya.

Ryana Dea mengaku jadi semakin paham kenapa mengetahui sumber susu juga penting bagi orang tua.

"Apalagi setelah rutin memberikan AceKid, dari pengalaman pribadi saya anak terasa lebih nyaman dan tidak lagi sering rewel karena kembung setelah minum susu,” ungkap Ryana.

FEIHE AceKid memiliki 15 peternakan mandiri dengan sekitar 150.000 ekor sapi di kawasan Golden Milk Source 47° Lintang Utara.

Proses pemerahan dilakukan secara otomatis dan terjadwal, sementara susu segar langsung didinginkan pada suhu 0–4°C dan dikirim ke fasilitas produksi dalam waktu sekitar dua jam.

Susu segar yang dihasilkan juga diklaim memiliki jumlah bakteri 20 kali lebih rendah dibandingkan standar Uni Eropa.

Di FEIHE AceKid Smart Factory, susu segar sebagai komposisi utama diproses melalui One-Step Fresh Process untuk membantu mempertahankan nutrisi alaminya.

Setiap batch produk harus melewati 25 tahapan proses produksi dan 411 pemeriksaan kualitas sebelum dinyatakan memenuhi standar.

Selama lebih dari 64 tahun, FEIHE juga mencatatkan rekam jejak zero food safety accident sebagai bagian dari konsistensinya menjaga keamanan dan kualitas produk. (*)