AAJI: Kanal Bancassurance Jadi Penopang Utama Premi Asuransi Jiwa di Semester I-2026

calendar_today 03.09.2026 - person  - timer ~

ILUSTRASI. Total premi industri asuransi jiwa dari kanal bancassurance mencapai Rp 41,58 triliun pada semester I-2026 atau tumbuh 17,9% (KONTAN/Baihaki)

Reporter: Ferry Saputra | Editor: Anna Suci Perwitasari

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Asosiasi Asuransi Jiwa Indonesia (AAJI) menyampaikan kanal distribusi bancassurance masih menjadi penopang utama pendapatan premi di industri asuransi jiwa. 

Ketua Dewan Pengurus AAJI Albertus Wiroyo menerangkan, total premi industri asuransi jiwa dari kanal bancassurance mencapai Rp 41,58 triliun pada semester I-2026. Nilainya tumbuh 17,9%, jika dibandingkan periode sama tahun lalu yang sebesar Rp 35,28 triliun. Adapun kontribusi kanal bancassurance sebesar 43,88% terhadap total premi industri asuransi jiwa.

"Kalau dilihat bahwa bancassurance untuk unweighted tetap menjadi kanal dengan kontribusi terbesar,"  ungkapnya dalam konferensi pers AAJI di kawasan Jakarta Selatan, Senin (31/8/2026). 

Baca Juga: Great Eastern Life Indonesia Andalkan SBN, Porsinya Capai 76,92%

Sementara itu, AAJI mencatat, kanal keagenan menjadi kontributor terbesar kedua pendapatan premi industri. Albertus menyebut pendapatan premi industri dari kanal keagenan sebesar Rp 28,67 triliun pada semester I-2026. Nilainya tumbuh 3,1%, jika dibandingkan periode sama tahun lalu. Adapun kontribusi kanal keagenan sebesar 30,26% terhadap total premi industri asuransi jiwa. 

Lebih lanjut, Albertus mengatakan, pendapatan premi asuransi jiwa dari kanal distribusi alternatif tercatat sebesar Rp 24,50 triliun pada semester I-2026. Nilainya turun tipis 0,1%, jika dibandingkan periode sama tahun lalu. Adapun kontribusi kanal keagenan sebesar 25,86% terhadap total premi industri asuransi jiwa.

Albertus menyampaikan perkembangan tersebut menunjukkan bahwa kemitraan dengan perbankan dan peran tenaga pemasar tetap menjadi bagian penting dalam memperluas akses pelindungan.

Asal tahu saja, AAJI mencatat, total pendapatan premi industri asuransi jiwa mencapai Rp 94,75 triliun pada semester I-2026. Nilainya tumbuh 8,2%, jika dibandingkan periode sama tahun sebelumnya. 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News


Tag

  • Asosiasi Asuransi Jiwa Indonesia Aaji
  • bancassurance
  • asuransi jiwa
  • Kanal Bancassurance
  • AAJI
  • Asosiasi Asuransi Jiwa Indonesia (AAJI)