Bukittinggi (ANTARA) - Kota Bukittinggi sukses menjadi tuan rumah Kejuaraan Karate Jam Gadang Institut Karate-Do Nasional (Inkanas) Se-Sumatra yang diikuti 650 atlet karate. Kejuaraan ini berlangsung di Kampus UIN Syech Djamil Djambek Bukittinggi.
Camat Aur Birugo Tigo Baleh (ABTB), Hendra Eka Putra, sekaligus Ketua Panitia Pelaksana, Minggu (27/7) menjelaskan, kejuaraan ini sekaligus menjadi bagian dari peringatan 100 tahun Jam Gadang.
Kegiatan selama tiga hari itu terselenggara berkat dukungan Pokok Pikiran (Pokir) Anggota DPRD Kota Bukittinggi, Jon Edward dan dilaksanakan oleh Pengurus Cabang (Pengda) Inkanas serta ikuti atlet karate dari empat provinsi, yakni Sumatera Barat, Riau, Jambi dan Sumatera Utara.
"Alhamdulillah, berkat dukungan Legislator Jon Edwar, kejuaraan ini dapat terlaksana dengan menghadirkan 650 peserta. Luar biasanya, kegiatan ini juga disupport langsung Pengurus Besar (PB) Inkanas Pusat. Kita berharap, kegiatan ini dapat melahirkan bibit Karateka yang potensial untuk melahirkan prestasi di tingkat Nasional," kata Hendra.
Asisten Bidang Perekonomian dan Pembangunan Setdako Bukittinggi, mewakili Wali Kota Bukitting, Dedi Syafirzal, menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya Kejuaraan Karate Jam Gadang Inkanas Se-Sumatra di Bukittinggi.
Ia berharap pelaksanaan kejuaraan ini mampu memberikan manfaat bagi dunia olahraga sekaligus menggerakkan perekonomian daerah.
"Kehadiran ratusan atlet, official, pelatih dan keluarga yang mendampingi tentu akan meningkatkan aktivitas ekonomi masyarakat. Kami berharap para peserta tidak hanya bertanding, tetapi juga menikmati berbagai destinasi wisata, kuliner, serta produk UMKM Kota Bukittinggi sehingga memberikan manfaat bagi masyarakat," ujarnya.
Anggota DPRD Kota Bukittinggi, Jon Edward, menyampaikan Kejuaraan Jam Gadang Inkanas se-Sumatra terselenggara karena dukungan dari Pengcab Inkanas, para atlet serta masyarakat Bukittinggi sendiri.
Ini menjadi momentum untuk meningkatkan prestasi atlet karate sekaligus memperkuat pembinaan olahraga di daerah.
"Kejuaraan ini bukan sekadar ajang untuk meraih juara, tetapi juga menjadi sarana mengasah kemampuan, menambah pengalaman bertanding, serta mempererat persaudaraan antar atlet. Kami berharap dari kejuaraan ini lahir bibit-bibit atlet karate yang mampu membawa nama daerah hingga ke tingkat Nasional maupun Internasional," katanya.
Puncak kejuaraan juga dihadiri jajaran Forkopimda dari Ketua DPRD Bukittinggi, Kapolresta dan Dandim 0304/Agam.