5 Kebiasaan Warga Spanyol yang Mungkin Terasa Aneh buat Orang RI

calendar_today 20.07.2026 - person  - timer ~

CNN Indonesia

Senin, 20 Jul 2026 16:15 WIB

Tak sedikit kebiasaan warga Spanyol yang mungkin terasa aneh bagi orang Indonesia.
Ilustrasi. Tak sedikit kebiasaan warga Spanyol yang mungkin terasa aneh bagi orang Indonesia. (istockphoto/AndreaMPhoto)

Daftar Isi

Jakarta, CNN Indonesia --

Spanyol tengah jadi sorotan lantaran berhasil menyabet gelar juara Piala Dunia 2026. Gelar ini didapat oleh kelihaian para pemain saat beraksi di lapangan.

Tapi, di balik prestasinya di lapangan hijau, Spanyol juga dikenal dengan budaya dan gaya hidupnya yang unik. Tak sedikit kebiasaan masyarakat yang mungkin terasa aneh bagi orang Indonesia, tapi justru menjadi bagian dari keseharian yang telah diwariskan bertahun-tahun.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Berikut beberapa kebiasaan warga Spanyol yang unik, merangkum berbagai sumber.

1. Makan malam mulai jam 9 malam

Di Indonesia, kebiasaan makan malam biasanya berlangsung sekitar pukul 18.00-19.00. Tapi, hal ini tidak berlaku bagi warga Spanyol.

Menukil laman Walks Devour, warga Spanyol umumnya mulai menuju dapur untuk menyiapkan malan malam pukul 21.00 malam. Banyak restoran bahkan baru mulai beroperasi pada pukul 20.00 malam. Hal ini sering kali jadi tantangan banyak pelancong yang bertandang ke Spanyol.

Pilihan Redaksi

  • 10 Destinasi Wisata Kuliner Terbaik di Dunia 2026, Ada RI!
  • Mau Liburan Perdana ke Luar Negeri? Ini 10 Kota yang Bisa Jadi Pilihan
  • Indonesia Masuk 10 Besar Destinasi Wisata Kuliner Dunia 2026

Bukan tanpa alasan, kebiasaan itu terjadi lantaran sebelum jam 21.00, warga Spanyol telah melewati beberapa waktu makan.

Warga Spanyol terbiasa melakukan dua kali sarapan. Sarapan pertama pada pukul 7-9 pagi, dan sarapan kedua pada pukul 10-11 pagi.

Selanjutnya, warga Spanyol akan menikmati 'hora de vermut'. Nama terakhir merujuk pada nama camilan manis yang biasa disajikan pada pukul 11.30.

Kebiasaan 'hora de vermut' membuat jadwal makan siang warga Spanyol bergeser. Mereka terbiasa makan pada pukul 14.00-15.30 siang. Jadi, jangan heran jika banyak restoran justru sepi pada jam 12 siang. Periode waktu ini jadi momen makan utama warga Spanyol.

2. Buang sampah di lantai

Four white used tissue paper on the white floor and trash basket on background ,selective focus on foreground.Keep clean concept.Ilustrasi. Buang tisu di lantai, salah satu kebiasaan warga Spanyol. (iStockphoto/Daronk Hordumrong)

Bagi sebagian besar masyarakat, membuang sampah di lantai dianggap sebagai perilaku yang tidak memperhatikan kebersihan. Tapi lagi-lagi, hal itu tak berlaku sama di Spanyol.

Jika bertandang ke sejumlah bar di Spanyol, kamu akan melihat banyak orang membuat tisu bekas di lantai begitu saja. Mulanya mungkin terkesan berantakan, tapi beberapa saat kemudian akan ada seorang pekerja yang datang untuk menyapunya.

Menukil laman My Daily Spanish, kebiasaan ini dilakukan untuk memudahkan cara pekerja membersihkan sampah.

Selain itu, bagi Spanyol, kotor atau berantakan menandakan kedai atau bar yang ramai.

3. Tidak tersenyum pada orang asing

Bagi warga Indonesia, keramah-tamahan bisa dilihat dari cara warganya tetap tersenyum pada orang sekali pun. Tapi, bagi warga Spanyol, keramahan justru cukup diukur hanya dengan menatap orang yang tidak dikenal dengan pandangan yang netral.

Bukan berarti warga Spanyol tidak ramah. Justru, setelah percakapan dimulai, mereka biasanya dikenal hangat dan ekspresif. Mengutip berbagai sumber, budaya Spanyol cenderung membedakan antara interaksi dengan orang asing dan hubungan sosial yang sudah terjalin.

Dengan demikian, senyum tak menjadi bentuk kesopanan yang wajib. Di Spanyol, kesopanan lebih banyak ditunjukkan melalui sapaan, kontak mata yang wajar, atau percakapan yang ramah, alih-alih tersenyum pada setiap orang yang ditemui.

4. Selalu cium pipi saat bertemu

[Gambas:Video CNN]

Menukil laman Sampere, warga Spanyol menjadikan dua ciuman atau kecupan di pipi sebagai bentuk standar dari salam saat bertemu orang baru.

Bagi beberapa budaya, kebiasaan ini mungkin terasa terlalu intim. Beberapa budaya juga hanya membiasakan untuk cukup saling berjabat tangan saat bertemu orang.

Tapi, kecupan di kedua pipi kiri dan kanan menjadi isyarat ramah dan tanda kepercayaan orang Spanyol. Tradisi ini sangat umum di Spanyol.

Namun, penting untuk dicatat, tradisi ini biasanya berlangsung antara pertemuan pria dengan wanita atau wanita dengan wanita. Pria sering kali lebih senang berjabat tangan.

5. Berbicara dengan suara lantang

Jangan kaget jika mendengar orang Spanyol berbicara. Suaranya lantang dengan gestur yang ekspresif membuat banyak orang berpikir mereka sedang marah. Padahal, nyatanya tidak.

Suara lantang dan gestur yang ekspresif menandakan warga Spanyol yang penuh semangat dan gairah. Bagi mereka, berbincang adalah pengalaman yang melibatkan seluruh tubuh dan sedikit volume suara yang ekstra.

Setiap negara pasti memiliki budaya dan kebiasaannya masing-masing, seperti Spanyol. Kebiasaan-kebiasaan ini bisa menjadi 'bekal' jika kamu bertandang ke Spanyol.

(asr)

Add

as a preferred
source on Google