Jakarta -
Keindahan Pulau Komodo kembali mencuri perhatian dunia. Destinasi kebanggaan Indonesia itu berhasil masuk jajaran 20 destinasi wisata terbaik dunia 2026 bersama lokasi-lokasi paling ikonik di berbagai negara.
Daftar itu dirilis oleh BBC belum lama ini. Dalam daftar itu terdapat Dubrovnik dan Montenegro sebagai kota pesisir dan jalur pendakian baru yang menghubungkan komunitas pegunungan.
Kemudian, Buenos Aires selalu ramai dan Montevideo di Uruguay memiliki budaya yang lebih santai.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Kota ini bertransformasi menjadi pusat budaya baru Timur Tengah lewat Saadiyat Cultural District yang kini memiliki TeamLab Phenomena, Zayed National Museum, dan Natural History Museum Abu Dhabi. Yas Island juga terus memperluas kawasan hiburannya.
Aljir, Constantine, reruntuhan Romawi Timgad dan Djémila, serta Gurun Sahara menjadi daya tarik utama negara Afrika Utara ini.
Lembah anggur yang membentang dari Andes hingga Pasifik ini menawarkan kebun anggur terkenal, kuliner khas, observatorium bintang, dan desa kolonial.
Rarotonga menghadirkan laguna biru dan budaya Polinesia yang kuat, sementara Aitutaki menawarkan suasana yang lebih sepi.
Semenanjung Osa memadukan hutan hujan, pantai, surfing, yoga, dan ekowisata di kawasan Taman Nasional Corcovado.
Pantai pasir putih, situs batu kuno Calanais, dan budaya whisky menjadi daya tarik utama kepulauan ini.
Wisatawan diajak kembali mengunjungi Semenanjung Noto untuk mendukung pemulihan usai gempa sambil menikmati taman Kenrokuen, rumah tradisional, dan sake lokal.
Taman Nasional Komodo akan merayakan ulang tahun ke-45 pada 2026 dengan program konservasi baru. Akses menuju Labuan Bajo juga semakin mudah lewat penerbangan langsung dari Singapura dan Kuala Lumpur.
Taman Nasional Teluk Loreto melindungi habitat paus biru, penyu laut, dan singa laut California.
Selain Teluk Kotor, negara ini memiliki pegunungan Prokletije dan jalur pendakian Peaks of the Balkans.
Perjalanan darat di sepanjang pantai Oregon menawarkan tebing dramatis, hutan cemara, dan mercusuar ikonik.
Kota dekat Lingkar Arktik ini akan menjadi salah satu European Capital of Culture 2026 dengan festival seni, sauna, dan pengalaman kuliner Arktik.
Kota ini merayakan 250 tahun kemerdekaan Amerika Serikat dengan festival sejarah dan berbagai ajang olahraga internasional.
Bandara baru dan revitalisasi kawasan tepi sungai membuat ibu kota Kamboja semakin menarik. Selain itu, Phnom Penh tak lagi sekadar kota transit, tetapi memiliki destinasi wisata yang beragam. Mulai dari menyusuri kawasan tepi sungai yang telah direvitalisasi, berburu kuliner lokal, hingga mengunjungi istana kerajaan dan pasar ikonik, ibu kota Kamboja semakin layak masuk daftar destinasi Asia Tenggara.
Kota yang dianggap sebagai tempat lahirnya Portugal ini merayakan 25 tahun status Warisan Dunia UNESCO sekaligus menyandang gelar European Green Capital.
Safari satwa langka, pusat penyelamatan gajah, dan wisata astronomi menjadi daya tarik wilayah konservasi ini.
Kawasan bersejarah Zona Colonial baru saja direstorasi menjelang Central American and Caribbean Games 2026.
Japanese Canadian Legacy Trail akan dibuka untuk mengenang sejarah warga Jepang-Kanada pada Perang Dunia II.
Jalur baru Uluru-Kata Tjuta Signature Walk memungkinkan wisatawan menjelajahi gurun sambil belajar budaya masyarakat adat Anangu.
Negara ini menawarkan pantai, kota kolonial Colonia del Sacramento, padang rumput pampas, dan karnaval terpanjang di Amerika Selatan.
Bagi d'Travelers yang sedang menyusun daftar liburan, deretan destinasi ini bisa menjadi inspirasi menarik. 2026 tampaknya menjadi waktu yang tepat untuk mencoba perjalanan yang lebih bermakna. Jadi, destinasi mana yang paling ingin kamu datangi lebih dulu?