Selasa, 14 Juli 2026 - 15:48 WIB
VIVA – Pelatih Timnas Indonesia, John Herdman, dihantam dua kabar buruk jelang Piala AFF 2026. Salah satunya bisa memengaruhi masa depan sepak bola Indonesia karena diduga tersangkut skandal besar.
Baca Juga
Timnas Indonesia saat ini tengah bersiap menuju Piala AFF 2026. Turnamen terbesar di Asia Tenggara itu direncanakan bakal bergulir pada 24 Juli hingga 26 Agustus 2026 mendatang.
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
Tergabung di Grup A, Timnas Indonesia akan menghadapi lawan-lawan yang cukup berat. Ada juara bertahan Vietnam, Singapura, Timor-Leste, dan Kamboja yang siap mengadang Garuda.
Baca Juga
Sebanyak 50 pemain telah resmi dipanggil oleh John Herdman untuk mengikuti pemusatan latihan (TC). Sebagian besar, merupakan pemain lokal atau yang saat ini bermain di Super League.
Photo :
Baca Juga
Namun, ada dua kabar buruk yang menghantam pasukan John Herdman jelang turnamen tersebut. Kabar pertama datang dari Luke Vickery yang tidak mendapat izin dari klubnya untuk bergabung.
Luke Vickery merupakan penyerang muda yang saat ini sedang menjalani proses naturalisasi menjadi Warga Negara Indonesia (WNI). Pemain milik Macarthur FC itu sebelumnya dipersiapkan sebagai salah satu opsi tambahan untuk memperkuat lini depan Timnas Indonesia di ajang Asia Tenggara tersebut.
John Herdman menjelaskan bahwa komposisi Timnas Indonesia di Piala AFF 2026 memang didominasi pemain yang berkarier di Super League Indonesia. Kondisi tersebut terjadi karena turnamen ini tidak masuk dalam kalender resmi FIFA, sehingga klub-klub luar negeri tidak memiliki kewajiban melepas pemainnya.
"Tidak, tidak ada pemain dari Eropa, sayangnya. Klub-klub, di Eropa menghormati jeda internasional FIFA (FIFA window). Anda tahu, Anda harus menghormati jeda FIFA," ujar Herdman di Bali United Training Center, Jumat (10/7/2026).
Photo :
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
Meski tidak bisa mengandalkan banyak pemain abroad, Herdman mengapresiasi dukungan penuh yang diberikan klub-klub Indonesia. Menurut pelatih asal Inggris tersebut, sejumlah tim Super League menunjukkan komitmen besar dengan mengizinkan pemain terbaik mereka mengikuti pemusatan latihan Timnas Indonesia.
"Saya merasa sangat diistimewakan di negara ini karena klub-klub kita mendukung Timnas. Maksud saya, Persib, Persija, telah menawarkan banyak pemain, Bali United Anda tahu, sungguh luar biasa bahwa para presiden dari klub-klub tersebut, para pelatihnya mereka sangat suportif," tambahnya.
Halaman Selanjutnya
Di sisi lain, Herdman mengaku menyayangkan keputusan Macarthur FC yang tidak melepas Luke Vickery. Ia menilai tidak ada alasan yang cukup kuat karena kompetisi A-League musim 2026/2027 belum dimulai dan klub masih berada dalam tahap persiapan pramusim.