Jumat, 14 Agustus 2026 12:18 WIB
Presiden Prabowo Subianto menyampaikan pidato dalam Sidang Tahunan MPR RI dan Sidang Bersama DPR-DPD RI Tahun 2026 di Kompleks Parlemen, Jakarta, Jumat (14/8/2026). ANTARA FOTO/Fauzan/bay/kye
Jakarta (ANTARA) - Presiden Prabowo Subianto menargetkan sebanyak 1.386 Kampung Nelayan Merah Putih telah berdiri dan berfungsi pada akhir Desember 2026, sebagai upaya meningkatkan kesejahteraan nelayan sekaligus mengoptimalkan potensi ekonomi laut Indonesia.
"Hari ini, 100 Kampung Nelayan telah dibangun. Target kita, 1.386 Kampung Nelayan berdiri dan berfungsi pada akhir Desember 2026," kata Prabowo dalam pidato kenegaraan pada Sidang Tahunan MPR RI dan Sidang Bersama DPD RI dan DPR RI Tahun 2026 di Gedung MPR/DPR RI, Senayan, Jakarta, Jumat.
Presiden mengatakan sebanyak 100 Kampung Nelayan Merah Putih telah dibangun hingga saat ini.
Kampung tersebut dilengkapi berbagai fasilitas untuk mendukung aktivitas nelayan, mulai dari pelabuhan, tempat pelelangan ikan, ruang penyimpanan dingin, bengkel, fasilitas pengolahan hasil laut, perumahan hingga fasilitas sosial.
Prabowo menilai pembangunan Kampung Nelayan menjadi bagian penting untuk menjadikan laut sebagai sumber kemakmuran bagi nelayan Indonesia.
Presiden menyebut nilai perikanan Indonesia mencapai sekitar 34 miliar dolar AS setiap tahun. Namun, ucapnya, baru sekitar lima persen dari potensi tersebut yang dapat dinikmati Indonesia. Sedangkan sebagian besar lainnya diambil kapal-kapal asing tanpa izin.
"Sisanya diambil oleh kapal-kapal negara lain tanpa izin kita. Bayangkan berapa nilai yang kita hilang tiap hari, tiap malam," ujarnya.
Lebih lanjut, Prabowo juga menyinggung mengenai kebutuhan Indonesia untuk membangun armada kapal ikan modern dalam jumlah besar. Pemerintah membutuhkan belasan ribu kapal untuk memperkuat sektor perikanan nasional.
Sebagai langkah awal, Prabowo mengatakan pemerintah menargetkan mulai membangun 1.582 kapal ikan modern pada 2027.
"Kita butuh belasan ribu kapal. Ini tantangan berat tapi kita akan mulai. Pada tahun 2027 mendatang, kita targetkan kita akan mulai membangun 1.582 kapal ikan modern," kata Prabowo.
Pada Jumat, MPR RI, DPR RI, dan DPD RI, menggelar Sidang Tahunan MPR RI dan Sidang Bersama DPR RI-DPD RI yang salah satu agendanya adalah Pidato Presiden Prabowo Subianto dalam rangka Penyampaian Laporan Kinerja Lembaga-Lembaga Negara dan Pidato Kenegaraan Presiden Republik Indonesia dalam rangka HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia.
Selain pidato, pemerintah juga akan menayangkan video capaian kinerja pemerintah.
Sidang tahunan ini merupakan agenda kenegaraan untuk menyambut HUT Ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia yang memiliki tema "Indonesia Berdaulat, Adil, dan Makmur".
Pewarta : Fathur Rochman
Editor:
Anwar Maga
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.
REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Presiden Prabowo Subianto punya cara tersendiri menggambarkan kondisi keuangan negara. Dalam pidato kenegaraannya pada Sidang Tahunan MPR RI serta Sidang Bersama DPR RI dan DPD RI, Jumat (14/8/2026), Prabowo menjadikan ekspresi Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa sebagai gambaran suasana di balik pengelolaan anggaran.
Prabowo awalnya mengapresiasi kerja jajaran pemerintah di bidang ekonomi. Ia kemudian menyinggung raut wajah Purbaya ketika pemerintah mengambil keputusan yang berkaitan dengan anggaran. “Kalau Menteri Keuangan senyum, saya merasa aman,” ungkap Prabowo.
Namun, suasana berubah ketika Prabowo menyebut kemungkinan penambahan subsidi. Ia menggambarkan wajah Purbaya yang langsung berubah. “Tapi kalau saya umumkan subsidi tambah, mengerut beliau,” ujar Prabowo, disambut tawa peserta sidang.
Kelakar itu disampaikan Prabowo saat membahas kondisi perekonomian nasional. Ia menilai ekonomi Indonesia tetap menunjukkan kinerja positif di tengah ketidakpastian global.
Prabowo menyebut investasi sepanjang 2025 mencapai Rp 1.931 triliun. Investasi tersebut menciptakan lebih dari 2,7 juta lapangan kerja. Sementara pada semester I 2026, realisasi investasi mencapai Rp 1.010 triliun dengan lebih dari 1,4 juta lapangan kerja.
Menurut Prabowo, pertumbuhan ekonomi juga masih terjaga. Ekonomi Indonesia tumbuh 5,61 persen pada kuartal I 2026 dan 5,45 persen pada semester I 2026.
Dengan kondisi tersebut, Prabowo optimistis pertumbuhan ekonomi dapat mencapai 6 persen hingga akhir tahun. “Dengan kebijakan-kebijakan yang tepat, rasional, menggunakan akal sehat, saya yakin pertumbuhan ekonomi di akhir tahun ini bisa mencapai angka 6 persen,” ujarnya.
Prabowo menegaskan pertumbuhan ekonomi dan investasi bukan sekadar mengejar angka. Keduanya harus berdampak pada kesejahteraan masyarakat, terutama melalui penciptaan lapangan kerja. “Bagi saya pertumbuhan dan investasi bukan tujuan akhir. Tujuan kita adalah kesejahteraan rakyat kita,” kata Prabowo.
Ia juga menegaskan pemerintah tidak boleh membiarkan masyarakat dalam kondisi tidak berdaya, termasuk menghadapi persoalan kelaparan. “Kita tidak boleh membiarkan kelaparan ada di bumi Indonesia. Republik Indonesia anggota G20 tidak pantas masih ada rakyat yang lapar,” tegasnya.
Jumat, 14 Agustus 2026 12:17 WIB
Presiden Prabowo Subianto menyampaikan pidato dalam Sidang Tahunan MPR RI dan Sidang Bersama DPR-DPD RI Tahun 2026 di Kompleks Parlemen, Jakarta, Jumat (14/8/2026). ANTARA FOTO/Dhemas Reviyanto/agr
Jakarta (ANTARA) - Presiden Prabowo Subianto mengatakan dalam kurun satu tahun ini, Indonesia telah mampu mencapai swasembada delapan komoditas pangan, yakni beras, jagung, gula konsumsi, gula industri, bawang putih, daging sapi, daging kerbau, dan kedelai, sebagai bagian dari upaya memperkuat ketahanan pangan nasional.
"Dalam satu tahun terakhir, Indonesia mencapai swasembada 8 komoditas pangan," kata Prabowo dalam pidatonya di hadapan Sidang Tahunan MPR RI dan Sidang Bersama DPD RI dan DPR RI Tahun 2026 di Gedung MPR/DPR RI, Senayan, Jakarta, Jumat.
Namun, Prabowo mengakui masih terdapat sejumlah komoditas yang belum mencapai swasembada. Salah satunya bawang putih yang ditargetkan dapat dipenuhi secara mandiri dalam tiga tahun.
"Kita masih belum swasembada bawang putih, kita berjuang agar dalam tiga tahun kita bisa mencapai swasembada bawang putih," kata Prabowo.
Selain bawang putih, Prabowo menyebut Indonesia masih belum mencapai swasembada daging sapi dan daging kerbau. Namun, kebutuhan protein masyarakat secara umum dinilai telah mampu dipenuhi dari sejumlah sumber pangan.
"Pada dasarnya sebetulnya untuk protein kita sudah swasembada, yaitu protein dari ikan, protein dari telur, protein dari daging ayam," ujarnya.
Prabowo menilai capaian swasembada pangan yang telah diraih merupakan hasil kerja keras berbagai pihak. Atas capaian tersebut, dia memberikan penghargaan khusus kepada pihak-pihak yang dinilai berkontribusi dalam mewujudkan swasembada pangan nasional.
"Di hari ini, saya tadi saya sudah menyampaikan penghargaan khusus kepada mereka-mereka yang sudah bekerja keras sehingga kita bisa mencapai swasembada pangan ini," kata Prabowo.
Pada Jumat, MPR RI, DPR RI, dan DPD RI, menggelar Sidang Tahunan MPR RI dan Sidang Bersama DPR RI-DPD RI yang salah satu agendanya adalah Pidato Presiden Prabowo Subianto dalam rangka Penyampaian Laporan Kinerja Lembaga-Lembaga Negara dan Pidato Kenegaraan Presiden Republik Indonesia dalam rangka HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia.
Selain pidato, pemerintah juga akan menayangkan video capaian kinerja pemerintah.
Sidang tahunan ini merupakan agenda kenegaraan untuk menyambut HUT Ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia yang memiliki tema "Indonesia Berdaulat, Adil, dan Makmur".
Pewarta : Fathur Rochman
Editor:
Anwar Maga
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.
Liputan6.com, Jakarta - Presiden Prabowo Subianto optimistis Indonesia dapat mencapai pertumbuhan ekonomi 6% pada akhir 2026. Hal itu dapat tercapai dengan kebijakan tepat dan rasional.
Prabowo menuturkan, dunia sedang menghadapi konflik geopolitik, perang dagang, perang terbuka di Eropa, Timur Tengah dan berbagai tempat lain di dunia. Seluruh dunia mengalami gangguan rantai pasok dan tekanan ekonomi. “Dalam keadaan seperti ini Indonesia harus mampu yakin berdiri di kaki sendiri. Kita harus bisa mandiri, kita tidak boleh bergantung pada pasokan luar. Kalau situasi berubah tiba-tiba jelek, kita tetap harus survive,” kata Prabowo saat Sidang Tahunan MPR, Jumat (14/8/2026).
Ia menuturkan, di tengah ketidakpastian global dan hasil kerja keras serta kepercayaan realisasi investasi tetap tumbuh sepanjang 2025. Realisasi investasi mencapai Rp 1.931 triliun dan telah menciptakan 2,7 juta lapangan kerja. Pada semester I 2026, realisasi investasi mencapai Rp 1.010 triliun dan telah menciptakan 1,4 juta lapangan kerja. Selain itu, ekonomi kuartal pertama tumbuh 5,61% dan semester pertama 2026 menciptakan 1,4 juta lapangan kerja.
"Ini adalah pertumbuhan ekonomi kuartal pertama dan semester pertama tertinggi dalam 13 tahun terakhir ini. Dengan kebijakan tepat dan rasional, saya yakin pertumbuhan ekonomi akhir tahun ini bisa mencapai angka 6%,” ujar dia.
Prabowo menambahkan, pertumbuhan ekonomi dan investasi bukan tujuan akhir. Ia menegaskan, tujuannya adalah mensejahterahkan rakyat. “Pertumbuhan tinggi tidak bisa dinikmati rakyat kita kebanyakan, tidak bermanfaat bagi kita. Setiap rupiah investasi harus ciptakan pekerjaan. Harus hasilkan perbaikan kualitas rakyat terutama rakyat paling bawah. Itu orientasi pemerintahan yang saya pimpin,” kata dia.
Prabowo mengingatkan untuk menjaga masyarakat Indonesia termasuk yang tidak berdaya. “Tidak boleh tinggalkan mereka yang tidak berdaya. Tidak boleh ada kelaparan di bumi Indonesia. Anggota G20 tidak pantas rakyat kita yang lapar,” tutur dia.
Presiden Prabowo Subianto menargetkan akan menutup lebih dari 750 Badan Usaha Milik Negara (BUMN) hingga akhir 2026. Ia menyebut, banyak perusahaan plat merah yang selama ini merugi, tetapi melaporkan keuntungan.
"Hari ini, kita telah menutup 290 BUMN. Pada 31 desember 2026, kami targetkan hanya akan memiliki paling banyak 300 BUMN. 750 lebih bumn akan kita tutup,” kata Prabowo dalam pidatonya pada Sidang Tahunan MPR dan Sidang Bersama DPR dan DPD, di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Jumat (14/8).
Prabowo menegaskan, BUMN merupakan milik rakyat Indonesia, bukan milik direksi maupun sumber dana bagi penguasa.
Ketika membentuk Daya Anagata Nusantara (Danantara), menurut doa, pemerintah menemukan terdapat 1.074 BUMN, termasuk anak, cucu, hingga cicit perusahaan.
“BUMN-BUMN ini kadang-kadang, bekerja seenaknya. Tidak bertanggung jawab kepada bangsa, kepada negara. Pemerintah tidak dianggap. Saya tidak paham bagaimana bisa terjadi seperti ini,” katanya.
Karena itu, Prabowo menilai perlunya dibentuk sebuah pengadilan ad hoc untuk mengusut anomali dalam BUMN. Namun, di sisi lain, ia menyebut akan memberikan semacam pengampunan untuk mereka yang mengakui salah.
“Kalau perlu, kita memberi juga peluang semacam amnesti khusus bagi mereka yang tobat, mereka yang sadar, mereka yang mengakui. Nah, ini saya serahkan kepada wakil-wakil rakyat untuk memutuskan,” kata Prabowo.
Prabowo pun menekankan, terlalu banyak BUMN yang tidak produktif dan kerap memanipulasi laporannya. Adapun perampingan BUMN yang telah dilakukan dapat menghemat Rp 50 triliun. Angka ini merupakan penghematan dari gaji direksi, komisaris, sewa gedung, sewa mobil, hingga perjalanan dinas.
“Target kita 31 desember 2026, harus menghemat 70 triliun lebih. Bayangkan dengan Rp 50 triliun saja, berapa puskesmas kita perbaiki, berapa sekolah bisa kita renovasi, berapa rumah utk rakyat kita bisa kita berikan,” kata Prabowo.
Jakarta, CNN Indonesia --
Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa merespons penetapan dua pegawai Direktorat Jenderal Pajak (DJP) sebagai tersangka kasus dugaan korupsi transfer pricing oleh PT Toba Pulp Lestari (TPL) periode 2008 hingga 2025.
Purbaya menyebut kasus tersebut merupakan pengembangan dari perkara lama yang akhirnya berujung pada penangkapan kedua pejabat pajak tersebut.
"Itu kan case yang lama kan ya. Case lama berkembang," ujar Purbaya ketika ditemui di KPU Bea dan Cukai Tipe C Soekarno-Hatta, Tangerang, Banten, Kamis (13/8).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Menyikapi kejadian ini, Purbaya menegaskan akan terus memperingatkan jajaran pegawai DJP agar tidak bertindak sembarangan dalam menjalankan tugas.
Ia mengingatkan seluruh pergerakan pegawai pajak saat ini berada di bawah pantauan aparat penegak hukum.
"Yang jelas kita peringatkan pegawai-pegawai pajak bahwa ke depan enggak bisa sembarangan lagi karena kita diawasi oleh semua aparat penegak hukum," ujar Purbaya.
Terkait proses hukum yang sedang berjalan, ia memastikan kedua pegawai pajak tersebut tetap akan mendapatkan pendampingan hukum dari Kementerian Keuangan.
Namun, Purbaya menegaskan institusinya sama sekali tidak akan mengintervensi atau ikut campur dalam substansi hukum pada kasus tersebut.
"Kita enggak ikut campur, saya enggak ikut campur. Saya ikut alurnya saja sesuai dengan berjalannya sidang pengadilan," ujar Purbaya.
Dalam kesempatan sama, Purbaya juga merespons langkah Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) yang baru saja menggeledah rumah seorang pemeriksa pajak di Malang dan menyita logam mulia emas seberat 1,3 kilogram serta uang tunai Rp100 juta.
Senada dengan sikapnya pada kasus di Kejaksaan Agung, Purbaya menyerahkan sepenuhnya proses hukum tersebut kepada pihak yang berwenang.
Satu hal pasti, ia kembali mewanti-wanti seluruh anak buahnya di DJP agar selalu berhati-hati dalam bekerja.
Purbaya memandang oknum pegawai pajak yang terjerat masalah hukum sejatinya hanyalah segelintir dari total keseluruhan pegawai DJP.
Menurut Purbaya, sebagian besar pegawai telah bekerja mematuhi arahan terkait evaluasi serta pembenahan di internal DJP.
"Kita lihat case-nya berapa sih dari jumlah kerja mereka? Pasti relatif kecil karena sebagian besar sudah ikut track yang kita arahkan," ujar Purbaya.
Kejaksaan Agung (Kejagung) mengungkap peran dari dua pegawai Direktorat Jenderal Pajak Kementerian Keuangan (DJP Kemenkeu) di kasus dugaan korupsi transfer pricing oleh PT Toba Pulp Lestari (TPL).
Direktur Penyidikan Jaksa Agung Muda Bidang Tindak Pidana Khusus, Saiful Bahri Siregar mengatakan kedua tersangka berinisial BP dan SR sempat bertugas menjadi supervisor untuk pemeriksaan pajak Toba Pulp Lestari.
"Tersangka BP dan SR selaku Penyelenggara Negara," ujarnya dalam konferensi pers, Jakarta, Rabu (13/8) kemarin.
Ia menjelaskan kasus korupsi ini berkaitan dengan ekspor PT TPL secara under invoicing, yakni dengan melaporkan sebagai produk paper grade pulp atau bleached hardwood kraft pulp (BHKP).
Padahal, menurut Saiful, secara karakteristik, kegunaan, dan harga nilai pasar produk tersebut merupakan produk dissolving pulp. Pihak Kejagung menduga terdapat manipulasi HS Code yang diduga dilakukan Toba Pulp Lestari dengan bantuan kedua tersangka.
Saiful menjelaskan dengan perubahan HS Code yang dilaporkan itu nilai produk Toba Pulp Lestari yang tercatat sejak periode 2008 hingga 2025 diduga tidak sesuai dengan kondisi asli atau berkurang.
Ia menjelaskan akibatnya diduga penjualan produk dissolving pulp dengan nama Hight Alpha Pulp kepada PT Asia Pacific Rayon atau perusahaan afiliasinya tidak tercatat dengan semestinya.
"Sehingga berdampak pada penurunan nilai pajak badan atau perusahaan dari yang seharusnya diterima oleh negara," jelasnya.
Untuk memuluskan aksinya, Saiful, PT TPL diduga meminta bantuan tersangka BP selaku pemeriksa tahun pajak 2020-2023 dan SR selaku pemeriksaan tahun pajak 2024.
Ia menjelaskan BP dan SR diduga mengabaikan tugas pengawasan serta untuk menelaah KKP dan LHP. Sehingga tidak didasarkan pada audit program melainkan dari laporan yang disusun para tersangka.
"Atas perbuatan tersebut, para tersangka telah menerima sejumlah uang dari PT TPL," tuturnya.
Akibat perbuatannya, Saiful menyebut negara mengalami kerugian keuangan negara berupa penurunan pendapatan yang tidak sebagaimana mestinya.
"Sementara dari hasil penyidikan kami, diperoleh sementara nilai kerugian sebesar Rp2 triliun dan nanti hasilnya secara resmi akan diberikan oleh tim auditor," ujar Saiful.
[Gambas:Video CNN]
(dhz/sfr)
Jakarta (ANTARA) - Petenis Polandia Iga Swiatek mengakhiri paceklik gelar pada musim 2026 setelah tampil dominan untuk mengalahkan Elena Rybakina 6-2, 6-3 pada final National Bank Open di Toronto, Jumat WIB.
Swiatek hanya membutuhkan waktu 75 menit untuk menundukkan Rybakina yang merupakan petenis nomor dua dunia. Kemenangan tersebut menjadi gelar pertama Swiatek tahun ini, sekaligus trofi ke-26 dalam karirnya dan gelar WTA 1000 ke-12.
"Anda adalah pesaing yang hebat dan selalu sulit untuk bermain melawan Anda. Kami sudah memainkan banyak pertandingan penting dan saya yakin masih akan ada banyak pertandingan lainnya," kata Swiatek dikutip dari WTA.
Hasil tersebut membuat Swiatek melewati Aryna Sabalenka dalam daftar peraih gelar WTA 1000 terbanyak sejak format tersebut diperkenalkan pada 2009. Swiatek kini berada di posisi kedua dengan 12 gelar, hanya tertinggal dari Serena Williams yang mengoleksi 13 gelar.
Kemenangan atas Rybakina juga membuat Swiatek kembali unggul dalam catatan pertemuan mereka di tur WTA dengan skor 7-6. Ia sekaligus mengakhiri catatan dua kekalahan beruntun dari petenis Kazakhstan tersebut.
Final Toronto menjadi pertemuan kedua Swiatek dan Rybakina di partai puncak. Dalam kedua pertemuan tersebut, Swiatek selalu keluar sebagai pemenang dalam dua set langsung.
Swiatek juga memperbaiki rekornya di final WTA menjadi 26 kemenangan dan lima kekalahan. Persentase kemenangan tersebut menjadi yang terbaik di antara petenis yang telah tampil sedikitnya 20 kali di final level WTA sejak sistem Tier diperkenalkan pada 1990.
Gelar di Toronto menjadi kebangkitan penting bagi Swiatek setelah musim 2026 berjalan di bawah ekspektasi. Sebelum turnamen, juara enam Grand Slam itu belum pernah mencapai final dan posisinya merosot ke peringkat delapan dunia.
Namun, performanya berubah drastis di Kanada. Swiatek membuka turnamen dengan kemenangan telak dan hanya kehilangan enam gim dalam dua pertandingan pertamanya. Setelah melewati Marta Kostyuk di babak 16 besar, ia menghancurkan Diana Shnaider 6-1, 6-2 di perempat final.
Di semifinal, Swiatek menaklukkan Elina Svitolina dalam tiga set untuk membalas dua kekalahan yang dialaminya dari petenis Ukraina tersebut pada musim ini.
Dengan gelar Toronto, Swiatek kini telah memenangi seluruh lima gelar besar Amerika Utara yang pernah ia incar, yakni Indian Wells, Miami, US Open, Cincinnati, dan Kanada.
Ia juga semakin dekat dengan Career Grand Slam. Dari empat turnamen Grand Slam, Swiatek telah memenangi Roland Garros empat kali, US Open dan Wimbledon, sementara Australian Open menjadi satu-satunya gelar utama yang belum ia raih.
Secara keseluruhan, Swiatek kini mengoleksi 19 gelar besar, termasuk delapan dari 10 turnamen WTA 1000. Hanya Dubai dan Wuhan yang belum masuk dalam koleksinya.
"Saya tidak benar-benar tahu alasannya, karena saya mencoba menghadapi pertandingan ini dengan cara yang sama seperti pertandingan sebelumnya. Saya tahu apa yang saya lakukan dengan benar dan hanya berusaha melanjutkannya," ujar Swiatek.
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.
REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Swiss resmi memilih film dokumenter "Who Is Still Alive" karya sutradara Nicolas Wadimoff sebagai wakil negaranya untuk bersaing dalam kategori International Feature Film pada Academy Awards atau Oscar 2027. Pemilihan tersebut dilakukan oleh Swiss Federal Office of Culture (FOC).
Film ini mengangkat kehidupan sembilan warga Palestina yang berhasil melarikan diri dari Gaza. Mereka menceritakan pengalaman sebagai penyintas dan pengungsi yang harus menghadapi kehilangan rumah di tengah genosida Israel di Gaza.
Alih-alih sekadar menghadirkan gambaran Gaza melalui pemberitaan, film ini menempatkan pengalaman personal para penyintas sebagai pusat cerita. Melalui kesaksian mereka, penonton diajak melihat kehidupan di Jalur Gaza sebelum perang, pengalaman melarikan diri, serta bagaimana mereka menghadapi kehilangan, keterasingan, dan perpindahan.
Bagi sutradara Nicolas Wadimoff, "Who is Still Alive" merupakan film ketiganya yang mengangkat isu Palestina. Sebelumnya ia mengarahkan film "Aisheen (Still Alive in Gaza)" yang membahas dampak serangan udara Israel tahun 2008 di Jalur Gaza, serta "The Apollo of Gaza" pada tahun 2018.
Wadimoff mengatakan terpilihnya film "Who is Still Alive" sebagai wakil Swiss di Oscar adalah sebuah kehormatan besar. Tidak hanya itu, ia berharap momen ini bisa semakin menyuarakan aspirasi para tokoh nyata di film.
"Ini menjadi kehormatan besar yang membuat kami sangat gembira. Pada saat yang sama, ini adalah tanggung jawab besar untuk menampilkan sosok dan menyuarakan aspirasi para tokoh utama film ini. Mereka semua adalah penyintas neraka Gaza yang menghadapi pengalaman tak terbayangkan, namun tetap bertahan hidup dan tegar berdiri," kata Wadimoff dilansir laman Variety, Jumat (14/8/2026).
la juga mengatakan kesempatan tersebut menjadi momentum untuk memperjuangkan nilai-nilai yang telah menjadi bagian dari Swiss, yaiyu humanisme, kemanusiaan, dialog, dan penghormatan terhadap orang lain. "Kami akan berupaya sebaik mungkin untuk membuktikan bahwa kami layak atas pemilihan ini," kata Wadimoff.
Proses produksi dokumenter "Who is Still Alive" juga sangat menantang. Menurut badan promosi film Swiss, Swiss Films, proses pengambilan gambar bersama para tokoh utama harus dilakukan di Afrika Selatan. Negara tersebut merupakan salah satu dari sedikit negara yang dapat dimasuki warga Palestina dari Jalur Gaza tanpa visa.
Film ini telah tayang perdana secara global di Venesia dalam program pendamping Giornate degli Autori atau dikenal sebagai Venice Days tahun 2025. Pada awal tahun 2026, "Who is Still Alive" meraih penghargaan Prix de Soleure di Festival Film Solothurn dan masuk dalam nominasi dokumenter terbaik di ajang Swiss Film Awards.
Film dokumenter ini terus diputar di berbagai festival internasional, termasuk yang terbaru di segmen Panorama Suisse dalam Festival Film Locarno tahun 2026. Di Amerika Serikat, "Who is Still Alive" akan dirilis di bioskop oleh Watermelon Pictures, distributor yang sebelumnya menangani film karya Kaouther Ben Hania "The Voice of Hind Rajab" yang juga masuk nominasi Oscar.
Di Swiss, film tersebut didistribusikan oleh First Hand Films. Sementara di Prancis, film ini dijadwalkan tayang di bioskop pada Oktober melalui distributor Una Mattina. Hak distribusi film juga telah dijual untuk wilayah Timur Tengah, Afrika Utara, dan Amerika Latin.
Dokumenter "Who is Still Alive" diproduksi oleh Nicolas Wadimoff, Philippe Coeytaux, dan Ketsia Stocker dari rumah produksi Akka Films yang berbasis di Jenewa. Nicolas Wadimoff juga merupakan pendiri sekaligus produser di perusahaan tersebut. Para co-produser meliputi Easy Rider Films (Paris), Philistine Films (Palestina/Yordania), Cocoon Films (London), dan RTS Radio Television Suisse.
Diketahui, upacara Academy Awards ke-99 akan diselenggarakan pada tanggal 14 Maret 2027. Batas waktu pengajuan untuk kategori International Feature Film adalah 30 September 2026.
Jumat, 14 Agustus 2026 12:15 WIB
Presiden Prabowo Subianto (kanan bawah) berpidato disaksikan Ketua MPR RI Ahmad Muzani (kiri), Ketua DPR RI Puan Maharani (kedua kiri), dan Ketua DPD RI Sultan Bachtiar Najamudin dalam Sidang Tahunan MPR RI dan Sidang Bersama DPR-DPD RI Tahun 2026 di Gedung Nusantara, Kompleks Parlemen, Jakarta, Jumat (14/8/2026). ANTARA FOTO/Fauzan/sgd/kye (ANTARA FOTO/FAUZAN)
Jakarta (ANTARA) - Presiden Prabowo Subianto menegaskan empat pedomannya dalam memimpin pemerintahan, saat mengawali pidato kenegaraannya dalam Sidang Tahunan MPR RI dan Sidang Bersama DPR RI-DPD RI Tahun 2026 di Gedung Nusantara, Kompleks Parlemen, Jakarta, Jumat.
"Untuk menunaikan janji-janji yang saya telah ucapkan, dan menunaikan sumpah saya sebagai Presiden Republik Indonesia, saya telah pimpin pemerintahan Negara Kesatuan Republik Indonesia selama 21 bulan dengan empat pedoman utama," kata Presiden Prabowo di hadapan para wakil rakyat yang berkumpul di Gedung Nusantara, Kompleks Parlemen, Jumat.
Pedoman pertama, Presiden Prabowo menyatakan pemerintahannya bekerja untuk menjaga dan melaksanakan perintah-perintah konstitusi, yaitu Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945.
"Kedua, kami bekerja untuk menjaga, menjalankan, dan melindungi kepentingan inti nasional yang vital. The core and vital national interests. Hal ini termasuk menjaga dan mengelola dengan sebaik-baiknya kekayaan bangsa Indonesia agar dapat sepenuhnya dimanfaatkan untuk kemakmuran seluruh rakyat Indonesia," ujar Presiden Prabowo.
Pedoman ketiga, Presiden melanjutkan, pemerintah bekerja untuk mengatasi kesulitan rakyat dalam waktu yang sesingkat-singkatnya.
"Keempat, dalam bekerja, kami selalu berorientasi kepada kepentingan rakyat, dan kepentingan anak-anak mereka, dan cucu-cucu mereka," kata Presiden Prabowo.
Presiden Prabowo kemudian menyampaikan selama 21 bulan memimpin pemerintahan seluruh janjinya untuk rakyat belum seluruhnya ditunaikan, begitu pun dengan persoalan bangsa belum seluruhnya diselesaikan.
Walaupun demikian, Presiden menyatakan dalam waktu kurang dari 2 tahun, sejumlah persoalan bangsa yang rumit telah mulai diselesaikan oleh pemerintah.
Sidang Tahunan MPR RI dan Sidang Bersama DPR RI-DPD RI dihadiri oleh 629 anggota MPR RI dari total 732 anggota, yang terdiri atas anggota DPR RI dan DPD RI.
Pidato kenegaraan yang disampaikan saat Sidang Tahunan MPR RI dan Sidang Bersama DPR RI-DPD RI merupakan rangkaian dari peringatan HUT Ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia. Rangkaian acara sidang tahunan itu diawali dengan pidato dari Ketua MPR RI Ahmad Muzani, kemudian Ketua DPD RI Sultan Bachtiar Najamudin, kemudian Pidato Kenegaraan oleh Presiden Prabowo Subianto.
Sidang Tahunan MPR RI tahun ini dihadiri oleh Presiden Ke-7 Joko Widodo, Wakil Presiden Ke-10 dan Ke-12 Jusuf Kalla, Wakil Presiden Ke-11 Boediono, dan Wakil Presiden Ke-13 KH Ma'ruf Amin, kemudian Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka, jajaran menteri Kabinet Merah Putih, pimpinan lembaga, Jaksa Agung ST Burhanuddin, Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto, Kapolri Jenderal Pol. Listyo Sigit Prabowo, dan sejumlah pimpinan partai politik.
Pewarta: Genta Tenri Mawangi
Editor:
Teguh Imam Wibowo
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.
Emanuella Bungasmara Ega Tirta, CNBC Indonesia
14 August 2026 12:15
Jakarta, CNBC Indonesia - Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto memaparkan capaian 21 bulan pertama pemerintahannya dalam Pidato Kenegaraan pada Sidang Tahunan MPR RI dan Sidang Bersama DPR RI dan DPD RI pada hari ini, Jumat (14/8/2026).
Dalam pidatonya, Prabowo menyebut pemerintah telah menjalankan 121 kebijakan transformatif yang diarahkan untuk menyelesaikan berbagai persoalan mendasar, mulai dari pangan, energi, hingga hilirisasi.
Fokus terbesar pemerintah terlihat pada sektor pangan. Melansir pidato Presiden, Indonesia disebut telah mencapai swasembada lebih cepat dari target awal. Pemerintah juga mengklaim keberhasilan tersebut dicapai di tengah meningkatnya kekhawatiran dunia terhadap krisis pangan akibat perubahan iklim.
21 Bulan Fokus Pemerintahan Selesaikan Masalah Bangsa- Paparan Pidato Kenegaraan pada Sidang Tahunan MPR RI dan Sidang Bersama DPR RI dan DPD RI, Jumat (14/8/2026) Foto: Paparan Pidato Kenegaraan pada Sidang Tahunan MPR RI dan Sidang Bersama DPR RI dan DPD RI, Jumat (14/8/2026)
Presiden mengatakan kondisi pangan nasional saat ini berada dalam posisi yang relatif aman meski dunia menghadapi ancaman cuaca ekstrem.
Presiden RI Prabowo Subianto menyampaikan
"Di tengah dunia sekarang, yang sangat khawatir terhadap kelaparan massal akibat kesulitan pangan dan cuaca yang tidak menentu, kita alhamdulillah dapat saya laporkan dalam majelis ini soal pangan, soal makanan untuk rakyat kita berada dalam keadaan aman dan kita akan mampu menghadapi tantangan-tantangan termasuk tantangan El Nino yang dikatakan tahun ini akan berat, dikatakan berarti El Nino paling dahsyat," tutur Prabowo.
Pernyataan tersebut muncul ketika pasar pangan global memang mulai menunjukkan peningkatan risiko.
Sebelumnya, per 23 Juni 2026, harga beras acuan dunia naik menjadi US$12,48 per hundredweight (cwt). Pasar merespons kekhawatiran bahwa El Nino dapat memangkas produksi di sejumlah negara Asia Tenggara, termasuk Filipina yang memperingatkan potensi penurunan produksi gabah sekitar 700 ribu ton.
Namun kondisi Indonesia bergerak berbeda. Melansir Food Security Snapshot FAO per 29 Januari 2026, prospek produksi padi nasional dinilai tetap baik. FAO memperkirakan panen utama 2026 berlangsung dengan luas tanam di atas rata-rata lima tahun terakhir. Kondisi cuaca di Pulau Jawa yang relatif mendukung serta dukungan pupuk bersubsidi menjadi faktor yang menopang produksi.
Badan Pusat Staistik (BPS) juga mencatat produksi beras Indonesia sepanjang 2025 mencapai 34,69 juta ton atau meningkat sekitar 4 juta ton dibandingkan tahun sebelumnya. Pada musim tanam 2025/2026, FAO menempatkan Indonesia sebagai produsen beras terbesar di Asia Tenggara.
Sementara menurut USDA, Pasar beras global memasuki 2025/26 dalam kondisi yang lebih longgar dibanding setahun sebelumnya.
Melansir dari laporan USDA stok akhir dunia naik dari sekitar 180 juta ton pada 2023/24 menjadi 191 juta ton di 2024/25, lalu hanya turun tipis menjadi sekitar 190 juta ton pada 2025/26.
Produksi global tetap berada di kisaran 540-541 juta ton, sementara konsumsi dunia mendekati 542 juta ton.
Artinya, sistem pangan beras dunia kini tidak lagi berada di fase defisit seperti saat El Niño 2023, melainkan bergerak ke rezim keseimbangan rapuh suplai cukup, tetapi tanpa bantalan besar.
Presiden menilai salah satu faktor yang mempercepat peningkatan produksi berasal dari penyederhanaan tata kelola pupuk.
"Kita telah mencapai itu, dengan keberanian menghapus 145 aturan penyaluran pupuk. Harga pupuk berhasil kita turunkan 20%. Hal ini terjadi pertama kali dalam sejarah Negara Kesatuan Republik Indonesia. Pertama kali harga pupuk dapat kita turunkan kepada rakyat, tapi pada saat sama harga turun tapi volume ketersediaan pupuk tambah untuk rakyat."
Kebijakan tersebut diikuti peningkatan distribusi pupuk sepanjang tahun ini. Pupuk Indonesia, perusahaan memiliki kapasitas produksi mencapai 14,8 juta ton pupuk per tahun melalui lima produsen utama. Untuk 2026, alokasi pupuk subsidi nasional ditetapkan sebesar 9,55 juta ton yang terdiri atas pupuk urea, NPK, pupuk organik, hingga ZA.
Pupuk Indonesia juga melaporkan realisasi penebusan pupuk subsidi hingga akhir Juni 2026 meningkat sekitar 30% dibandingkan periode yang sama tahun lalu. Distribusi tersebut didukung jaringan 494 gudang, lebih dari 1.000 pelaku usaha distribusi, serta sistem pemantauan digital yang memonitor penyaluran pupuk dari pabrik hingga titik serah secara real time.
Menurut Presiden, perubahan itu berdampak langsung terhadap produksi pertanian.
"Sehingga rakyat kita sekarang mudah mendapatkan pupuk dan karena itulah produksi meningkat dan karena itu kita lebih cepat swasembada pangan. Pada saat bersamaan keuntungan PT Pupuk Indonesia, perusahaan negara, BUMN, keuntungannya naik 252,8%."
Dalam pidatonya, Prabowo menyebut Indonesia kini telah mencapai swasembada delapan komoditas pangan, yakni beras, jagung, gula konsumsi, daging ayam, telur ayam, bawang merah, cabai besar, dan cabai rawit.
"Karena itu tahun ini kita sudah swasembada delapan komoditas pangan. Kita telah swasembada beras, swasembada jagung, swasembada gula konsumsi, daging ayam, telur ayam, bawang merah, cabai besar, dan cabai rawit." ujar Prabowo.
Untuk komoditas perunggasan, pemerintah sebelumnya telah mempercepat pembangunan ekosistem produksi. Proyek peternakan ayam terintegrasi senilai Rp20 triliun bersama Danantara mulai memasuki tahap pembangunan. Proyek tersebut mencakup pembibitan, industri pakan, layanan kesehatan hewan, rumah potong unggas, hingga rantai dingin. Pemerintah memperkirakan Program Makan Bergizi Gratis membutuhkan tambahan sekitar 1,1 juta ton daging ayam dan 774.000 ton telur setiap tahun sehingga kapasitas produksi nasional perlu terus diperkuat.
Di sisi harga, kondisi pasar masih beragam. Rata-rata harga daging ayam selama Januari-Juli 2026 naik sekitar 9,5% dibandingkan periode yang sama tahun lalu sehingga menjadi komoditas pangan dengan kenaikan harga terbesar pada periode tersebut. Sementara itu, harga telur ayam pada periode yang sama justru turun sekitar 3,7% secara tahunan. Laporan tersebut juga mencatat mulai membaiknya harga ayam hidup di tingkat peternak seiring meningkatnya penyerapan dari Program Makan Bergizi Gratis.
Tantangan berikutnya berada pada keberlanjutan produksi serta menjaga agar peningkatan pasokan dan rantai pasok yang kian efektif dapat diterjemahkan menjadi harga pangan yang lebih stabil di tingkat konsumen.
Makan Bergizi Gratis
Setelah memaparkan capaian di sektor pangan, Presiden Prabowo juga menegaskan bahwa sejumlah program prioritas pemerintah telah memasuki tahap implementasi. Program Makan Bergizi Gratis (MBG), digitalisasi bantuan sosial, dan hilirisasi disebut telah berjalan dan mulai memberikan manfaat kepada masyarakat.
"Saudara-saudara, janji makanan bergizi, bantuan sosial dan hilirisasi tidak lagi menjadi rencana di atas kertas. Semua telah berjalan dan manfaatnya mulai dirasakan rakyat. Sekali lagi ini bukan alasan untuk kita berpuas diri, ini rangsangan untuk kita bekerja lebih keras lagi, karena kita sadari kemerdekaan bukan apa yang kita proklamasikan, kemerdekaan adalah apa yang dirasakan rakyat." ujar Prabowo.
APBN KiTa Kementerian Keuangan melaporkan belanja pemerintah memang meningkat signifikan pada 2026. Realisasi Belanja Pemerintah Pusat mencapai Rp1.298,6 triliun, naik hampir Rp295 triliun dibandingkan realisasi 2025 sebesar Rp1.003,6 triliun. Kenaikan tersebut menjadi yang terbesar dalam lima tahun terakhir dan mencerminkan semakin besarnya peran belanja negara dalam menopang aktivitas ekonomi.
Salah satu faktor pendorong berasal dari pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis. Hingga pertengahan tahun, realisasi anggaran MBG telah mencapai Rp98,8 triliun, menjadikannya program dengan penyerapan anggaran terbesar di antara berbagai program perlindungan sosial pemerintah.
Nilai tersebut berada jauh di atas realisasi Penerima Bantuan Iuran Jaminan Kesehatan Nasional (PBI JKN) sebesar Rp23,2 triliun, Kartu Sembako Rp19,7 triliun, Program Keluarga Harapan (PKH) Rp14,5 triliun, Program Indonesia Pintar (PIP) Rp8,8 triliun, dan Kartu Indonesia Pintar (KIP) Kuliah Rp8,2 triliun. Besarnya alokasi tersebut menunjukkan MBG menjadi salah satu instrumen fiskal utama pemerintah pada 2026.
Belanja tersebut mulai tercermin pada aktivitas ekonomi riil. Meningkatnya penyerapan ayam oleh Program Makan Bergizi Gratis mulai mengurangi kelebihan pasokan yang sempat menekan harga di tingkat peternak.
Gabungan Organisasi Peternak Ayam Nasional (GOPAN) menyebut harga ayam hidup di tingkat peternak kembali bergerak ke kisaran Rp20.000 per kilogram setelah sebelumnya sempat turun hingga sekitar Rp13.000 per kilogram.
Pemerintah juga telah memperkuat sisi produksi melalui pembangunan proyek peternakan ayam terintegrasi senilai Rp20 triliun bersama Danantara. Kementerian Pertanian memperkirakan MBG membutuhkan tambahan sekitar 1,1 juta ton daging ayam dan 774 ribu ton telur setiap tahun sehingga kapasitas produksi nasional perlu terus ditingkatkan.
Dampak belanja pemerintah juga mulai terlihat di pasar tenaga kerja. Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), selama Februari hingga Mei 2026 lapangan usaha akomodasi dan makan minum menjadi sektor dengan penambahan tenaga kerja terbesar, yakni sekitar 195 ribu orang. Kenaikan juga terjadi pada sektor transportasi dan pergudangan sebanyak 121 ribu orang serta aktivitas jasa lainnya sekitar 110 ribu orang. Ketiga sektor tersebut merupakan bagian penting dalam rantai penyediaan makanan, distribusi logistik, hingga layanan pendukung yang dibutuhkan dalam pelaksanaan program berskala nasional seperti MBG.
Perkembangan serupa tercermin pada pertumbuhan ekonomi. Data BPS menunjukkan sektor akomodasi dan makan minum menjadi salah satu lapangan usaha dengan pertumbuhan tercepat pada triwulan II-2026, yakni 10,6% secara tahunan. Sementara itu, industri pengolahan yang menjadi kontributor terbesar terhadap PDB nasional tumbuh 4,52%. Di dalamnya, industri makanan dan minuman mencatat pertumbuhan 6,51% yang didorong meningkatnya permintaan domestik dan luar negeri, termasuk untuk produk ikan olahan, daging ayam, susu, dan produk olahan susu.
Selain pangan, pemerintah juga melaporkan perkembangan di sektor energi. Melansir pidato Presiden, implementasi biodiesel B50 menjadi langkah awal menuju swasembada energi. Sejak 1 Juli 2026 Indonesia disebut tidak lagi mengimpor solar karena telah memproduksi diesel berbasis minyak sawit.
"Saudara-saudara, kita masih belum swasembada daging, itu akan kita kerjakan yang insya Allah akan tercapai lima sampai enam tahun ke depan. Janji swasembada energi sekarang sudah mulai kita wujudkan dengan pertama kali swasembada jenis solar. Kita berhasil produksi diesel dengan B50 dari kelapa sawit. Sehingga mulai tahun ini, mulai 1 Juli 2026, kita tidak lagi mengimpor solar dari luar negeri dan kita berhasil menghemat devisa Rp170 triliun, sekitar US$9,5 miliar tidak lagi harus kita kirim ke luar negeri."
CNBC Indonesia Research
(emb/emb)