Mataram (ANTARA) - Pegadaian Area Ampenan, Mataram, Nusa Tenggara Barat, mendorong generasi muda untuk mulai belajar mengelola keuangan dan mengenal investasi dengan menyisihkan sebagian uang yang dimiliki.
Divisi Hubungan Kelembagaan, Business to Business Pegadaian Area Ampenan, Wisnu Maywardana mengemukakan hal itu saat sosialisasi literasi keuangan kepada mahasiswa yang menjalani Praktik Kerja Lapangan (PKL) di kantor ANTARA Biro NTB, Kamis.
Sosialisasi tersebut turut memperkenalkan layanan tabungan emas sebagai salah satu pilihan bagi masyarakat untuk mulai berinvestasi dengan nominal terjangkau.
Wisnu mengatakan bahwa kebiasaan mengelola keuangan dapat mulai dibangun sejak usia muda dengan menyisihkan sebagian uang yang dimiliki.
"Kalau untuk kawula muda, teman-teman itu misalnya, uang jajannya bisa diatur, bisa nabung berupa investasi tabungan emas," kata Wisnu.
Ia menjelaskan bahwa tabungan emas memungkinkan masyarakat membeli emas dengan nominal kecil karena uang yang ditabung akan dikonversikan menjadi saldo berdasarkan gramasi emas.
Menurut dia, masyarakat dapat menabung emas dengan nominal mulai dari Rp10 ribu sehingga layanan tersebut dapat dimanfaatkan oleh berbagai kalangan, termasuk mahasiswa.
Wisnu mengatakan layanan tabungan emas kini dapat diakses melalui aplikasi Tring! Sehingga masyarakat dapat membuka tabungan dan melakukan transaksi tanpa harus datang langsung ke kantor Pegadaian.
Aplikasi ini merupakan aplikasi layanan digital Pegadaian yang memungkinkan masyarakat mengakses berbagai layanan Pegadaian melalui perangkat seluler, termasuk melakukan transaksi tabungan emas.
"Jadi masyarakat itu tidak mesti harus ke kantor kami untuk membuat tabungan emas, bisa juga langsung melalui aplikasi ini," ujarnya.
Selain untuk menabung, saldo emas yang dimiliki dapat dijual kembali atau digadaikan melalui aplikasi ketika nasabah membutuhkan dana. Saldo tersebut juga dapat dicetak menjadi emas fisik yang kemudian diambil di kantor Pegadaian terdekat.
Ia mengingatkan masyarakat yang baru mulai menabung agar menyesuaikan nominal yang disisihkan dengan kemampuan keuangan masing-masing serta tidak menunda untuk mulai membangun kebiasaan menabung.
Pewarta: Agus Setiawan
Editor : Andilala
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.
Jakarta, CNBC Indonesia - Seleksi Kompetensi Dasar (SKD) sekolah kedinasan akan mulai digelar pada 22 September 2026. Menjelang pelaksanaan tes, pemerintah telah menetapkan nilai ambang batas (passing grade) yang harus dipenuhi peserta untuk bisa melaju ke tahapan berikutnya.
Ketentuan tersebut tertuang dalam Keputusan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB) Nomor 406 Tahun 2026 tentang Nilai Ambang Batas Seleksi Kompetensi Dasar Seleksi Penerimaan Peserta Didik Sekolah Kedinasan Tahun Anggaran 2026.
Berdasarkan aturan tersebut, nilai ambang batas untuk Tes Wawasan Kebangsaan (TWK) ditetapkan sebesar 65. Sementara untuk Tes Intelegensia Umum (TIU) sebesar 80 dan Tes Karakteristik Pribadi (TKP) sebesar 156.
Adapun nilai kumulatif tertinggi SKD mencapai 550 poin, yang terdiri dari maksimal 150 poin untuk TWK, 175 poin untuk TIU, dan 225 poin untuk TKP.
Namun demikian, pemerintah memberikan pengecualian bagi peserta dari daerah tertentu yang memperoleh kebijakan afirmasi sesuai usulan kementerian atau lembaga penyelenggara sekolah kedinasan.
Pada pelaksanaan SKD, peserta akan mengerjakan total 110 soal dalam waktu 100 menit.
Rinciannya, sebanyak 30 soal untuk TWK, 35 soal TIU, dan 45 soal TKP.
Untuk TWK dan TIU, setiap jawaban benar akan memperoleh nilai 5, sedangkan jawaban salah atau tidak dijawab mendapat nilai 0.
Sementara pada TKP, bobot nilai setiap jawaban berkisar antara 1 hingga 5, tergantung kualitas jawaban yang dipilih peserta. Jika tidak menjawab, peserta akan memperoleh nilai 0.
Pemerintah menegaskan seluruh proses seleksi tetap menggunakan sistem Computer Assisted Test (CAT) yang dikelola oleh Badan Kepegawaian Negara (BKN).
Menteri PANRB Rini Widyantini mengingatkan peserta agar tidak mudah percaya kepada pihak-pihak yang menjanjikan kelulusan dengan imbalan sejumlah uang.
"Tidak akan ada celah untuk yang melakukan kecurangan," tegas Rini dalam keterangannya, dikutip Jumat (18/9/2026).
Ia meminta seluruh peserta mengikuti seleksi secara jujur dan mengandalkan kemampuan masing-masing.
Menurutnya, materi SKD dirancang untuk mengukur pengetahuan, kemampuan berpikir, karakter, hingga pemahaman peserta terhadap nilai-nilai kebangsaan.
Jawaban peserta akan mencerminkan kemampuan analisis, penalaran, adaptasi, nasionalisme, hingga pemahaman terkait anti-radikalisme.
"Jadilah peserta yang profesional, berakhlak, dan siap memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat," kata Rini.
Tahun ini pemerintah menyediakan sebanyak 4.770 formasi calon pegawai negeri sipil (CPNS) melalui jalur sekolah kedinasan.
Terdapat sembilan instansi yang membuka penerimaan peserta didik baru sekolah kedinasan di bawah naungannya.
Setelah pelaksanaan SKD, hasil seleksi akan diumumkan secara bertahap oleh masing-masing instansi pada periode September hingga Oktober 2026. Sementara tahapan seleksi lanjutan akan mengikuti ketentuan masing-masing sekolah kedinasan.
Informasi lengkap mengenai jadwal dan tahapan seleksi dapat diakses melalui portal resmi SSCASN BKN.
(haa/haa)
[Gambas:Video CNBC]
Jakarta (ANTARA) - Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) mengumumkan pemenang lelang penawaran langsung dan lelang reguler area studi ABT 2025 wilayah kerja (blok) minyak dan gas bumi (migas) tahap I tahun 2026.
Dikutip dari laman resmi Kementerian ESDM yang diakses di Jakarta, Kamis, Direktorat Jenderal Minyak dan Gas Bumi (Ditjen Migas) mengumumkan pemenang lelang penawaran langsung untuk wilayah kerja Sapukala dan wilayah kerja Natuna D-Alpha serta pemenang lelang reguler area studi ABT 2025 untuk wilayah kerja Bengara II, wilayah kerja Pesut Mahakam, wilayah kerja Puri, dan wilayah kerja Rupat.
Keenam wilayah kerja tersebut merupakan wilayah kerja yang ditawarkan pada tahap I tahun 2026. Pada kesempatan yang sama, pemerintah juga membuka penawaran lelang wilayah kerja migas tahap II Tahun 2026 dan pengumuman wilayah kerja Available (17/09).
Pada Wilayah Kerja (WK) Sapukala, pemenang lelang adalah Eni Indonesia Limited dengan total nilai komitmen pasti mencapai 8 juta dolar AS. Eni Indonesia Limited juga memberikan bonus tanda tangan sebesar 200 ribu dolar AS.
Pada WK Natuna D-Alpha, pemenang lelang adalah PT Nations Petroleum. Total nilai komitmen pasti mencapai 103,309 juta dolar AS, dengan bonus tanda tangan 200 ribu dolar AS.
Pada WK Pesut Mahakam, pemenang lelang adalah PT Timur Hijau Investama. Total nilai komitmen pasti mencapai 7,403 juta dolar AS, dengan bonus tanda tangan 300 ribu dolar AS.
Pada WK Puri, pemenang lelang juga PT Timur Hijau Investama. Total nilai komitmen pasti mencapai 3,35 juta dolar AS, dengan bonus tanda tangan 300 ribu dolar AS.
Sementara itu, pada WK Rupat, pemenang lelang adalah Cinda Energy (Hong Kong) Limited. Total nilai komitmen pasti mencapai 2,95 juta dolar AS, dengan bonus tanda tangan 300 ribu dolar AS.
Pada kesempatan yang sama, Kementerian ESDM mengumumkan lelang penawaran wilayah kerja migas tahap II Tahun 2026 untuk 8 WK, yakni WK Jago, WK Mahesa, WK Rafflesia, WK Belibis, WK Talu, WK Manta, WK Palu, dan WK Leti Selatan.
Selain itu, terdapat tiga WK yang tidak dapat ditetapkan pemenangnya, yaitu WK Rombebai, WK Maratua II, dan WK Jayapura. Ketiga WK tersebut selanjutnya ditawarkan sebagai Wilayah Kerja Available sesuai dengan ketentuan yang berlaku.
Pewarta : Putu Indah Savitri
Editor:
I Komang Suparta
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Magelang (ANTARA) - Menteri Koperasi Ferry Juliantono mendorong pelaku Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM), ekonomi kreatif hingga pelaku pariwisata di Kota Magelang, Jawa Tengah, membentuk koperasi berbasis komunitas.
Ia di Magelang, Kamis malam, menyampaikan koperasi dinilai dapat menjadi wadah untuk memperkuat usaha sekaligus membuka akses permodalan yang lebih luas.
"Langkah ini dinilai dapat memperkuat usaha para pelaku ekonomi sekaligus membuka akses terhadap permodalan dan pembinaan," katanya usai membuka Borobudur Indonesia Expo 2026 di Alun-Alun Kota Magelang.
Ia mengatakan, pembentukan koperasi dapat dimulai dengan menghimpun para pelaku usaha atau komunitas yang memiliki bidang usaha sejenis.
Baca juga: Kemenkop: Modal kerja KDKMP andalkan penyertaan dan konsinyasi
Menurut dia, dengan bergabung dalam koperasi , para pelaku usaha diharapkan dapat membangun kekuatan ekonomi secara bersama-sama sekaligus meningkatkan skala usaha.
Keberadaan koperasi, katanya, juga dapat mempermudah anggota mengakses dukungan permodalan, baik melalui lembaga dana bergulir maupun perbankan.
Selain itu, anggota koperasi dapat memperoleh program inkubasi dan pembinaan langsung dari Kementerian Koperasi.
"Karena memang sebagian besar dari pelaku usaha, UMKM itu perorangan dan kelemahan mereka belum punya badan usaha. Dan badan usahanya kita mendorong membentuk koperasi. Begitu juga di kegiatan ekonomi kreatif, anak-anak muda yang kreator, konten kreator, animator itu untuk membentuk koperasi," katanya.
Baca juga: Menkop mendorong LPS koperasi masuk RUU Perkoperasian
Menkop berharap semakin banyak pelaku usaha, UMKM,ekonomi kreatif dan pariwisata di Magelang yang membentuk koperasi sesuai bidang usaha masing-masing.
Dengan demikian, katanya, koperasi tidak hanya menjadi wadah berhimpun, tetapi juga dapat memperkuat usaha, memperluas jaringan serta meningkatkan kapasitas ekonomi para anggotanya.
Pewarta: Heru Suyitno
Editor: Zaenal Abidin
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.
Jumat, 18 September 2026 07:23 WIB
Manchester City ke 16 besar Carabao Cup 2026/27 setelah libas Norwich City 5-0 di Etihad Stadium pada Kamis (17/9/2026). ManCity.com
Jakarta (ANTARA) - Manchester City melaju ke babak 16 besar Carabao Cup 2026/27 setelah melibas Norwich City 5-0 dalam laga putaran ketiga di Etihad Stadium pada Jumat WIB.
Sejumlah pemain muda The Citizens tampil menonjol dalam kemenangan tersebut. Floyd Samba menjadi bintang dengan mencetak dua gol, sementara Rayan Cherki, Allan, dan Ryan McAidoo masing-masing menyumbangkan satu gol untuk Manchester City.
City harus menunggu hingga menit ke-29 untuk membuka keunggulan. Samba sukses menyambut bola hasil umpan silang Allan dengan sundulan sambil menjatuhkan diri yang mengarah ke pojok kiri bawah gawang Norwich.
Tiga menit berselang, City menggandakan keunggulan. Ayyoub Bouaddi yang baru dua kali dipercaya tampil sebagai starter memberikan umpan kepada Cherki.
Pemain asal Prancis itu kemudian menaklukkan kiper Daniel Grimshaw untuk mengubah skor menjadi 2-0.
Norwich mencoba bertahan agar tidak semakin tertinggal hingga turun minum. Namun, City kembali mencetak gol hanya tiga menit setelah babak kedua dimulai.
Allan menerima umpan Rayan Ait-Nouri, mengecoh Sam Field sebelum melepaskan tembakan yang bersarang di sudut jauh gawang Norwich. Itu menjadi gol debut Allan bersama City setelah didatangkan dari Palmeiras pada bulan lalu.
Samba kemudian mencetak gol keduanya pada menit ke-54. Kesalahan pemain Norwich dalam menguasai bola dimanfaatkan Samba untuk melepaskan tembakan melengkung yang bersarang di pojok kanan bawah gawang.
City sempat berpeluang menambah penderitaan Norwich. Namun, tidak ada hattrick bagi Samba setelah pemain timnas Inggris U17 tersebut ditarik dari pertandingan.
Norwich sempat mencetak gol hiburan melalui Mohamed Toure, tetapi dianulir karena offside. City kemudian menutup pesta gol pada menit ke-90 melalui McAidoo.
Pemain akademi tersebut menyelesaikan peluang setelah mendapat ruang berkat pergerakan cerdik Rico Lewis.
Kemenangan atas Norwich sekaligus memperpanjang catatan Manchester City di Carabao Cup. The Citizens kini telah memenangi 19 pertandingan beruntun di kompetisi tersebut ketika menghadapi klub dari kasta lebih rendah.
City terakhir kali tersingkir dari klub kasta lebih rendah pada putaran kedua musim 2008/09. Saat itu, mereka kalah dari Brighton and Hove Albion melalui adu penalti ketika The Seagulls masih bermain di kasta ketiga.
Menariknya, Brighton kini akan menjadi lawan City pada 16 besar. Tim asuhan Fabian Hurzeler tersebut kembali ke Manchester setelah sebelumnya mengalahkan Manchester United 3-2 melalui comeback.
Pewarta : Hendri Sukma Indrawan
Editor:
Eka Arifa Rusqiyati
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Oleh M. Riezko Bima Elko Prasetyo
Pandeglang, Banten (ANTARA) - Untuk menjadi seorang jurnalis di sebuah kantor berita, seseorang dituntut memiliki kecerdasan, kreativitas, dan etos kerja di atas rata-rata.
Bahkan, tak jarang mereka harus siap bergelud dengan tantangan ekstrem di lapangan. Meninggalkan rumah berhari-hari untuk menjelajahi hutan, mendaki gunung, hingga menyeberangi samudera lepas guna menyiarkan informasi penting hasil peliputan secara cepat dan tepat ke seantero dunia sudah menjadi bagian dari tanggung jawab profesi tersebut.
Bahkan, tidak jarang mereka harus siap bergelut dengan tantangan ekstrem di lapangan. Meninggalkan rumah berhari-hari demi menjelajahi hutan, mendaki gunung, hingga menyeberangi samudra lepas untuk menyiarkan informasi penting secara cepat dan tepat ke seantero dunia sudah menjadi bagian dari tanggung jawab profesi tersebut.
Nilai-nilai idealisme itulah yang meresapi Muhammad Bagus Khoirunas, seorang pemuda yang kala itu baru genap di usia 20 tahun sudah berani memantapkan diri untuk berkarir sebagai jurnalis foto di Kantor Berita ANTARA.
Jalan yang ditempuhnya tentu tidak mudah. Bagus dipersiapkan melalui proses gemblengan dari para mentornya di redaksi ANTARA FOTO, sebuah wadah yang dikenal luas sebagai "Candradimuka" fotografer jurnalistik nasional.
Proses panjang dan disiplin tinggi tidak pernah mengkhianati hasil. Sejak karya foto pertamanya berjudul Digitalisasi Ekonomi Pedesaan —yang memotret warga menjadi perajin dompet di Warunggunung, Lebak, Banten— resmi tayang pada Desember 2018, Bagus terus melangkah membuktikan kualitas dirinya di panggung fotografi jurnalistik nasional.
Di lingkungan redaksi dan sesama pewarta foto, Bagus dikenal sebagai sosok yang sangat diandalkan dan dihormati.
Koordinator Daerah ANTARA FOTO, Sigit, mengakui bahwa Bagus merupakan salah satu pentolan daerah yang memiliki daya jelajah luar biasa, khususnya di Provinsi Banten yang menjadi wilayah tugasnya. Bagus juga pintar menempatkan diri sehingga dia bisa berdampingan erat dengan para wartawan dan karyawan ANTARA Biro Banten.
Bagus bukanlah tipe pewarta yang hanya menunggu perintah penugasan dari meja redaksi. Sebagai seorang stringer foto, dia dikenal sangat aktif mengajukan usulan peliputan atau listing berita secara mandiri.
Sigit menegaskan bahwa setiap kali membicarakan potret kebudayaan Suku Baduy atau lanskap wilayah Banten, arah pandang para editor foto hampir pasti tertuju pada Bagus. Itu karena karya visualnya memiliki karakter dan "rasa" yang begitu kuat, sehingga para editor dapat dengan mudah mengenali gaya penataan sudut pandang khas Bagus tanpa harus melihat kredit nama di akhir caption foto.
Daya jelajah tinggi dan katajaman rasa itu membawa Bagus merengkuh berbagai penghargaan bergengsi. Salah satu puncaknya terjadi pada ajang Anugerah Pewarta Foto Indonesia (APFI) 2025 di Loji Gandrung, Solo, Jawa Tengah. Bersama dua pewarta foto Kantor Berita ANTARA lainnya, Aditya Pradana Putra dan Dhemas Reviyanto, Bagus berhasil membawa pulang piala kemenangan.
Dia menjuarai foto esai kategori General News lewat karya berjudul Pesta Demokrasi dengan Balutan Tradisi Badui yang pialanya diserahkan langsung oleh Ketua Dewan Juri APFI 2025, Oscar Motuloh.
Bagus memotret perhelatan Pemilu 2024 di pedalaman Baduy selama empat hari penuh, mulai dari tahap distribusi, persiapan, hingga pelaksanaan. Ia menjadi saksi betapa masyarakat adat Baduy sangat antusias menyukseskan pesta demokrasi tersebut.
Capaian ini semakin mengukuhkan posisinya sebagai salah satu pewarta foto jempolan yang langganan menjuarai berbagai ajang, serta sangat diperhitungkan oleh para anggota organisasi Pewarta Foto Indonesia (PFI).
Kehebatan Bagus dari balik bidikan lensa kameranya berbanding lurus dengan ketangguhannya di lapangan.
Audindra, seorang jurnalis yang telah bersahabat dengannya selama tiga tahun terakhir, mengenang Bagus sebagai sosok dengan mentalitas baja dan tak mau menunda pekerjaan.
Saat terjadi peristiwa besar seperti banjir atau bangunan sekolah roboh, Bagus langsung menancap gas sepeda motornya menuju lokasi kejadian. Tak jarang, karya fotonya sudah tayang di berbagai portal berita nasional maupun internasional, bahkan sebelum rekan-rekannya sempat menanyakan keberadaannya.
Dalam ingatan Audindra, ketangguhan Bagus teruji nyata saat meliput bencana banjir yang menggenangi Desa Songgom Jaya, Cikande, Serang, Banten. Bagus tidak sekadar berdiri aman di pinggir genangan. Demi mendapatkan sudut pengambilan gambar yang presisi dan sarat pesan humanis, ia tidak ragu menerjang bahaya dengan terjun langsung ke lokasi banjir.
Dari peristiwa itu, profesionalisme Bagus menjadi jaminan bahwa tugas apa pun yang diembannya akan tuntas dengan kualitas berstandar tinggi.
"Orangnya berani gitu, kalo misalkan banjir pun dia nggak cuma di pinggiran tapi bener-bener nyemplung nyari spot yang bagus. Walaupun mungkin memang secara lokasi agak bahaya, ya orangnya berani, jadi karyanya bagus didukung sikap profesional tadi," kata Audindra
Namun, menurut Audindra, menggambarkan Bagus semata-mata sebagai pewarta foto yang andal rasanya belum cukup. Di luar aktivitas memegang kamera, pria yang dikenal berjiwa sosial tinggi dan supel bergaul lintas generasi ini memiliki kepribadian yang hangat serta serba bisa.
Bagus juga sangat menguasai dunia otomotif. Ia kerap menjadi tempat berkonsultasi bagi rekan-rekannya mengenai seluk-beluk mesin, rekomendasi bengkel, hingga detail harga suku cadang kendaraan.
Selain itu, pria berusia 28 tahun yang belum genap setahun menyandang status sebagai kepala rumah tangga ini juga dikenal sangat ramah dan mampu menghidupkan suasana.
Menurut Audindra, di sela-sela kepadatan jadwal peliputan, petikan gitar yang sering Bagus bagikan di media sosial serta kelakar khasnya di tempat nongkrong atau media center selalu ampuh mencairkan suasana. Karakter yang ramah, asyik, dan jauh dari konflik membuat sosoknya sangat dicintai di lingkungan pergaulan jurnalis Banten.
"Orangnya suka ngelucu, tapi kadang sering berkelakar gaya bapak-bapak. Garing sih, mungkin karena udah mau 30 kali ya. Tapi asyik dia orangnya, enggak menyebalkan. Saya enggak pernah ngeliat dia musuhan sama siapa-siapa, orangnya enggak problematis," kata Audindra.
"Bagus, kamu pulang ya, udah terlalu lama mainnya. Kita jalan-jalan lagi, kita ke Seribu lagi, kita bancakan lagi ya, Pulang Gus, pulanglah," ungkap Audindra, berharap Bagus mendengarkan pesannya itu.
Kini, etos kerja, keberanian, dan dedikasi tinggi pewarta foto berprestasi tersebut tengah diuji di tengah lautan. Pada Senin (7/9) pukul 14.00 WIB, Bagus bertolak dari Dermaga Pagedongan, Kecamatan Carita, Pandeglang, Banten. Bersama rombongan, ia mengemban tugas mulia memotret dinamika peningkatan aktivitas vulkanik Gunung Anak Krakatau yang saat itu menunjukkan lonjakan erupsi.
Rombongan tersebut terdiri dari delapan orang. Selain Bagus, terdapat empat pewarta foto lainnya, yakni Arie Basuki dari merdeka.com, Donal Husni, Yudhistira dari iNews, dan Firdaus dari Anadolu. Tiga orang sisanya adalah Sukarman dan Warta sebagai kru kapal, serta Heriyanto selaku pemandu. Mereka berlayar bersama menggunakan kapal cepat KM Arupadhatu I.
Namun, misi peliputan tersebut berubah menjadi operasi pencarian oleh Basarnas setelah kapal yang mereka tumpangi dilaporkan hilang kontak. Posisi terakhir kapal tercatat berada pada koordinat 6°14'40.52"S 105°40'49.48"T, yaitu di antara Pulau Rakata dan Pulau Sertung.
Operasi pencarian dan pertolongan (SAR) secara masif pun langsung dikerahkan. Tidak tanggung-tanggung, operasi digelar selama 10 hari penuh oleh tim SAR gabungan yang melibatkan Basarnas, TNI Angkatan Laut, Polairud, hingga nelayan setempat.
Berbagai armada laut termasuk kapal tempur, helikopter, hingga teknologi penyisiran udara menggunakan drone dikerahkan untuk mengitari titik-titik koordinat SARMAP. Luas area pencarian mencapai 8.509 mil laut (nautical mile/NM) persegi, meliputi perairan sekitar Gunung Anak Krakatau (Banten dan Lampung) hingga perairan Samudra Hindia di sebelah barat Pulau Belimbing menuju selatan Pulau Enggano, Bengkulu.
Sesuai prosedur standar operasi (SOP) pelaksanaan SAR, masa pencarian resmi ditutup pada hari ke-10 setelah seluruh upaya optimal belum membuahkan hasil.
Suasana penuh harapan agar kedelapan penumpang dapat ditemukan terasa begitu haru saat deretan bingkai foto berhias kelopak mawar putih berjajar di atas meja. Momen itu mengemuka dalam prosesi doa bersama yang digelar di Posko SAR Utama Dermaga Carita, Kamis (17/9) malam.
Di sanalah keluarga inti, rekan sekantor, sahabat jurnalis, pejabat pemerintah, anggota legislatif, pimpinan perusahaan, jajaran tim SAR gabungan, hingga segenap warga Pandeglang bersimpuh untuk saling membesarkan hati.
Direktur Pemberitaan ANTARA, Virgandhi Prayudantoro, mengatakan bahwa sejak awal menerima informasi mengenai hilangnya kontak dengan Bagus, ANTARA terus melakukan berbagai upaya untuk mendukung proses pencarian. Langkah tersebut meliputi koordinasi bersama tim SAR gabungan, pendirian pos koordinasi di Carita, hingga pendampingan terhadap keluarga Bagus.
ANTARA menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Presiden Republik Indonesia, Basarnas, TNI Angkatan Laut, Polri, Kementerian Komunikasi dan Digital, Kementerian Perhubungan, rekan-rekan media, masyarakat, serta seluruh pihak yang telah membantu dan mendukung proses pencarian Bagus.
Terkait langkah selanjutnya, ANTARA akan mengikuti perkembangan lebih lanjut bersama pihak-pihak terkait dan menghormati secara penuh setiap keputusan yang nantinya diambil oleh keluarga.
Selama menjalankan tugas di ANTARA, Bagus telah menunjukkan dedikasi, kerja keras, dan tanggung jawab yang luar biasa sebagai pewarta. Hal itu tercermin dalam karya-karya jurnalistiknya yang menjadi teladan sekaligus cerminan semangat serta kinerja pewarta ANTARA.
"Kami sangat menghargai pengabdian, dedikasi, dan kontribusi Bagus selama menjadi bagian dari keluarga besar ANTARA," kata Virgandhi.
Berita ini telah tayang di Antaranews.com dengan judul: Bagus Khoirunas, jurnalis foto berprestasi yang selalu dirindukan
Uploader : Moh Ponting
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.
Jakarta (ANTARA) - Menteri Koperasi (Menkop) Ferry Juliantono menyebut usulan pembentukan Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) bagi koperasi diharapkan dapat diakomodasi dalam Rancangan Undang-Undang (RUU) Perkoperasian yang saat ini sedang dibahas di DPR.
"Harapannya bisa diakomodir di RUU Perkoperasian yang baru nanti termasuk juga adanya LPS bagi koperasi," ujar Ferry dalam rapat kerja dengan Komisi VI DPR RI, di Jakarta, Kamis.
Ia mengatakan Kementerian Koperasi telah mengakomodasi berbagai masukan dari pemangku kepentingan ke dalam Daftar Inventarisasi Masalah (DIM) RUU Perkoperasian. Ferry menuturkan sejumlah masukan yang belum terakomodasi dalam DIM masih menjadi bahan pertimbangan untuk pembahasan RUU Perkoperasian.
Pembahasan revisi Undang-Undang Nomor 25 Tahun 1992 tentang Perkoperasian secara resmi memasuki tahap rapat dengar pendapat Panitia Kerja (Panja) pada 15 September 2025.
Dalam rapat Panja tersebut, pemerintah dan DPR menetapkan 2.584 DIM yang mencakup perubahan redaksional, perubahan substansi, penghapusan pasal, serta penambahan substansi baru.
Menurut dia, proses verifikasi dan validasi terhadap 17.228 bangunan fisik dan gerai KDKMP siap dilakukan sebagai bagian dari persiapan operasionalisasi koperasi tersebut.
Ferry juga menyebut sebanyak 28.626 manajer KDKMP telah direkrut dan mengikuti pelatihan. Surat keputusan (SK) pengangkatan para manajer akan diterbitkan setelah Peraturan Presiden tentang tata kelola dan operasionalisasi KDKMP ditetapkan.
Sementara itu, Komisi VI DPR RI menilai penguatan koperasi perlu diarahkan untuk membangun badan usaha yang modern dan inklusif, termasuk melalui pembinaan dan pendampingan terhadap koperasi eksisting maupun KDKMP.
Ketua Komisi VI DPR RI Anggia Ermarini mengatakan dukungan tersebut diperlukan agar koperasi mampu menyediakan fasilitas dan layanan yang dibutuhkan masyarakat serta memiliki tata kelola yang lebih baik.
Pewarta : Shofi Ayudiana
Editor:
I Komang Suparta
COPYRIGHT © ANTARA 2026

Sumber gambar, Marie Sabacka
Telah diterbitkan 15 menit yang lalu
Waktu membaca: 11 menit
Lapisan es di sekitar Puncak Carstensz kini tersisa 16 hektare dan diyakini akan segera mencair seluruhnya pada akhir 2026 atau awal 2027, menurut riset terbaru Badan Meteorologi Dunia (WMO).
Lapisan es pada sejumlah puncak gunung di Papua selama berabad-abad telah disebut sebagai salju abadi.
Bukan hanya di Puncak Carstensz yang disebut orang adat Amungme sebagai Nemangkawi, lapisan es atau gletser juga pernah menutupi berbagai puncak di deretan pegunungan tengah Papua.
Puncak salju itu antara lain Puncak Mandala—atau Aplim Apom dalam bahasa komunitas adat Ngalum—dan Puncak Trikora alias Ettiakup menurut masyarakat adat Hubula.
Seluruh puncak berlapis es itu telah mencair, kecuali di sekitar Puncak Carstensz.

Sumber gambar, Marie Sabacka
Marie Sabacka, pakar ekologi gletser di Departemen Ekologi Charles University, Republik Ceko, naik ke sekitar Puncak Carstensz, Maret lalu. Dia merupakan salah satu peneliti terakhir yang datang dan meriset salju terakhir di Papua dan wilayah Pasifik.
BBC News Indonesia berbincang dengan Marie tentang berbagai hal dalam penelitiannya. '
Dia juga bercerita tentang pengalamannya menginjakkan kaki di lapisan es yang telah menjadi salah satu episentrum "perlombaan menuju puncak salju" selama satu setengah abad terakhir.
Berikut petikan wawancara tersebut:
Apa temuan Anda dari riset tentang gletser di Puncak Carstensz? Perubahan apa yang telah terjadi, apa yang memicu pencairannya, dan berapa lama gletser tersebut akan bertahan?
Penelitian saya berfokus pada kehidupan di ekosistem gletser.
Pada Maret 2026, saya bersama Roberto Ambrosini dari Universitas Milan melakukan penelitian lapangan di Gletser East Carstensz. Ini adalah bagian dari kolaborasi lebih luas yang melibatkan ilmuwan Indonesia dan Eropa.
Kami mengumpulkan sampel inti es dangkal dan sedimen gelap dari gletser, serta tanah di sekitarnya. Tujuan kami adalah mengetahui organisme apa saja yang masih hidup di sana.

Sumber gambar, Marie Sabacka
Hasil penelitian kami masih bersifat awal, tapi menunjukkan bahwa sisa es tersebut tidak kosong secara biologis.
Es ini menjadi habitat bagi komunitas mikroorganisme dan hewan mikroskopis yang khas, termasuk garis keturunan yang jarang ditemukan atau tidak ada di banyak gletser lain dalam kumpulan data global kami.
Oleh karena itu, hilangnya gletser di Puncak Carstensz berarti hilangnya sebuah ekosistem unik yang belum banyak dipahami.

Sumber gambar, Marie Sabacka
Kami tidak mengukur sendiri penyusutan fisik gletser tersebut karena itu telah didokumentasikan oleh para peneliti lain menggunakan citra satelit, survei udara, dan peta historis.
Di seluruh sistem gletser Puncak Carstensz, lebih dari 99% es yang ada sekitar tahun 1850 telah hilang (Ibel dkk. 2025). Sekarang hanya tersisa sekitar 16 hektare.
Hilangnya lapisan es bahkan telah mengubah kondisi fisik pegunungan itu sendiri.
Pada 1936, puncak Ngga Pulu yang tertutup es lebih tinggi daripada Puncak Carstensz.
Seiring hilangnya es, ketinggian Ngga Pulu berkurang sehingga menjadikan Puncak Carstensz sebagai puncak tertinggi di Oseania.

Sumber gambar, Marie Sabacka
Penyebab utama penyusutan gletser adalah pemanasan atmosfer jangka panjang akibat aktivitas manusia. Suhu yang lebih tinggi menaikkan batas ketinggian titik beku, yang berarti lebih banyak curah hujan turun sebagai air hujan alih-alih salju.
Peristiwa El Nino dapat mempercepat hilangnya es, sementara curah salju, tutupan awan, radiasi matahari, dan bentuk gunung memengaruhi seberapa cepat proses tersebut terjadi.
Tahun pasti hilangnya gletser ini tidak dapat diprediksi, tapi sisa es yang ada kini sangat sedikit sehingga kemungkinan besar seluruhnya akan hilang dalam beberapa tahun mendatang.
Sejauh mana masyarakat adat Papua harus merasa khawatir dengan situasi ini?
Menurut saya, bukan wewenang saya sebagai akademisi dari luar untuk menentukan seberapa besar masyarakat adat Papua harus khawatir atau bagaimana mereka seharusnya memaknai hilangnya es tersebut. Makna budaya dan spiritual adalah hal yang semestinya dijelaskan oleh masyarakat setempat sendiri.
Yang bisa saya jelaskan adalah kemungkinan dampak fisik dan ekologis dari hilangnya es tersebut. Gletser yang sekarang tersisa ukurannya sangat kecil, sementara wilayah di sekitarnya menerima curah hujan yang tinggi.
Oleh karena itu, gletser tersebut bukanlah sumber air utama bagi masyarakat setempat.
Hilangnya gletser ini kemungkinan tidak akan menyebabkan kelangkaan air, seperti yang diperkirakan terjadi di wilayah pegunungan kering yang sangat bergantung pada air lelehan gletser, misalnya di sebagian wilayah Andes atau Himalaya.

Sumber gambar, AFP via Getty Images/Luis Robayo.
Namun akan ada dampak hilangnya aspek ekologis. Temuan kami menunjukkan bahwa gletser tersebut menopang komunitas mikroorganisme dan hewan mikroskopis yang khas. Mereka akan punah seiring dengan menyusutnya gletser.
Hilangnya es ini juga merupakan tanda yang sangat nyata dari perubahan iklim yang jauh lebih luas.

Sumber gambar, Dokumen warga
Di dataran tinggi Papua, perubahan suhu dan curah hujan—termasuk kekeringan, hujan ekstrem, dan embun beku yang merusak tanaman saat terjadi fenomena El Nino yang kuat—dapat memengaruhi kebun dan hasil pertanian, sehingga produksi pangan menjadi sulit diprediksi.
Berbagai perubahan itu mungkin lebih berdampak pada kehidupan sehari-hari masyarakat dibandingkan hilangnya pasokan air lelehan gletser secara langsung.
Menurut pendapat saya, gletser ini memiliki makna yang melampaui ukuran fisiknya. Gletser ini merupakan peringatan nyata bahwa lingkungan di sekitarnya sedang berubah.
Ada pula ketidakadilan yang mendalam dari seluruh proses yang sedang terjadi ini: masyarakat adat Papua memberikan kontribusi sangat kecil terhadap emisi gas rumah kaca yang menyebabkan pemanasan global, tapi mereka justru menyaksikan perubahan lanskap mereka sendiri yang bersifat permanen dan tak dapat dipulihkan.
Berdasarkan penelitian terhadap gletser lain, termasuk yang berada di Arktik, bagaimana kita sebaiknya memahami hilangnya gletser di Papua?
Proses dasarnya bersifat global: gletser menyusut seiring dengan memanasnya atmosfer. Namun, dampak hilangnya gletser sangat bervariasi dari satu tempat ke tempat lain.
Massa es yang sangat besar di Greenland dan Antartika memengaruhi permukaan laut global, yang berdampak pada masyarakat pesisir di seluruh dunia, termasuk di Indonesia.
Sisa lapisan es di Papua ukurannya terlalu kecil untuk memberikan pengaruh yang terukur terhadap permukaan laut ataupun pasokan air regional. Arti pentingnya terletak pada aspek lain.

Sumber gambar, Leiden University Libraries
Gletser ini merupakan sistem gletser tropis terakhir di Pasifik barat, habitat biologis yang terisolasi, arsip iklim masa lampau, serta bagian dari lanskap yang memiliki nilai budaya penting.
Data biologis global kami juga menunjukkan bahwa gletser tidak bisa saling menggantikan. Komunitas hayati di dalam satu gletser cenderung lebih mirip satu sama lain dibandingkan dengan komunitas di gletser lain, dan gletser yang terisolasi secara geografis dapat menyimpan garis keturunan hayati yang jarang ditemukan di tempat lain.
Gletser lain tidak bisa begitu saja menggantikan East Carstensz sebagai habitat bagi komunitas hayati yang telah berkembang di sana.
Seberapa pentingkah memahami gletser di Papua untuk memahami perubahan iklim?
Papua memperlihatkan bagaimana perubahan iklim bekerja mendekati batas fisik. Di wilayah khatulistiwa, es atau salju abadi hanya dapat bertahan pada ketinggian yang sangat tinggi dan dalam rentang kondisi iklim yang terbatas.
Kenaikan suhu yang relatif kecil, peningkatan ketinggian batas beku, atau peralihan dari hujan salju ke hujan air dapat menentukan apakah suatu gletser mampu bertahan atau tidak.
Papua terletak di dalam kawasan Western Pacific Warm Pool, yang merupakan bagian penting dari sistem iklim global dan perkembangan fenomena El Nino.

Sumber gambar, BBC News Indonesia/Oki Budhi
Inti es dari Puncak Carstensz menyimpan informasi mengenai kondisi Pasifik tropis di masa lampau. Karena sisa es tersebut mencair baik di permukaan maupun dari bagian bawah, arsip itu kini musnah sebelum para ilmuwan sempat mempelajarinya secara menyeluruh.
Dengan demikian, gletser-gletser ini menghubungkan berbagai aspek perubahan iklim di satu lokasi.
Penyusutannya mencatat pemanasan jangka panjang, lapisan esnya menyimpan bukti iklim masa lalu, dan hilangnya gletser tersebut melenyapkan habitat biologis sekaligus bagian dari lanskap yang memiliki nilai budaya penting.
Apa yang membuat Anda memutuskan untuk meneliti Puncak Carstensz?
Gletser di wilayah tropis memiliki perbedaan mendasar dibandingkan dengan massa es kutub yang luas. Gletser ini mengalami variasi suhu musiman tahunan yang relatif kecil, tapi memiliki siklus harian yang kuat—sering kali membeku pada malam hari dan mencair pada siang hari.
Gletser ini juga eksis sebagai habitat ekologis yang terisolasi, terpisah dari wilayah gletser lainnya oleh jarak ratusan atau bahkan ribuan kilometer. Meski begitu, aspek biologinya jauh lebih jarang diteliti dibandingkan dengan gletser di wilayah kutub atau wilayah dengan ketinggian menengah.
Papua memiliki arti yang sangat penting karena menyimpan sisa es tropis terakhir di antara wilayah Andes dan Himalaya.

Sumber gambar, Getty Images/Rodrigo Valle

Sumber gambar, AFP via Getty Images/Xavier Galiana
Terdapat catatan pengamatan biologis yang berharga dari berbagai ekspedisi pada tahun 1970-an, tapi hampir tidak ada deskripsi yang menggunakan metode molekuler modern.
Kami memiliki kesempatan langka untuk mendokumentasikan kehidupan yang ada di sana saat ini, membandingkannya dengan data pengamatan historis, serta menempatkan East Carstensz dalam cakupan studi global kami yang lebih luas mengenai ekosistem gletser, mulai dari wilayah tropis hingga kutub.
Faktor urgensi juga memegang peranan besar yang mendorong saya melakukan penelitian ke Puncak Carstensz, mengingat gletser itu diprediksi akan lenyap dalam beberapa tahun ke depan.
Bagaimana pengalaman Anda saat mendaki Puncak Carstensz dan melakukan penelitian di sana? Seberapa sulit mendapatkan izin dan akses ke gunung tersebut? Bagaimana perbandingannya dengan pengalaman Anda sebelumnya di belahan dunia lain?
Perlu saya jelaskan bahwa tujuan kami bukanlah mendaki hingga ke puncak tertinggi Puncak Carstensz, melainkan melakukan penelitian ilmiah pada gletser yang tersisa.
Ini adalah salah satu ekspedisi tersulit yang pernah saya organisir, meskipun terutama karena alasan administratif dan logistik, bukan karena tantangan pendakiannya itu sendiri.
Sejujurnya, kami mungkin memulai proyek ini dengan sikap yang agak naif. Kami tahu bahwa urusan di Papua akan rumit, tapi kami tidak menyangka akan menghadapi banyaknya izin, lembaga, dan persyaratan hukum yang saling terpisah.
Jika sejak awal saya memahami besarnya waktu, biaya, dan ketidakpastian yang dibutuhkan, saya tidak yakin kami akan mencoba datang ke Puncak Carstensz.

Sumber gambar, Marie Sabacka
Persiapan ekspedisi memakan waktu lebih dari 1.000 jam, namun bagian tersulitnya adalah ketidakpastian.
Proses perizinan begitu berbelit-belit—bagaikan labirin—sehingga meskipun saya mengurusnya terus-menerus selama berbulan-bulan, saya tidak bisa memastikan apakah prosesnya hampir selesai atau masih butuh waktu setengah tahun lagi.
Sementara itu, semua orang yang terlibat dalam rencana penelitian ini harus terus menyesuaikan kembali komitmen pekerjaan dan keluarga tanpa mengetahui apakah—atau kapan tepatnya—ekspedisi akan terlaksana, sementara hari libur nasional (saat kantor pemerintahan tutup) dan akhir musim operasional helikopter semakin dekat.

Sumber gambar, Marie Sabacka
Ada banyak malam yang saya lalui tanpa tidur, saat saya sempat serius mempertimbangkan untuk membatalkan semuanya dan berhenti mencurahkan waktu serta sumber daya untuk usaha yang begitu tidak pasti.
Namun karena kami sudah berinvestasi begitu banyak, kami terus melanjutkannya.

Sumber gambar, Marie Sabacka
Kami harus terus mengubah rencana secara mendadak, misalnya saat konflik yang melibatkan Iran mengganggu rute penerbangan melalui Timur Tengah atau ketika peralatan ilmiah saya sempat hilang selama hampir seminggu dalam perjalanan menuju Papua.
Papua lebih hangat dibandingkan banyak lokasi kutub tempat saya pernah bekerja, tapi curah hujannya sangat tinggi dan tiada henti. Kami sering tiba di lokasi gletser dalam keadaan basah kuyup, lalu bekerja berjam-jam di tengah angin dingin dan kabut.
Saat kembali ke perkemahan, saya harus melakukan pekerjaan laboratorium yang menuntut kebersihan di dalam tenda yang bocor dan dikelilingi lumpur. Pada akhirnya, tidak ada satu pun barang kami yang kering, namun kami berhasil menjaga sampel tetap bersih dan beku.
Masalah yang lebih serius adalah faktor keamanan. Ini adalah kali pertama saya melakukan penelitian lapangan dengan pengawalan petugas keamanan.

Sumber gambar, Marie Sabacka
Sayangnya, pada hari pertama kami di lokasi gletser, terjadi insiden penembakan fatal di area tambang Grasberg yang tak jauh dari situ, sehingga pergerakan kami dari perkemahan dibatasi—meskipun untungnya hanya untuk sementara waktu.
Kendati demikian, kami hanya diizinkan mengunjungi Gletser East Carstensz, dan tidak diperbolehkan mendatangi sisa-sisa pecahan lapisan es Northwall Firn yang lama.
Berbagai sampel tersebut harus tetap dalam kondisi beku selama perjalanan dari perkemahan di dataran tinggi, melintasi dataran rendah tropis, hingga akhirnya tiba di Universitas Indonesia di Jakarta, tempat kami menghabiskan waktu seminggu untuk melakukan pra-pemrosesan.
Sebagian dari material tersebut, termasuk sampel es gletser yang telah diawetkan, masih tersimpan di Jakarta dan dapat dimanfaatkan oleh rekan-rekan kami di Indonesia.

Sumber gambar, Marie Sabacka
Ekspedisi ini berhasil berkat kontribusi banyak pihak: rekan sejawat dan mahasiswa di Universitas Indonesia, pemandu serta tim lapangan di base camp, petugas keamanan, petugas Taman Nasional Lorentz, pejabat pemerintah, serta banyak orang yang membantu dalam hal perizinan, transportasi, dan penyimpanan sampel.
Mereka semua sangat membantu. Tantangan utamanya bukanlah kurangnya dukungan, melainkan kerumitan dalam mengoordinasikan berbagai kebutuhan di wilayah yang terpencil, berstatus kawasan lindung, dan memiliki sensitivitas politik tinggi.
Dibandingkan dengan pekerjaan saya di wilayah kutub maupun pegunungan lainnya, penelitian di Papua tidak serta-merta menjadi yang paling berat secara fisik. Namun dari segi pengorganisasian, penelitian ini jauh lebih rumit dan penuh ketidakpastian.
Pada akhirnya, kami berhasil mengumpulkan sampel dan data pengukuran yang dibutuhkan. Mengingat banyaknya hal yang harus berjalan selaras agar semua ini terlaksana, keberhasilan tersebut terasa seperti sebuah keajaiban kecil.
Jakarta (ANTARA) - Juventus memulai perjalanan di Liga Europa 2026/27 dengan kemenangan telak 5-0 saat menjamu NEC Nijmegen di Allianz Stadium, Jumat.
Nicolas Gonzalez, Kerim Alajbegovic, Nick Woltemade, Zeki Celik, dan Randal Kolo Muani menjadi pencetak gol Juventus dalam pesta kemenangan tersebut.
Juventus langsung mengambil kendali permainan sejak awal. Gonzalez membuka keunggulan pada menit ke-9 setelah menerima umpan panjang dari Kamil Grabara.
Gonzalez memanfaatkan posisi kiper NEC, Nikolas Polster, yang keluar dari sarangnya sebelum mengarahkan bola ke gawang yang sudah kosong.
Juventus menggandakan keunggulan pada menit ke-24. Kerim Alajbegovic menerima umpan pendek dari Weston McKennie di depan kotak penalti, kemudian melepaskan tembakan yang bersarang di sudut kiri atas gawang NEC.
Tuan rumah menutup babak pertama dengan keunggulan 3-0. Woltemade mencetak gol dari titik putih pada menit ke-35 setelah Gonzalez dijatuhkan Almugera Kabar di dalam kotak penalti.
Juventus kembali mencetak gol pada menit ke-75 melalui Celik. Bek asal Turki tersebut menyelesaikan umpan silang mendatar Kolo Muani dengan sontekan dari jarak dekat.
Kolo Muani kemudian melengkapi pesta gol Juventus pada menit ke-82. Penyerang asal Prancis itu menerima umpan terobosan Jhon Lucumi, melewati Polster dalam situasi satu lawan satu, sebelum menceploskan bola ke gawang kosong.
Hasil tersebut membawa Juventus ke puncak klasemen sementara fase liga dengan tiga poin berkat keunggulan selisih gol. Sebaliknya, NEC berada di posisi terbawah setelah kebobolan lima gol.
Pada pertandingan lainnya, klub Liga Inggris Bournemouth mencatat kemenangan bersejarah dengan mengalahkan Real Sociedad 2-1 di Reale Arena.
Hasil tersebut menjadi kemenangan pertama Bournemouth dalam kompetisi utama UEFA sekaligus mengawali debut mereka di kompetisi Eropa dengan tiga poin.
Bournemouth tampil mengejutkan dengan mencetak dua gol dalam 20 menit pertama. Justin Kluivert membuka keunggulan pada menit ke-11 setelah meneruskan umpan Adrien Truffert. Gol sempat dianulir karena offside, tetapi VAR kemudian mengesahkan gol tersebut.
Rayan menggandakan keunggulan Bournemouth tidak lama berselang. Menerima umpan lambung Alex Scott, Rayan menyundul bola melewati kiper Real Sociedad, Unai Marrero.
Bournemouth bahkan hampir memperlebar keunggulan. Sundulan Evanilson membentur tiang gawang sebelum Real Sociedad memperbaiki penampilan setelah memasukkan Goncalo Guedes.
Real Sociedad memperkecil ketertinggalan melalui Sergio Gomez. Umpan silang Gomez meluncur langsung ke gawang Bournemouth dan mengubah skor menjadi 1-2.
Tuan rumah kemudian meningkatkan tekanan. Namun, kiper Bournemouth Djordje Petrovic tampil penting dengan menggagalkan sejumlah peluang Real Sociedad.
Petrovic melakukan penyelamatan krusial pada masa tambahan waktu. Orri Oskarsson mendapat peluang dari jarak sekitar enam meter, tetapi Petrovic dengan cepat menjatuhkan diri untuk memblok tembakan kaki kirinya.
Bournemouth akhirnya mampu mempertahankan keunggulan hingga peluit akhir dan membawa pulang tiga poin.
Hasil Matchday 1 Liga Europa 2026/2027 pada Jumat (18/9) WIB:
• Besiktas 4-1 Marseille
• Celtic 1-3 Ferencvaros
• Crystal Palace 4-0 Lech Poznan
• Juventus 5-0 NEC Nijmegen
• Lillestrom 1-2 Torreense
• Real Sociedad 1-2 Bournemouth
• Viktoria Plzen 0-3 Union Saint-Gilloise.
Pewarta: Hendri Sukma Indrawan
Uploader : Moh Ponting
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.
Jakarta (ANTARA) - Manchester City melaju ke babak 16 besar Carabao Cup 2026/27 setelah melibas Norwich City 5-0 dalam laga putaran ketiga di Etihad Stadium pada Jumat WIB.
Sejumlah pemain muda The Citizens tampil menonjol dalam kemenangan tersebut. Floyd Samba menjadi bintang dengan mencetak dua gol, sementara Rayan Cherki, Allan, dan Ryan McAidoo masing-masing menyumbangkan satu gol untuk Manchester City.
City harus menunggu hingga menit ke-29 untuk membuka keunggulan. Samba sukses menyambut bola hasil umpan silang Allan dengan sundulan sambil menjatuhkan diri yang mengarah ke pojok kiri bawah gawang Norwich.
Tiga menit berselang, City menggandakan keunggulan. Ayyoub Bouaddi yang baru dua kali dipercaya tampil sebagai starter memberikan umpan kepada Cherki.
Pemain asal Prancis itu kemudian menaklukkan kiper Daniel Grimshaw untuk mengubah skor menjadi 2-0.
Norwich mencoba bertahan agar tidak semakin tertinggal hingga turun minum. Namun, City kembali mencetak gol hanya tiga menit setelah babak kedua dimulai.
Allan menerima umpan Rayan Ait-Nouri, mengecoh Sam Field sebelum melepaskan tembakan yang bersarang di sudut jauh gawang Norwich. Itu menjadi gol debut Allan bersama City setelah didatangkan dari Palmeiras pada bulan lalu.
Samba kemudian mencetak gol keduanya pada menit ke-54. Kesalahan pemain Norwich dalam menguasai bola dimanfaatkan Samba untuk melepaskan tembakan melengkung yang bersarang di pojok kanan bawah gawang.
City sempat berpeluang menambah penderitaan Norwich. Namun, tidak ada hattrick bagi Samba setelah pemain timnas Inggris U17 tersebut ditarik dari pertandingan.
Norwich sempat mencetak gol hiburan melalui Mohamed Toure, tetapi dianulir karena offside. City kemudian menutup pesta gol pada menit ke-90 melalui McAidoo.
Pemain akademi tersebut menyelesaikan peluang setelah mendapat ruang berkat pergerakan cerdik Rico Lewis.
Kemenangan atas Norwich sekaligus memperpanjang catatan Manchester City di Carabao Cup. The Citizens kini telah memenangi 19 pertandingan beruntun di kompetisi tersebut ketika menghadapi klub dari kasta lebih rendah.
City terakhir kali tersingkir dari klub kasta lebih rendah pada putaran kedua musim 2008/09. Saat itu, mereka kalah dari Brighton and Hove Albion melalui adu penalti ketika The Seagulls masih bermain di kasta ketiga.
Menariknya, Brighton kini akan menjadi lawan City pada 16 besar. Tim asuhan Fabian Hurzeler tersebut kembali ke Manchester setelah sebelumnya mengalahkan Manchester United 3-2 melalui comeback.
Berita ini telah tayang di Antaranews.com dengan judul: Carabao Cup: Manchester City ke 16 besar setelah libas Norwich 5-0
Pewarta: Hendri Sukma Indrawan
Uploader : Moh Ponting
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.