4 Shio yang Akan Bernasib Mujur Minggu Ini, Adakah Shio Kamu? - Varia Katadata.co.id

calendar_today 16.09.2026 - person  - timer ~

Memasuki pertengahan September 2026, perhitungan astrologi Tionghoa mencatatkan adanya pergeseran energi penting yang membawa perubahan positif bagi beberapa pemilik shio. Perubahan ini membuka kesempatan besar bagi sejumlah individu untuk keluar dari situasi sulit dan menikmati kehidupan yang jauh lebih seimbang.

Berdasarkan analisis astrologi dari Editor Senior Horoskop dan Zodiak YourTango, Aria Gmitter, kehidupan mulai terasa jauh lebih baik bagi empat pemilik shio mulai Selasa, 15 September 2026. Momen ini bertepatan dengan hadirnya energi Water Dragon Danger Day di bawah pilar bulan Fire Rooster dan pilar tahun Fire Horse. Kehadiran energi Danger Day justru menjadi momen penting pembuka tabir realitas, tempat pola-pola masalah masa lalu terlihat lebih jelas sehingga keputusan strategis dapat diambil dengan tepat.

Dalam ulasan ramalan shio sepekan ke depan, pergeseran energi tersebut memberikan keberanian bagi individu yang sebelumnya ragu dalam mengambil keputusan tegas. Proses munculnya keberuntungan ini tidak hadir secara tiba-tiba, melainkan tumbuh melalui ketajaman intuisi, keberanian bersikap jujur, serta keputusan untuk mengeliminasi hal-hal negatif dari lingkungan.

Pengaruh Perubahan Energi Kosmis Terhadap Keberuntungan

Kehadiran hari bahaya (Danger Day) pada hari Selasa memberikan kejernihan berpikir bagi masyarakat untuk mengenali hal-hal yang kurang sehat di sekitar mereka.

Kondisi tersebut membuat prediksi shio pada pertengahan September 2026 menunjukkan peningkatan keberuntungan yang berlipat ganda, khususnya bagi individu yang berani mendengarkan kata hati. Kejelasan situasi yang muncul membantu menghentikan pola kebingungan yang sebelumnya sempat menghambat langkah.

Stabilitas dan keberanian mengambil keputusan tegas sepanjang pekan ini turut mendorong terciptanya hubungan sosial yang lebih sehat. Selain itu, kesadaran dalam membatasi pengaruh eksternal membantu menghemat energi mental secara signifikan.

Daftar Shio yang Diperkirakan Mengalami Perbaikan Kualitas Hidup Minggu Ini

ramalan shio dan prediksi shio

ramalan shio dan prediksi shio (unsplash.com)

Peluang memperoleh keberuntungan dan perbaikan kehidupan pada pekan ini terbuka bagi pemilik shio yang memiliki keselarasan energi paling optimal. Berdasarkan analisis astrologi dari Aria Gmitter di YourTango, terdapat empat shio yang dicatat mengalami perbaikan kualitas hidup secara signifikan minggu ini,  mulai Selasa, 15 September 2026. Kualitas hidup ini tidak semata-mata soal finansial, melainkan juga perbaikan di bidang lainnya. 

Adapun ulasan detail mengenai empat pemilik shio yang diperkirakan mengalami perbaikan nasib shio serta lonjakan keberuntungan meliputi:

  • Shio Naga: Kehadiran energi Water Dragon Danger Day di hari Selasa memperkuat intuisi alami pemilik Shio Naga. Mereka menjadi sangat peka terhadap situasi negatif dan memilih bertindak bijak dengan menghindari masalah atau percakapan yang berpotensi merugikan. Berdasarkan ulasan ramalan shio, Shio Naga tidak ragu menolak undangan yang terasa kurang tepat, menolak pekerjaan yang tidak sesuai, serta jujur mengakui ketidaktahuan. Keberanian mengatasi rasa takut akan kehilangan membuat kualitas hidup Shio Naga meningkat drastis.

  • Shio Tikus: Pemilik Shio Tikus mendapatkan keberanian untuk mencari kejelasan atas status hubungan yang selama ini menggantung. Dibandingkan terus menebak-nebak, Shio Tikus memilih membuka dialog jujur untuk mengonfirmasi perasaan pasangannya. Menurut prediksi shio pekan ini, keputusan untuk mengedepankan transparansi ketimbang sekadar mencari pengakuan menjadi kunci utama yang mendatangkan ketenangan emosional dan kepastian hubungan.

  • Shio Monyet: Pemilik Shio Monyet berhasil keluar dari situasi pemutarbalikan fakta yang sempat membuat mereka meragukan diri sendiri. Kehadiran peristiwa di hari Selasa memberikan kejernihan pikiran sehingga Shio Monyet mampu menilai situasi secara objektif tanpa perlu meminta pendapat orang lain. Penyesuaian nasib shio bagi Shio Monyet ditandai dengan keberanian untuk mengatakan tidak secara tegas, yang pada akhirnya membuat mereka merasa lebih kuat dan mandiri.

  • Shio Ayam: Pemilik Shio Ayam yang dikenal cukup pemilih dalam lingkaran pertemanan menjadi semakin selektif terhadap orang-orang di sekitar mereka. Momen kesadaran hadir ketika seseorang menunjukkan kepedulian tulus. Berdasarkan analisis ramalan shio, pengalaman merasakan bentuk pertemanan sejati ini mendorong Shio Ayam untuk hanya mempertahankan hubungan yang berkualitas dan saling menghargai.

Perubahan cara pandang yang dialami oleh keempat pemilik shio tersebut membawa efek domino yang positif bagi kelangsungan hidup. Keputusan untuk bertindak tegas pada pertengahan minggu ini membendung potensi kerugian emosional yang lebih besar di masa mendatang.

Selain itu, terbentuknya pola pikir selektif membantu menciptakan ekosistem pertemanan yang saling mendukung. Lingkungan yang kondusif ini memperkuat optimisme dalam menghadapi berbagai tantangan hingga akhir bulan September.

Rupiah, Yen - Won Jadi Korban Dolar AS, Mata Uang Asia Hari Ini Merana

calendar_today 16.09.2026 - person  - timer ~

Elvan Widyatama,  CNBC Indonesia

16 September 2026 09:50

Jakarta, CNBC Indonesia - Tekanan dolar Amerika Serikat (AS) kembali membayangi pasar valuta Asia pada perdagangan Rabu (16/9/2026). Mayoritas mata uang kawasan melemah, seiring pasar menanti keputusan suku bunga bank sentral AS (The Fed) malam nanti.

Merujuk data Refinitiv per pukul 09.20 WIB, dari sembilan mata uang Asia yang dipantau, sebanyak enam mata uang melemah terhadap dolar AS. Sementara dua mata uang menguat dan satu lainnya stagnan.

Won Korea Selatan menjadi mata uang dengan tekanan paling dalam di Asia pagi ini. Won melemah 0,56% ke posisi KRW 1.369,67/US$.

Rupiah juga ikut tertekan dari greenback pada pagi ini, setelah mengalami pelemahan dalam empat hari perdagangan beruntun. Mata uang Garuda terpantau melemah 0,23% ke posisi Rp17.720/US$.

Yen Jepang terkoreksi 0,13% ke JPY 155,29/US$, disusul dong Vietnam yang melemah 0,10% ke VND 25.984/US$.

Dolar Singapura turun 0,07% ke SGD 1,2732/US$, sementara dolar Taiwan melemah 0,06% ke TWD 31,834/US$.

Di sisi lain, peso Filipina menjadi mata uang dengan penguatan paling tajam di Asia pagi ini. Peso naik 0,07% ke posisi PHP 62,721/US$.

Baht Thailand juga bergerak positif dengan penguatan 0,03% ke THB 32,25/US$. Sementara yuan China stagnan di posisi CNY 6,7113/US$.

Arah mata uang Asia pagi ini masih banyak ditentukan oleh penguatan dolar AS. Indeks dolar AS (DXY) pada waktu yang sama terpantau naik 0,09% ke posisi 99,704 atau semakin mendekatin level psikologisnya di 100. 

Dolar AS bergerak menguat terhadap mayoritas mata uang utama setelah lonjakan harga minyak mendorong kenaikan imbal hasil obligasi pemerintah AS. Kondisi ini semakin memperkuat ekspektasi bahwa The Fed akan menaikkan suku bunga pada pekan ini.

Yield Treasury AS tenor 10 tahun sempat menembus 5,041% pada perdagangan Selasa waktu setempat, level tertinggi sejak 2007. Kenaikan yield membuat aset berbasis dolar AS kembali lebih menarik bagi investor.

Harga minyak juga masih bertahan tinggi di atas US$105 per barel. Kenaikan ini terjadi setelah kelompok Houthi yang didukung Iran melancarkan serangan baru ke Arab Saudi dan pembicaraan Teluk-Iran ditunda.

Kenaikan harga energi membuat kekhawatiran inflasi kembali meningkat. Situasi tersebut memperkuat keyakinan pasar bahwa The Fed masih memiliki alasan untuk menaikkan suku bunga dalam pertemuan 15-16 September 2026.

Berdasarkan CME FedWatch, pasar kini memperkirakan peluang kenaikan suku bunga The Fed mencapai 92,4%. Angka ini membuat kenaikan suku bunga pada pekan ini hampir sepenuhnya diperhitungkan pasar.

Meski demikian, pasar tetap mewaspadai potensi kejutan dari The Fed. Fokus investor tidak hanya tertuju pada keputusan suku bunga, tetapi juga arah pernyataan Ketua The Fed Kevin Warsh setelah keputusan diumumkan.

"Anda harus siap menghadapi hal yang tidak terduga. Ini adalah masa volatilitas," ujar Juan Perez, senior director of trading Monex USA, dikutip dari Reuters.

Perez menilai, meski The Fed menaikkan suku bunga, sebagian sentimen positif untuk dolar AS kemungkinan sudah tercermin di pasar. Karena itu, arah dolar berikutnya akan sangat bergantung pada nada pernyataan The Fed mengenai peluang kenaikan suku bunga lanjutan.

"Apa nada yang Anda berikan kepada kami? Apakah setelah itu kami bisa memikirkan Desember dan sisa tahun ini? Itulah yang benar-benar akan memengaruhi arah mata uang," ujar Perez.

Yen Jepang juga kembali melemah dan menjauh dari level tertinggi tujuh bulan. Dolar AS sempat naik 0,5% terhadap yen pada perdagangan Selasa, ketika mata uang Jepang sempat melemah melewati level 155 per dolar AS.

Pasar kini juga menanti keputusan Bank of Japan (BOJ). OCBC memperkirakan BOJ akan menaikkan suku bunga sebesar 25 basis poin pada pertemuan 16-17 September.

Dengan dolar AS yang kembali menguat, tekanan terhadap mata uang Asia masih cukup besar.

CNBC INDONESIA RESEARCH

[email protected]

(evw/evw)

Bupati : Kabupaten Kutai Timur perlu regenerasi petani - ANTARA News Kalimantan Timur

calendar_today 16.09.2026 - person  - timer ~

Sangatta (ANTARA) - Bupati Kabupaten Kutai Timur (Kutim) Provinsi Kalimantan Timur Ardiansyah Sulaiman mengatakan bahwa daerah itu perlu mengupayakan regenerasi petani di tengah target pemerintah daerah memperluas lahan pertanian tanaman pangan hingga 20 ribu hektare.

“Ternyata ada tantangan lain, yakni tenaga petani yang tidak ada. Generasi muda atau anak-anak muda yang berminat ke sektor pertanian masih sangat sedikit,” ujar Bupati Kutim Ardiansyah Sulaiman, Selasa (15/9).

Dia mengatakan keterbatasan jumlah petani, khususnya dari kalangan generasi muda, menjadi salah satu tantangan utama dalam pengembangan sektor pertanian.

Pemerintah tidak hanya membutuhkan lahan untuk mencapai target tersebut, tetapi juga tenaga kerja yang mampu mengelola dan mengembangkan kawasan pertanian.

“Kami sedang berupaya keras mencari dan menumbuhkan minat petani-petani baru demi mendukung keberlanjutan sektor pertanian ini, supaya mereka melihat sektor pertanian sebagai bidang yang memiliki peluang ekonomi dan dapat menjadi sumber penghidupan," katanya.

Ia mengatakan mayoritas petani yang masih aktif saat ini berasal dari kelompok yang telah lama bekerja di sektor pertanian. Sementara minat generasi muda untuk meneruskan profesi tersebut dinilai masih rendah.

Kondisi itu menjadi tantangan bagi keberlanjutan sektor pertanian Kutim. Sebab, perluasan lahan tanpa diimbangi regenerasi petani berpotensi membuat lahan yang tersedia tidak dikelola secara optimal.

Di sisi lain, Pemkab Kutim terus melakukan pendataan terhadap wilayah yang berpotensi dikembangkan menjadi kawasan pertanian baru. Dari target pengembangan 20 ribu hektare padi sawah, sekitar 7.000 hektare telah masuk dalam proses pendataan.

Lebih dari 5.000 hektare di antaranya merupakan lahan yang sudah tersedia atau memiliki potensi untuk segera dikelola.

Pemkab juga membuka peluang pemanfaatan kawasan potensial yang masih berada dalam wilayah kehutanan. Namun, pemanfaatan akan ditempuh melalui prosedur dan perizinan sesuai ketentuan pemerintah pusat.

“Jika ada kawasan potensial yang masuk dalam wilayah kehutanan, selagi bisa kita perjuangkan perizinan melalui Kementerian Kehutanan, tentu akan kita lakukan,” katanya.

Pewarta: Muhammad Hafif Nikolas
Editor : Helti Marini S

COPYRIGHT © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Tutie Kirana Ungkap Generasi Oma Tunjukkan Cinta pada Keluarga Lewat Rasa

calendar_today 16.09.2026 - person  - timer ~

Liputan6.com, Jakarta - Aktris senior Tutie Kirana kembali berkarya dalam perannya di film Desember Jani sebagai Oma. Beliau menghadiri konferensi pers Teaser film Desember Jani dan Music Video Release Kopi Kaleng, yang dilaksanakan di kawasan Kuningan, Jakarta pada (14/9/2026) dan berbicara mengenai perjalanannya sebagai seorang aktris.

Pada kesempatan itu ia berkata perannya sebagai Oma ini membuatnya menemukan sesuatu yang berbeda yaitu keluarga yang tak bisa lepas dari permasalahan.

“Bicara tentang film Desember Jani ini, dalam kurun waktu perjalanan karier saya yang sudah lumayan panjang, memang saya menemukan sesuatu yang lain. Artinya gini, Sebuah keluarga tidak pernah lepas dari sebuah permasalahan setiap hari, setiap saat,” kata Tutie.

Ia melanjutkan dengan berkata bahwa hal yang sama terjadi pula padanya.

“Yang terjadi di saya sendiri juga begitu, tapi itu bukan sebuah permasalahan dalam tanda kutip untuk menjadikan keluarga itu semakin broken ya,” ucap Tutie.

Sebagai Oma dirinya menyebut bahwa ia selalu membawa anak dan cucunya dalam yang diistilahkan dengan ‘rasa’.

“Kalau saya selalu mengistilahkan rasa, saya sebagai ibu, sebagai Oma di film ini ya khususnya, tapi sehari-hari bahkan sebagai buyut dari cicit-cicit saya, itu saya selalu membawa rasa. Di mana pun saya selalu membawa anak-anak saya, cucu-cucu saya itu dalam rasa saya,” ucap Tutie.

Tutie menambahkan, perannya sebagai Oma bukan hanya peran semata, tetapi ruang lain yang sama-sama mengalirkan kasih sayangnya.

“Jadi di film ini ketika saya membaca skripnya lalu bergabung bersama mereka, saya juga gak merasa bahwa ini sebuah peran. Tapi ini adalah sebuah tempat lain di mana saya merasakan hal yang seperti itu,” ungkap Tutie.

Tak Ada Batasan Antara Senior dan Junior

Tutie Kirana, memegang mic dan jajaran produser, sutradara, serta cast dalam konferensi pers trailer film "Desember Jani" di kawasan Jakarta pada (14/9/2026)/ (Liputan6.com/Afradhiya N. R)

Perbesar

Tutie Kirana, memegang mic dan jajaran produser, sutradara, serta cast dalam konferensi pers trailer film "Desember Jani" di kawasan Jakarta pada (14/9/2026)/ (Liputan6.com/Afradhiya N. R)

Tutie ikut membawa hal yang ia sebut dengan ‘rasa’ saat baru kenal dengan para pemain Desember Jani.

“Kepada Winnie, padahal saya baru kenal loh yang namanya Sigi Wimala di film ini, juga dengan Chempa, Mika, saya coba raih mereka pertama kali itu dengan rasa saya. sehingga mungkin tidak ada batasan-batasan, apalagi sebatas sebagai ‘Ah, Oma senior’ itu enggak sama sekali,” tutur Tutie.

Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6

Tutie juga menyebut bahwa generasinya tak hanya mengungkapkan rasa kasih sayang dengan kata-kata tetapi membawa keluarga dalam ‘rasa’. “Semuanya tuh mengalir dan kalau melihat poinnya di peran Oma ini, generasi seumur saya itu tidak cuma mengekspresikan cintanya hanya dengan ucapan I love you atau apa, tapi justru dengan rasa itu,” kata Tutie.

UIN Walisongo-Kejaksaan Agung perkuat sinergi akademik dan praktik hukum

calendar_today 16.09.2026 - person  - timer ~

UIN Walisongo-Kejaksaan Agung perkuat sinergi akademik dan praktik hukum

Rabu, 16 September 2026 09:49 WIB

Image Print

UIN Walisongo dan Kejaksaan Agung memperkuat sinergi akademik dan praktik hukum melalui kerja sama tridarma. Pembahasan dan finalisasi draf nota kesepahaman berlangsung di Ruang Rapat Lantai 3 Gedung Kyai Soleh Darat, Rektorat UIN Walisongo Semarang, Senin (14/9/2026). (ANTARA/HO-UIN Walisongo Semarang)

Semarang (ANTARA) - UIN Walisongo dan Kejaksaan Agung memperkuat sinergi akademik dan praktik hukum melalui kerja sama tridarma. Kolaborasi ini diarahkan untuk memperkuat pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat sekaligus mendekatkan mahasiswa dengan praktik penegakan hukum.

Pembahasan dan finalisasi draf nota kesepahaman berlangsung di Ruang Rapat Lantai 3 Gedung Kyai Soleh Darat, Rektorat UIN Walisongo Semarang, Senin (14/9/2026). Hadir dalam acara tersebut Kepala Biro AAKK Dr. M. Fatah, M. Pd., Ketua dan Sekretaris Jurusan Ilmu Hukum, serta tim kerja sama.

Sementara itu dari Kejaksaan Agung hadir Kepala Bagian Kerja Sama dan Hubungan Luar Negeri Ricky Tommy Hasiholan, S.H., M.H., Kasubag Kerja Sama Antarinstansi Pemerintah L. Rinanto Haribuwono, S.H., M.H., dan Jaksa Ahli Madya pada Biro Hukum dan Hubungan Luar Negeri Sri Muntari Rustianingrum, S.H., M.H.

M. Fatah, dalam sambutanya mengatakan kerja sama ini merupakan bagian dari upaya memperluas ruang kolaborasi antara perguruan tinggi dan institusi penegak hukum. Menurut dia, hubungan tersebut dapat memberikan pengalaman praktis sekaligus memperkuat pembelajaran mahasiswa.

“Selama ini kami sudah melaksanakan PPL di beberapa instansi seperti PN, PA, dan kejaksaan. Kami berharap kerja sama dengan Kejaksaan Agung bisa memberikan pengalaman bagi mahasiswa kami.”

Pengalaman di lingkungan institusi penegakan hukum, lanjut dia, penting agar mahasiswa tidak hanya memahami hukum dari sisi akademik, tetapi juga mengenali penerapannya dalam praktik. Kerja sama tersebut diharapkan sekaligus mendukung pelaksanaan tridarma perguruan tinggi.

“Kerja sama ini terutama kami harapkan dapat mendukung tridarma, khususnya dalam bidang pendidikan, sehingga mahasiswa dapat memperoleh pengalaman yang lebih dekat dengan praktik,” tambahnya.

Dari pihak Kejaksaan Agung, Ricky Tommy mengatakan hubungan antara praktisi dan akademisi diperlukan untuk membangun kesinambungan antara pengetahuan hukum yang dipelajari di perguruan tinggi dan penerapannya di lapangan.

“Dalam praktiknya kami sebagai praktisi juga membutuhkan akademisi. Kita mencoba membangun kultur ilmu hukum yang sama dari apa yang dipelajari di kampus dan di praktik itu sama.”

Menurut Ricky, keselarasan tersebut penting agar tidak terjadi kesenjangan antara hukum yang seharusnya (das sollen) dan hukum yang berlangsung dalam kenyataan (das sein).

“Sehingga apa yang dipelajari dalam das sollen dan das sein itu sejalan, tidak ada kesenjangan,” pungkasnya.

Pembahasan nota kesepahaman dipandu PJ Kerja Sama UIN Walisongo, Ely Fauzatun. Finalisasi naskah tersebut menjadi tahapan untuk memastikan ruang lingkup dan arah kerja sama kedua institusi dapat berjalan secara konkret, termasuk dalam pendidikan, penelitian, pengabdian kepada masyarakat, serta penguatan hubungan antara akademisi dan praktisi hukum

Pewarta: Teguh/KSM
Editor: Edhy Susilo
COPYRIGHT © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Dinsos: 68 ribu kepala keluarga di Padang sudah daftar Perlinsos

calendar_today 16.09.2026 - person  - timer ~

Padang (ANTARA) - Dinas Sosial Kota Padang, Sumatera Barat (Sumbar) mencatat sebanyak 68 ribu dari 86 ribu kepala keluarga (KK) yang masuk desil satu hingga empat telah mendaftarkan diri dalam program perlindungan sosial (Perlinsos) hingga 31 Agustus 2026.

"Data tersebut menjadi dasar bagi kami untuk menelusuri masyarakat yang masih belum masuk dalam program Perlinsos. Kami akan melakukan pengecekan bersama kelurahan agar pendataan dapat dilakukan secara lebih menyeluruh," kata Kepala Dinas Sosial Kota Padang Eri Sendjaya di Padang, Selasa.

Ia menyatakan upaya untuk mengetahui warga Kota Padang yang belum terdaftar dengan cara mencocokkan data pada Sistem Informasi Kesejahteraan Sosial-Next Generation (SIKS-NG) dengan data capaian Perlinsos.

SIKS-NG merupakan data kumpulan informasi kesejahteraan sosial yang dikelola oleh Kementerian Sosial yang bertindak sebagai infrastruktur dan motor utama pengolahan data untuk menjalankan seluruh program Perlinsos di Indonesia.

"Data ini akan kami padupadankan dan kami cek satu per satu melalui SIKS-NG. Dari sana akan terlihat warga yang berada di desil satu hingga empat yang belum mendaftar, kemudian akan kami datangi," ujarnya.

Ia menyatakan proses pendaftaran tersebut ditargetkan dapat diselesaikan hingga akhir 2026.

Dinsos Kota Padang mencatat dari sekitar 300 ribu KK di daerah itu sebanyak 86 ribu KK di antaranya masuk desil satu hingga empat yang berpotensi menerima bantuan sosial.

Ia mengatakan digitalisasi bantuan sosial melalui Perlinsos menjadi bagian dari upaya pemerintah meningkatkan keterbukaan sistem sekaligus memperbaiki kualitas data penerima bantuan.

"Melalui sistem ini, kami ingin proses pendataan penerima bantuan menjadi lebih terbuka dan mudah dipantau. Data yang semakin akurat juga akan membantu pemerintah memastikan bantuan diterima oleh masyarakat yang memang membutuhkan," kata dia.

Menurut dia, penerapan digitalisasi bantuan sosial secara nasional tersebut direncanakan mulai diterapkan pada 2027.

Ia menyatakan pemadanan data antara pemerintah kelurahan dan data Perlinsos diharapkan dapat membantu memastikan masyarakat yang memenuhi kriteria tidak terlewat dalam proses pendataan.

Firefox 156 Resmi Dirilis, Decoding JPEG Lebih Cepat dan Hemat Memory

calendar_today 16.09.2026 - person  - timer ~

Kabar baik untuk kamu pengguna Firefox karena Mozilla baru baru ini resmi merilis Firefox 156 yang kali ini membawa sejumlah peningkatan performa, terutama pada pemrosesan gambar JPEG, startup PDF viewer, serta beberapa perbaikan penting pada konektivitas jaringan.

Nah, salah satu perubahan menarik ada pada penggunaan native libjpeg-turbo IDCT scaling yang membuat Firefox mampu mengurangi penggunaan memory untuk JPEG berukuran besar hingga 20%, sekaligus mempercepat proses decoding hingga 2x lebih cepat.

Baca Juga : Ternyata Ini Alasan Windows 32-bit Dulu Dibatasi Maksimal 4GB RAM

JPEG Lebih Hemat Memory

Dengan Firefox 156, Mozilla mengintegrasikan native libjpeg-turbo IDCT scaling untuk proses decoding JPEG.

TONTON JUGA:

Hasilnya, ketika browser harus memproses gambar JPEG berukuran besar, penggunaan memory bisa berkurang hingga sekitar 20%, dan proses decoding-nya juga diklaim bisa menjadi hingga dua kali lebih cepat.

Perubahan ini tentu cukup menarik buat pengguna yang sering membuka website dengan banyak gambar beresolusi tinggi.

PDF Viewer Sekarang Lebih Cepat Dibuka

Selain itu, Mozilla juga melakukan optimasi pada PDF viewer bawaan Firefox, dimana Firefox 156 kini menginisialisasi PDF.js worker lebih awal sehingga waktu startup PDF viewer bisa menjadi sekitar 45% lebih cepat.

Jadi ketika kamu membuka file PDF langsung melalui Firefox, proses untuk menampilkan viewer seharusnya terasa lebih responsif.

Perbaikan Masalah VPN dan DNS

Selain peningkatan performa, Firefox 156 juga membawa sejumlah bug fixes yang cukup penting. Salah satunya memperbaiki masalah pada Firefox 155 yang dapat menyebabkan koneksi jaringan benar-benar terputus ketika built-in VPN diaktifkan.

Mozilla juga memperbaiki masalah lain seperti:

  • Website HTTP gagal dibuka ketika menggunakan DNS over HTTPS.
  • Subtitle tidak muncul pada Picture-in-Picture.
  • Playback audio FLAC dalam MP4 di Bilibili mengalami masalah.
  • Bookmark pada grouped sidebar bisa berpindah ke posisi yang salah.

Ada Sponsored Suggestions di Address Bar

Nah ini yang mungkin banyak yang kurang suka, karena khusus pengguna Firefox di Prancis, Jerman, dan Italia, Firefox 156 mulai menampilkan sponsored suggestions pada address bar.

Baca Juga : Microsoft Konfirmasi Update September Bikin Excel Gagal Copy-Paste

Beruntungnya sih di Indonesia, saya rasa tidak ada deh, karena saya tidak melihat komponen ini, tapi jika seandainya ada, jangan khawatir karena kita bisa menonaktifkannya dengan sangat mudah dari Settings > Search > Firefox Suggest > Suggestions from Sponsors.

Nah terakhir, perlu diingat bahwa sekarang Firefox akan mendapatkan update lebih cepat karena sudah beralih ke dua major release setiap bulan, sama seperti Chrome dan Edge, jadi jangan aneh jika dua minggu lagi, kita akan mendapatkan Firefox 157.

Untuk kamu yang belum melakukan update, kamu bisa membuka menu Firefox kemudian masuk ke Help > About Firefox, sementara pengguna Linux dapat menunggu update tersedia melalui update manager masing-masing.

Nah apakah kamu pengguna Firefox?

Via : Mozilla


Catatan Penulis : WinPoin sepenuhnya bergantung pada iklan untuk tetap hidup dan menyajikan konten teknologi berkualitas secara gratis — jadi jika kamu menikmati artikel dan panduan di situs ini, mohon whitelist halaman ini di AdBlock kamu sebagai bentuk dukungan agar kami bisa terus berkembang dan berbagi insight untuk pengguna Indonesia. Kamu juga bisa mendukung kami secara langsung melalui dukungan di Saweria. Terima kasih.

Written by

Gylang Satria

Tech writer yang sehari‑hari berkutat dengan Windows 11, Linux, dan Samsung S24. Punya pertanyaan atau butuh diskusi? Tag @gylang_satria di Disqus. Untuk kolaborasi, email saja ke [email protected]

Post navigation

Previous Post

Dari stand astronomi ke pilihan kuliah: Pengunjung MTQ tertarik daftarkan anaknya ke UIN Walisongo

calendar_today 16.09.2026 - person  - timer ~

Dari stand astronomi ke pilihan kuliah: Pengunjung MTQ tertarik daftarkan anaknya ke UIN Walisongo

Rabu, 16 September 2026 09:46 WIB

Image Print

Sejumlah pengunjung berdiskusi mengenai astronomi, ilmu falak, pengamatan benda langit, rukyatul hilal, hingga prospek pendidikan di UIN Walisongo. (ANTARA/HO-UIN Walisongo Semarang)

Semarang (ANTARA) - Kehadiran Stand Planetarium & Observatorium K.H. Zubair Umar Al-Jailani UIN Walisongo Semarang dalam rangkaian MTQ Nasional XXXI Tahun 2026 ternyata tidak hanya menarik perhatian pengunjung untuk mengenal astronomi dan ilmu falak. Lebih dari itu, interaksi edukatif di stand turut membuka ketertarikan masyarakat untuk menjadikan UIN Walisongo Semarang sebagai pilihan pendidikan tinggi bagi putra-putrinya.

Momen menarik tersebut terjadi ketika sejumlah pengunjung berdiskusi mengenai astronomi, ilmu falak, pengamatan benda langit, rukyatul hilal, hingga prospek pendidikan di UIN Walisongo. Setelah mendapatkan penjelasan mengenai bidang keilmuan dan berbagai aktivitas Planetarium, salah seorang pengunjung menyampaikan ketertarikannya untuk mendaftarkan anaknya kuliah di UIN Walisongo Semarang.

Diskusi di stand berlangsung hangat dan interaktif. Fika, staf ahli Planetarium, bersama Nor Kholis memberikan penjelasan kepada pengunjung tentang ilmu falak dan astronomi, berbagai kegiatan edukasi yang dikembangkan Planetarium & Observatorium, serta bagaimana bidang tersebut dipelajari secara akademik di lingkungan UIN Walisongo.

Pengunjung juga mendapatkan gambaran bahwa ilmu falak tidak hanya berbicara mengenai hilal atau penentuan awal bulan Hijriah. Bidang ini memiliki keterkaitan luas dengan astronomi, pengamatan langit, arah kiblat, waktu salat, gerhana, kalender Hijriah, hingga perkembangan teknologi instrumentasi astronomi.


Dari percakapan yang awalnya sekadar rasa penasaran terhadap aktivitas di stand, diskusi kemudian berkembang pada pertanyaan mengenai kuliah di UIN Walisongo. Ketertarikan tersebut menjadi salah satu bukti bahwa pameran tidak hanya berfungsi sebagai ruang promosi, tetapi juga mampu menjadi pintu masuk bagi masyarakat untuk mengenal lebih dekat keunggulan akademik universitas.

Kepala Planetarium & Observatorium K.H. Zubair Umar Al-Jailani UIN Walisongo Semarang, Dr. Muh. Arif Royyani, Lc., M.S.I., mengaku senang atas respons tersebut. Menurutnya, ketika masyarakat datang karena tertarik dengan astronomi kemudian ingin mengetahui lebih jauh tentang pendidikan di UIN Walisongo, hal tersebut menunjukkan bahwa pendekatan edukasi publik mampu memberikan dampak yang lebih luas.

“Alhamdulillah, tentu kami sangat senang. Awalnya masyarakat datang dan bertanya tentang astronomi serta ilmu falak. Setelah mendapatkan penjelasan dari tim, ternyata muncul ketertarikan untuk mendaftarkan putra-putrinya kuliah di UIN Walisongo. Bagi kami, ini merupakan dampak positif yang sangat berarti,” ujar Arif Royyani.

Ia menambahkan, keikutsertaan Planetarium dalam pameran MTQ Nasional memang diarahkan tidak sekadar untuk mengenalkan fasilitas Planetarium, tetapi sekaligus memperkenalkan UIN Walisongo sebagai perguruan tinggi Islam yang memiliki perhatian kuat terhadap pengembangan sains, astronomi, dan integrasi keilmuan.

Menurut Arif, Planetarium memiliki posisi strategis sebagai wajah edukasi publik UIN Walisongo. Melalui astronomi yang menarik bagi berbagai kalangan, masyarakat dapat mengenal lebih jauh kampus, program pendidikan, riset, serta berbagai aktivitas akademik yang dikembangkan universitas.

“Planetarium bisa menjadi pintu masuk. Orang mungkin awalnya tertarik karena planet, teleskop, hilal atau fenomena langit. Dari situ mereka kemudian mengenal ilmu falak, mengenal UIN Walisongo, bahkan akhirnya tertarik menjadikan UIN Walisongo sebagai pilihan studi bagi anak-anaknya,” tambahnya.


Fenomena tersebut sekaligus menunjukkan bahwa promosi perguruan tinggi tidak selalu harus dilakukan melalui pendekatan konvensional. Pengalaman langsung, dialog dengan masyarakat, demonstrasi sains, serta pelayanan yang ramah dan informatif dapat membangun ketertarikan yang lebih kuat.

Dalam pameran MTQ Nasional XXXI, Stand Planetarium & Observatorium UIN Walisongo memang dirancang sebagai ruang yang interaktif. Pengunjung dapat bertanya secara langsung mengenai astronomi, planet, teleskop, hilal, gerhana, ilmu falak dan berbagai fenomena langit. Sejumlah souvenir juga disiapkan sebagai bentuk apresiasi kepada masyarakat yang aktif bertanya dan mengikuti kegiatan edukasi di stand.

Bagi UIN Walisongo, ketertarikan seorang orang tua untuk mendaftarkan anaknya setelah berdialog di stand menjadi cerita sederhana namun penting. Hal tersebut memperlihatkan bahwa edukasi astronomi dapat berkembang menjadi promosi akademik yang alami, substantif, dan berbasis pengalaman langsung.

Pewarta: Teguh/KSM
Editor: Edhy Susilo
COPYRIGHT © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Pemkot Pekalongan perkuat program infrastruktur dalam RAPBD 2027

calendar_today 16.09.2026 - person  - timer ~

Pemkot Pekalongan perkuat program infrastruktur dalam RAPBD 2027

Rabu, 16 September 2026 09:45 WIB

Image Print

Wakil Wali Kota Pekalongan Balgis Diab menyampaikan Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (RAPBD) 2027 pada DPRD setempat, Senin malam (14/9/2026). (ANTARA/HO-Humas Kota Pekalongan)

Pekalongan (ANTARA) - Pemerintah Kota Pekalongan, Jawa Tengah, memperkuat program pembangunan infrastruktur, penanganan sampah, dan perlindungan sosial melalui Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (RAPBD) 2027.

Wakil Wali Kota Pekalongan Balgis Diab di Pekalongan, Selasa, mengatakan bahwa RAPBD 2027 dirancang dengan tetap mengedepankan program-program unggulan yang menyentuh kebutuhan masyarakat meski pendapatan daerah direncanakan sekitar Rp861 miliar atau lebih kecil 1,66 persen dari belanja daerah Rp872,83 miliar.

"Di sektor infrastruktur, kami mengarahkan anggaran untuk peningkatan dan pemeliharaan jalan kota maupun jalan lingkungan, termasuk dukungan pembangunan sarana pengendalian banjir melalui pengadaan tanah dan pembangunan stasiun pompa," katanya.

Kemudian, sejumlah program prioritas yang tetap mendapat perhatian antara lain pelayanan kesehatan melalui Universal Health Coverage (UHC) dengan kemudahan akses berobat menggunakan KTP, bantuan RTLH, beasiswa bagi guru dan tenaga kesehatan yang melanjutkan pendidikan, serta bantuan peralatan sekolah bagi anak yatim dan keluarga rentan.

Menurut dia, penanganan persampahan juga menjadi salah satu fokus penting dalam Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah 2027.

Pemerintah daerah, kata dia, menyiapkan anggaran untuk mendukung percepatan pengelolaan sampah termasuk pembebasan tanah guna menunjang rencana pengembangan pengolahan sampah menjadi energi yakni energi listrik melalui pembangunan.

"Penanganan sampah masih menjadi hal serius. Kami ke depan akan menjadi salah satu wilayah untuk pengelolaan sampah melalui proyek pengolahan sampah menjadi energi listrik," katanya.

Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Kota Pekalongan Azmi Basyir mengatakan bahwa pihaknya akan terus mendorong efisiensi anggaran agar program-program prioritas dan visi-misi kepala daerah dapat terlaksana secara optimal.

"Kami berharap adanya dukungan transfer ke daerah yang lebih baik sehingga ruang fiskal semakin luas dan dapat memperkuat pelaksanaan berbagai program yang bermanfaat bagi masyarakat termasuk bidang kesehatan, pendidikan, persampahan, serta rencana pembangunan kolam renang yang akan dilaksanakan secara multiyears," katanya.

Pewarta: Kutnadi
Editor: Teguh Imam Wibowo
COPYRIGHT © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

5 Kebiasaan Era 90-an Ini Tak Boleh Diwariskan ke Gen Alpha

calendar_today 16.09.2026 - person  - timer ~

Jakarta, CNN Indonesia --

Era 1990-an sering dianggap masa yang seru, bebas, dan penuh nostalgia. Banyak orang tua gen X dan Milenial mengenangnya sebagai zaman yang serba apa adanya karena belum ada ponsel pintar dan media sosial.

Oleh karena itu, tak sedikit yang ingin memperkenalkan nuansa masa kecil mereka kepada gen Alpha. Namun, Namun tak semua 'hikmah' dari era tersebut bisa dipetik dan layak diwariskan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Ada beberapa pola pikir dan kebiasaan lama yang justru sebaiknya ditinggalkan agar gen Alpha tumbuh dengan lebih sehat, aman, dan memiliki emosi lebih stabil. Apa saja itu?

1. 'Pulang sebelum Magrib' dianggap sebagai kebebasan

Banyak orang rindu masa kecil saat bermain bebas bersama teman lalu pulang hanya ketika matahari mulai terbenam atau sudah waktunya salat Magrib. Gambaran ini memang terdengar menyenangkan, seolah anak-anak di era 90-an lebih mandiri dan kreatif.

Namun kenyataannya, menurut laman Parents, tidak semua anak punya lingkungan yang aman untuk dibiarkan berkeliaran di luar rumah. Ini sama saja dengan bentuk pengabaian dan kurangnya pengawasan.

Untuk gen Alpha, kebebasan tetap penting, tetapi harus dibarengi rasa aman, batasan, dan pendampingan yang jelas.

Pilihan Redaksi

  • 7 Ciri-ciri Anak yang Terlalu Dimanjakan, Orang Tua Harus Tahu
  • 9 Tanda Anak Perlu Bertemu Psikolog, Ketahui Kapan Perlu Bantuan
  • Kata Dokter, Ini Efek Kelamaan Pakai Empeng pada Gigi dan Rahang Anak

2. Komentar soal tubuh dianggap hal biasa

Di tahun 90-an, komentar tentang bentuk tubuh, berat badan, atau penampilan sering dianggap wajar. Bahkan orang dewasa seperti keluarga atau guru kerap memberi komentar yang terdengar 'sepele' itu.

Padahal, komentar seperti itu bisa menempel lama di pikiran anak dan memengaruhi rasa percaya diri mereka. Saat ini, anak-anak jauh lebih terpapar dengan perbandingan lewat media sosial. Jadi, menambah tekanan lewat komentar tubuh justru memperburuk situasi.

3. Perundungan dianggap menguatkan mental anak

Dulu, anak yang dirundung sering diminta untuk "tahan saja," "lawan saja," atau "jangan manja." Seolah-olah perundungan adalah proses normal yang harus dilewati semua orang.

Sayangnya, pandangan ini sangat berbahaya. Kini kita tahu perundungan bisa meninggalkan luka psikologis yang panjang, bahkan terbawa hingga dewasa. Apalagi di era digital, perundungan bisa makin intens di ruang maya.

4. Emosi harus dikendalikan, bukan dibicarakan

Banyak anak 90-an tumbuh dengan pesan mereka harus kuat, tidak boleh terlalu sedih, dan jangan banyak bicara soal perasaan. Akibatnya, emosi sering dipendam dan baru disadari dampaknya saat sudah dewasa.

Sekarang, pembicaraan soal kesehatan mental sudah jauh lebih terbuka. Anak-anak perlu tahu kalau menangis, bercerita, dan meminta bantuan bukan tanda lemah. Justru itulah cara sehat untuk mengelola emosi.

Kepada gen Alpha, orang tua perlu mengajarkan keterampilan mengenali dan mengungkapkan perasaan sejak dini agar mereka tumbuh lebih stabil secara mental.

5. Mengabaikan parental guide

Menurut Romper, di tahun 90-an banyak orang tua tidak terlalu memperhatikan peringatan atau parental guide pada film, lagu, dan berbagai jenis budaya pop lainnya.

Anak-anak bisa menonton film dewasa atau ikut menyanyikan lagu dengan lirik yang sebenarnya tidak sesuai usia, misalnya berkonotasi seksual. Saat itu, akses informasi memang belum semudah sekarang.

Kini keadaannya berbeda. Kita bisa mengecek lirik lagu secara daring tanpa harus menunggunya muncul di majalah atau tabloid mingguan.

Ada banyak pula aplikasi parental control, bahkan sejumlah platform besar sudah menyediakan opsi tersebut. Jadi, konsumsi anak terhadap budaya pop bisa lebih dipantau.

Jadi, tidak semua yang datang dari masa lalu harus diteruskan. Ada bagian dari era 1990-an yang indah untuk dikenang, tetapi ada juga yang sebaiknya berhenti menjadi pola parenting Anda.

Saat membesarkan gen alpha, orang tua perlu memilih mana yang masih relevan dan mana yang justru berisiko. Dengan begitu, warisan dari generasi pendahulu bukan kebiasaan buruknya, melainkan pelajaran untuk menjadi lebih bijak.

(rti)