Jakarta -
Tidak semua menu di restoran terjamin keamanannya. Baru-baru ini seorang pelanggan diduga menemukan kecoak di pesanan nasi goreng buatan restoran terkenal.
Penemuan benda atau hewan pada makanan memang sering terjadi, sekalipun di restoran yang populer atau memiliki reputasi baik. Namun, hal ini tidak boleh diabaikan begitu saja mengingat makanan yang disajikan akan masuk ke tubuh pelanggan. Jika terkontaminasi benda atau hewan tertentu, maka bisa menimbulkan risiko kesehatan berbahaya hingga mengancam nyawa.
Sayangnya, banyak pelanggan masih mengalami insiden buruk seperti itu. Terkadang penyebabnya karena kondisi dapur yang sibuk, kurangnya SOP pengecekan akhir sebelum makanan disajikan, atau memang karena kurangnya higienitas di area penyimpanan bahan baku.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Baru-baru ini seorang pelanggan menemukan hewan di pesanan makannya. Insiden tersebut dibagikan dalam sebuah video TikTok @taksunattakape pada tanggal 12 Juli.
Sambil menandai (tag) akun Singapore Food Agency dan The National Environment Agency (NEA), pelanggan menunjukkan kondisi pesanan nasi goreng yang ia beli di sebuah restoran tidak disebutkan namanya, tetapi berlokasi di Kampung Admiralty, lapor mustsharenews.com (19/7).
Pelanggan bernama Qamar pesan tiga porsi nasi goreng kerang dari Yassin Kampung melaui aplikasi GrabFood. Ketika sampai, Qamar langsung menyantapnya.
Pelanggan ini menduga temukan kecoak di pesanan nasi gorengnya. Foto: Getty Images/Nattawat Jindamaneesirikul
Jika dilihat dari video, nasi goreng tersebut dikemas dalam bungkus thinwall untuk dibawa pulang. Nasi gorengnya pun tampak sudah dimakan hampir setengahnya.
Di antara tumpukan nasi cokelat, irisan cabai, dan daun bawang, pelanggan menemukan suatu benda mengerikan. Gambar kemudian diperbesar untuk memperlihatkan hewan tersebut secara jelas.
Jika dilihat secara lebih detail, memang benda asing tersebut mirip seperti hewan serangga dengan kaki tipis yang ia duga adalah seekor kecoak. Serangga itu tampak kehilangan bagian bawah tubuhnya, dengan kepala dan kakinya saja yang terlihat jelas.
"Saya mulai berpikir, 'apakah saya baru saja memakan bagian tubuh kecoak yang lain?" ujarnya.
Menyadari hal tersebut, ia kemudian mulai memuntahkan semua yang telah dimakannya. Qamar merasa sangat jijik dan tidak pernah akan mengunjungi restoran itu lagi.
Sebagai pelanggan yang baru pertama kali membeli di restoran tersebut, Qamar langsung melaporkan insiden ini melalui GrabFood. Untungnya Qamar mendapat kompensasi pengembalian dana penuh di tanggal 12 Juli.
Dia juga mengatakan bahwa teman-temannya diduga mengalami pengalaman serupa di hari sebelumnya. Teman-temannya juga menemukan kecoak mini goreng di nasi goreng seafood dari tempat beli yang sama.
Unggahan videonya ramai dibanjiri komenyar netizen. Tidak sedikit yang prihatin dengan dugaan kelalaian kebersihan di restoran tersebut.
Ada juga netizen yang pernah mengalami masalah serupa sebelumnya. Sejak kejadian tersebut, ia langsung berhenti mengunjungi restorannya.
"Eee kalau banyak pelanggan yang kenap kenapa gerainya tidak pernah dipaksa tutup? Ini sangat tidak higienis. Menjijikan," ujar seorang netizen.
Seroang pelanggan tetap tidak percaya dengan insiden ini. Ia berkomentar, "OMG saya selalu beli di sana."
(aqr/adr)
Elvin Nuril Firdaus | Beautynesia
Senin, 20 Jul 2026 18:00 WIB
Menulis Tangan/Foto: pexels.com/Ketut Subiyanto
Berkat kecanggihan teknologi saat ini, banyak orang yang lebih suka mengetik daripada menulis dengan tangan. Hal ini banyak dijumpai di bangku perkuliahan, atau di kalangan orang dewasa saat mencatat tugas harian.
Meski begitu, ternyata banyak orang yang mulai kembali mempraktikkan menulis dengan tangan. Laman lwtears.com menyebutkan bahwa menikmati kembali menulis tangan membawa berbagai manfaat untuk anak-anak maupun orang dewasa, mulai dari meningkatkan aktivitas otak, hingga mempertajam perhatian.
Lantas, mengapa banyak orang mulai kembali mempraktikkan menulis tangan? Berikut penjelasannya.

Menulis Tangan/Foto: pexels.com/Ketut Subiyanto
Digitalisasi membuat banyak aktivitas dilakukan secara instan melalui perangkat elektronik, baik itu HP, tablet, maupun komputer. Namun, di tengah penggunaan perangkat digital tersebut, banyak orang yang justru memilih untuk kembali menulis tangan.
Berikut beberapa alasannya.
Bagi seseorang yang menghabiskan sebagian besar waktunya sepanjang hari di depan layar untuk bekerja, tentu akan cepat merasa jenuh dan lelah. Kamu akan terus diburu notifikasi atau justru terjebak dengan aktivitas scroll media sosial yang membuat mata lelah.
Maka dari itu, beberapa di antara mereka memilih untuk kembali mencoba kegiatan yang jauh dari layar ketika sedang luang. Misalnya, dengan menulis jurnal atau mencatat daily task di buku. Aktivitas ini akan membantu mata beristirahat sejenak dari layar.
Kamu tentu sudah tidak asing dengan journaling di buku. Menulis jurnal telah ada sejak dulu, tetapi mulai tren sejak pandemi, hingga banyak anak muda sampai orang dewasa mempraktikkannya.
Aktivitas ini membantu seseorang untuk menuangkan pikirannya dalam tulisan. Menariknya lagi, kebanyakan orang juga melakukan journaling sambil mengasah kreativitasnya, seperti menghias bukunya dengan stiker. Hal inilah yang membuat banyak orang mulai menulis tangan.
Banyak orang yang menyadari bahwa menulis tangan memberikan pengalaman berbeda daripada mengetik. Saat menulis, kamu akan melakukannya lebih lambat dibandingkan mengetik.
Proses tersebut membantu otak untuk mengolah pikiran, memilih kosakata, hingga merefleksikan apa yang ingin kamu tulis. Maka dari itu, tidak jarang orang yang merasa jika menulis tangan membuatnya merasa lebih personal dan emosional.

Menulis/Foto: pexels.com/picjumbo.com
Seperti yang sudah dibahas sebelumnya, menulis tangan punya banyak manfaat bagi anak-anak maupun orang dewasa. Adapun manfaat menulis tangan adalah sebagai berikut.
Menulis tangan adalah aktivitas yang bisa membantu meningkatkan daya ingat. Penelitian di Psychological Science menyebutkan bahwa seseorang yang menulis tangan akan lebih memahami dan mengingat informasi daripada yang mengetik.
Menulis tangan juga dapat membantu mempertajam fokus. Melalui menulis tangan, seseorang akan didorong untuk merangkai kembali informasi yang sudah diperoleh. Hal ini lebih efektif untuk meningkatkan pemahaman daripada mengetik.
Bagi anak-anak, menulis tangan juga akan membantu meningkatkan keterampilan motorik. Marano, dkk (2025) dalam National Library of Medicine menyebutkan bahwa ketika anak menulis, mereka tidak sekadar menggerakkan tangan, tetapi juga mempekerjakan otak.
Otak anak akan mulai mengenali bentuk huruf, mengingat cara menulis, hingga mengontrol gerakan jari. Oleh sebab itu, aktivitas ini bisa membantu meningkatkan kemampuan motorik, kognitif, sekaligus bahasa pada anak.
Demikian informasi tentang alasan menulis tangan mulai digemari orang kembali. Pada dasarnya, keberadaan perangkat digital memang memudahkan seseorang dalam bekerja.
Akan tetapi, aktivitas menulis tangan sendiri adalah keterampilan dasar manusia yang memiliki manfaat bagi seseorang. Oleh sebab itu, alangkah baiknya bagimu untuk tetap mempertahankan kegiatan ini.
***
Mau jadi bagian dari Buzznesia Community di mana kamu bisa ikutan berbagai online dan offline event seru yang diadakan oleh Buzznesia/Beautynesia? Komunitas ini terbuka untuk umum, baik perempuan dan juga laki-laki, kami juga memiliki komunitas khusus untuk kamu yang masih berstatus mahasiswa/mahasiswi. Yuk, gabung ke Buzznesia Community. Caranya DAFTAR DI SINI!
Pilihan Redaksi
(naq/naq)
Komentar
Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama memberikan komentar.
ILUSTRASI. OJK Catat Pertumbuhan Premi Asuransi Umum (KONTAN/Baihaki)
Reporter: Aulia Ivanka Rahmana | Editor: Noverius Laoli
KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Kinerja premi industri asuransi umum mengalami perlambatan sepanjang semester I-2026, seiring tekanan yang dihadapi sejumlah lini bisnis korporasi di tengah kondisi makroekonomi global dan domestik yang belum stabil.
Pengamat asuransi Irvan Rahardjo mengatakan bahwa perlambatan premi di industri asuransi umum ini terutama dipicu oleh penurunan kinerja di sektor korporasi tertentu.
“Pertumbuhan premi tercatat melandai akibat penurunan sektor korporasi tertentu, namun laba industri secara agregat terbantu oleh strategi efisiensi, manajemen klaim yang disiplin, dan perbaikan hasil investasi,” kata Irvan kepada Kontan, Senin (20/7/2026).
Baca Juga: OJK Catat Premi Asuransi Umum Tumbuh 7,41% per Februari 2026
Dari sisi lini usaha, Irvan menyebut pertumbuhan premi asuransi umum masih ditopang oleh tiga lini utama, yakni asuransi harta benda (properti), kendaraan bermotor, dan asuransi kredit.
Ketiga lini ini dinilai relatif stabil dan menjadi kontributor utama pendapatan premi industri pada paruh pertama tahun ini.
Di sisi lain, sejumlah lini usaha justru mencatatkan kontraksi premi, di antaranya asuransi aneka, satelit, dan energi, akibat tantangan ekonomi yang membebani permintaan di segmen tersebut.
Irvan menambahkan, pelambatan premi turut diperparah oleh tekanan klaim pada beberapa lini bisnis, volatilitas pasar keuangan, fluktuasi ekonomi global, serta kewajiban pemenuhan aturan ekuitas minimum dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK).
“Industri secara keseluruhan menghadapi lonjakan rasio klaim,” ujarnya.
Menyoal prospek pertumbuhan premi ke depan, Irvan memproyeksikan kinerja premi industri asuransi umum pada semester II-2026 akan tumbuh terbatas dengan tantangan yang cukup berat.
Baca Juga: Premi Asuransi Umum dan Reasuransi Terkontraksi, Ini Penjelasan AAUI
Adapun perlambatan ekonomi dan ketidakpastian global bahkan mendorong Asosiasi Asuransi Umum Indonesia (AAUI) mengkaji ulang target pertumbuhan premi awal yang dipatok pada kisaran 3%-6%.
Ia menekankan, industri perlu melakukan restrukturisasi portofolio serta memperkuat fundamental permodalan guna menghadapi potensi volatilitas pasar keuangan hingga akhir tahun.
Sebagai informasi, data terakhir OJK yakni per Mei 2026 mencatat pendapatan premi asuransi umum dan reasuransi masih mengalami kontraksi sebesar 5,03% YoY menjadi Rp 62,76 triliun.
Baca Juga: OJK Catat Pendapatan Premi Asuransi Umum Naik 18,42 Triliun, Tumbuh 18%
Dari sisi permodalan, industri asuransi umum masih berada dalam kondisi yang kuat. OJK mencatat risk based capital (RBC) asuransi umum dan reasuransi sebesar 319,12%. RBC tersebut masih berada jauh di atas ambang batas minimum sebesar 120%.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Tag
Simpang Empat (ANTARA) - Pemerintah Kabupaten Pasaman Barat, Sumatera Barat memastikan masyarakat memperoleh layanan umum dengan mengadakan layanan terpadu secara gratis di Kecamatan Lembah Melintang, Senin.
"Layanan terpadu ini dalam rangka mendekatkan pelayanan ke masyarakat mulai dari layanan kesehatan, administrasi kependudukan, layanan perbankan dan memberikan pangan murah," kata Asisten Administrasi Umum Sekretariat Daerah Pasaman Barat Harlina Syahputri di Simpang Empat, Senin.
Menurutnya antusias masyarakat mendatangi layanan terpadu yang dipisahkan di Kantor Camat Lembah Melintang itu cukup tinggi
Sejak pagi, warga dari berbagai nagari (desa) mendatangi lokasi kegiatan mengurus dokumen kependudukan, memanfaatkan layanan kesehatan gratis, membeli kebutuhan pokok melalui bazar pangan murah, membayar pajak, hingga membuka rekening dan melakukan transaksi perbankan.
Dia mengatakan pelayanan terpadu di Kecamatan Lembah Melintang merupakan pelaksanaan ketiga setelah sebelumnya digelar di Kecamatan Kinali dan Talamau.
Program tersebut menjadi upaya Pemkab Pasaman Barat mendekatkan pelayanan kepada masyarakat sekaligus mewujudkan pelayanan publik yang mudah, cepat, dan merata.
Dia menyebutkan kehadiran pemerintah secara langsung di tengah masyarakat merupakan bentuk komitmen untuk memastikan pelayanan publik dapat diakses seluruh lapisan masyarakat.
“Melalui pelayanan terpadu ini, masyarakat dapat mengurus berbagai dokumen kependudukan, mulai dari perekaman dan pencetakan KTP elektronik, kartu keluarga, surat pindah, akta kelahiran, hingga dokumen kependudukan lainnya tanpa harus datang ke ibu kota kabupaten,” ujar dia.
Dia menjelaskan dokumen kependudukan merupakan dasar penting dalam mengakses berbagai layanan pemerintah, seperti pendidikan, kesehatan, bantuan sosial, dan pelayanan publik lainnya.
“Pemerintah hadir langsung ke tengah masyarakat agar pelayanan menjadi lebih mudah dan cepat. Masyarakat juga tidak perlu mengeluarkan waktu dan biaya untuk datang ke Simpang Empat,” katanya.
Selain layanan administrasi kependudukan dari Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil, kegiatan tersebut menyediakan bazar pangan murah dari Dinas Ketajaman Pangan yang menjual beras, Minyakita, gula pasir, dan telur dengan harga terjangkau.
Masyarakat juga dapat memanfaatkan pemeriksaan kesehatan gratis dari Dinas Kesehatan, donor darah dan pemeriksaan golongan darah oleh PMI.
Selain itu juga pelayanan pembayaran pajak kendaraan dari Samsat, pembayaran pajak daerah melalui Badan Pendapatan Daerah (Bapenda), serta layanan pembukaan rekening dan transaksi perbankan dari Bank Nagari.
Ia mengajak masyarakat memanfaatkan seluruh layanan yang tersedia karena berbagai kebutuhan pelayanan dapat diakses secara langsung dalam satu lokasi.
Ketua Gabungan Organisasi Wanita (GOW) Kabupaten Pasaman Barat, Ny. Gusmalini M.Ihoan.
Doa menilai, pelayanan terpadu memberikan manfaat besar karena masyarakat dapat mengakses berbagai layanan secara bersamaan tanpa harus berpindah-pindah tempat.
“Kami dari GOW siap mendukung seluruh program pemerintah daerah yang bertujuan meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Kami mengajak seluruh masyarakat memanfaatkan pelayanan terpadu ini,” katanya.
Sementara itu, Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Pasaman Barat Yuli Asma mengatakan pelayanan publik yang baik adalah pelayanan yang mampu menjangkau masyarakat secara langsung.
Menurutnya, pelayanan yang dekat dengan masyarakat dapat menghemat waktu dan biaya sekaligus meningkatkan efektivitas pelayanan.
“Kami berharap seluruh masyarakat memiliki dokumen kependudukan yang lengkap. Dengan pelayanan yang hadir langsung di kecamatan, masyarakat tidak perlu datang jauh-jauh ke ibu kota kabupaten," sebutnya.
Selain itu bazar pangan murah diharapkan dapat membantu masyarakat memperoleh kebutuhan pokok dengan harga lebih terjangkau.
Sementara itu, pemeriksaan kesehatan gratis memberikan kesempatan kepada masyarakat untuk mengetahui kondisi kesehatan sejak dini.
Pada sektor perpajakan, masyarakat dapat memanfaatkan layanan pembayaran Pajak Bumi dan Bangunan (PBB), Bea Perolehan Hak atas Tanah dan Bangunan (BPHTB), Pajak Mineral Bukan Logam dan Batuan (MBLB), Pajak Barang dan Jasa Tertentu (PBJT), serta pajak kendaraan bermotor.
Simpang Empat (ANTARA) - Berbekal pengalaman yang mumpuni di tingkat nagari dan memiliki jejaring luas tingkat kabupaten, provinsi sampai pusat, Jendri Wahis (52) yang akrab dipanggil Ijen Jorong ini memantapkan diri mendaftar menjadi Calon Wali Nagari Lembah Binuang Aua Kuniang Kecamatan Pasaman.
Dukungan yang terus mengalir dari grass root atau akur rumput membuat Ijen Jorong ini tak kuasa menolak permintaan masyarakat untuk maju pada konstelasi Pemilihan Wali Nagari di Pasaman Barat pada 2026.
Terbukti, hampir melebihi seratus orang mengantarkan bapak empat orang anak ini mendaftar ke Kantor Wali Nagari Lembah Binuang Aua Kuniang menyerahkan kelengkapan berkasnya.
"Terima kasih atas dukungan yang diberikan. Mudah-mudahan dengan semangat bersama apa yang kita inginkan Nagari Lembah Binuang Aua Kuniang semakin maju kedepannya," kata Ijen Jorong ini.
Ikut bertarung di Pilwana Pasaman Barat tanpa alasan dan bukan hanya modal nekat saja. Berbekal pengalaman yang mumpuni "bergelut" di nagari menjadi modal dalam memajukan nagari jika didukung oleh masyarakat.
Tak tanggung-tanggung sederet organisasi pernah di pegang oleh Ijen Jorong ini.
Organisasi yang pernah di jalani oleh Ijen Jorong diantaranya pernah menjadi Ketua DPD Asosiasi Petani Nilam Indonesia ( APNINDO ) Pasaman Barat periode 2006- 2010, Ketua Lembaga Pemberdayan Masyarakat Nagari (LPMN) Aua Kuniang Periode 2012- 2013 dan Sekretaris Asosiasi PAMSIMAS Pasaman Barat Periode 2013- 2014.
Lalu Ketua Umum Fasilitasi Indikasi Geografis (IG) Tahun 2013, bendahara DPD LPMN Pasaman Barat periode 2016-2020 dan anggota forum Kabupaten Sehat Kabupaten Pasaman Barat tahun 2017- 2018.
Untuk pekerjaan juga pernah menjadi anggota Badan Permusyawaratan Anak Nagari (BPAN) Aua Kuniang tahun 2002-2003, Kepala Jorong Lembah Binuang periode 2003-2011, fasilitator daerah Sumatera Barat Periode 2014- sekarang serta pendamping Lokal Desa (PLD ) tahun 2015-sekarang.
Berbekal pengalaman organisasi dan riwayat pekerjaan itu maka Ijen Jorong dinilai cukup cakap memimpin Nagari Lembah Binuang Aua Kuniang.
Untuk mewujudkan itu maka dia membuat visi mewujudkan tata kelola pemerintahan Nagari Lembah Binuang Aua Kuniang yang responsif, tertib administrasi, akuntabel, berkeadialan, berdasarkan agama dan budaya.
Visi itu didukung dengan misi meningkatkan kualitas pelayanan publik (responsif), membangun sistem pelayanan masyarakat yang cepat, mudah, ramah, dan solutif berbasis digital serta tanggap terhadap keluhan dan kebutuhan warga masyarakat.
Lalu mengoptimalkan tertib administrasi pemerintahan, menata sistem kearsipan, data kependudukan, pelaporan, dan tata naskah dinas nagari agar lebih rapi, akurat, dan terintegrasi sesuai regulasi yang berlaku.
Mewujudkan pengelolaan keuangan dan aset yang akuntabel, mengelola anggaran nagari secara transparan, partisipatif, dan dapat dipertanggungjawabkan sepenuhnya kepada masyarakat serta mematuhi peraturan perundang-undangan.
Dia juga mengusung misi penguatan kapasitas aparatur nagari, meningkatkan kompetensi, kedisiplinan, dan profesionalisme perangkat nagari dalam menjalankan tugas pokok dan fungsi mereka dalam menjalankan tugasnya.
"Juga penguatan pembangunan insfrastruktur nagari dengan emastikan setiap pembangunan adil dan merata berdasarkan skala kebutuhan masyarakat nagari, agar pembangunan benar-benar dapat bermanfaat bagi masyarakat nagari," katanya menjelaskan.
Juga ada misi bidang kesehatan, bidang keagamaan budaya dan bidang ekonomi kreatif.
"Mohon doa dan dukungan semua pihak untuk memajukan Nagari Lembah Binuang Aua Kuniang ini," harapnya.
Jakarta -
Bunda tentu sudah tidak asing lagi dengan cireng, bukan? Camilan tradisional khas Bandung ini cukup populer dan digemari berbagai kalangan, mulai dari anak-anak hingga orang dewasa.
Terbuat dari tepung kanji yang dipadukan dengan bawang dan kaldu bubuk, cireng memiliki cita rasa gurih yang khas. Tak heran jika makanan ini selalu cocok dinikmati sebagai teman bersantai maupun sajian untuk keluarga.
Kini, cireng hadir dengan berbagai kreasi dengan isian yang semakin menggugah selera, seperti keju, ayam, hingga bakso.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Jika ingin membuatnya sendiri di rumah, Bubun telah menyiapkan beberapa resep praktis yang mudah diikuti.
Untuk membantu Bunda, berikut beberapa cara praktis membuat cireng di rumah dengan beragam isian yang lezat dan anti alot.
Dikutip dari buku Ceceromed Kitchen – Frozen Food Laris Dijual karya S.J Tsurayya, berikut cara membuat cireng isi ayam suwir.
Bahan:
Bahan kulit cireng:
Bumbu yang dihaluskan:
Cara membuat:
Bahan:
Bahan sambal kacang:
Cara membuat:
Bahan:
Bahan bumbu rujak:
Cara membuat:
Bahan:
Bahan biang:
Bahan untuk saus cocolan:
Cara membuat:
Bahan:
Bahan kuah:
Cara membuat:
Nah, itulah beberapa cara membuat cireng dengan beragam isian yang enak. Selamat mencoba resep ini di rumah, ya, Bunda.
Bunda yang mau sharing soal parenting dan bisa dapat banyak giveaway, yuk join komunitas HaiBunda Squad. Daftar dan klik di SINI. Gratis!
(asa/fir)
REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Menteri Investasi dan Hilirisasi/Kepala BKPM Rosan Perkasa Roeslani mengatakan bauksit untuk pertama kalinya menggeser nikel sebagai komoditas dengan realisasi investasi hilirisasi terbesar di Indonesia pada triwulan II 2026. Pergeseran tersebut didorong meningkatnya pembangunan fasilitas pengolahan dan pemurnian (smelter) bauksit oleh investor dalam maupun luar negeri.
Realisasi investasi hilirisasi bauksit pada triwulan II 2026 mencapai Rp40,1 triliun atau melonjak 193 persen dibandingkan triwulan I 2026 yang sebesar Rp13,7 triliun. Capaian ini menempatkan bauksit di posisi teratas investasi hilirisasi nasional, melampaui nikel yang selama ini menjadi komoditas utama.
"Nah ini kalau kita lihat, biasanya itu nikel selalu di nomor satu. Nah ini ada shifting, bauksit menjadi nomor satu karena memang ada beberapa pembangunan smelter bauksit, baik yang dilakukan investor dalam negeri maupun luar negeri. Sehingga bauksit ini untuk pertama kali mengambil tempat nomor satu sesudah nikel," kata Rosan di Jakarta, dikutip Senin (20/7/2026).
Menurut dia, perubahan komposisi investasi tersebut menunjukkan program hilirisasi nasional mulai berkembang lebih merata dan tidak lagi hanya bertumpu pada industri nikel. Selain menciptakan nilai tambah, peningkatan investasi juga memberikan dampak terhadap penyerapan tenaga kerja.
Secara keseluruhan, realisasi investasi hilirisasi pada triwulan II 2026 mencapai Rp152,7 triliun atau meningkat 5,7 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu. Nilai tersebut menyumbang 29,8 persen terhadap total realisasi investasi nasional yang mencapai Rp511,8 triliun.
Berdasarkan komoditas, investasi hilirisasi bauksit menjadi yang terbesar dengan nilai Rp40,1 triliun, disusul nikel Rp29,4 triliun, tembaga Rp16,7 triliun, besi dan baja Rp13,2 triliun, pasir silika Rp4 triliun, serta komoditas lainnya seperti timah, emas, perak, kobalt, mangan, batu bara, aspal Buton, dan logam tanah jarang sebesar Rp4,7 triliun.
Salah satu proyek yang menopang peningkatan investasi tersebut adalah pembangunan Smelter Grade Alumina Refinery (SGAR) Fase I di Mempawah, Kalimantan Barat, yang dikembangkan Grup MIND ID melalui PT Indonesia Asahan Aluminium (INALUM) bersama PT Aneka Tambang Tbk (ANTAM). Fasilitas itu memiliki kapasitas produksi 1 juta ton alumina per tahun dengan kebutuhan sekitar 3,3 juta ton bauksit per tahun.
Anggota Komisi XII DPR RI Eddy Soeparno menyambut positif peningkatan investasi hilirisasi bauksit. Menurut dia, selama ini sektor bauksit memang tertinggal dibandingkan nikel karena investasi lebih banyak mengalir ke industri pengolahan nikel.
"Kami menyambut gembira capaian investasi di sektor hilirisasi bauksit melalui peningkatan tajam investasi smelter. Jika dilihat dari perkembangannya di masa lalu, kita memang menunggu lebih banyak lagi investasi di sektor smelter bauksit karena cenderung tertinggal dibandingkan investasi di sektor nikel," kata Eddy.
Ia berharap pembangunan smelter tidak berhenti pada tahap pengolahan awal, tetapi berlanjut hingga pengembangan industri hilir agar nilai tambah yang diperoleh Indonesia semakin besar. Sepanjang Januari-Juni 2026, realisasi investasi tercatat menyerap 1.448.862 tenaga kerja. Adapun pada triwulan II 2026 saja, penyerapan tenaga kerja mencapai 742.263 orang atau meningkat 5,1 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu.
Liputan6.com, Jakarta - Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) melaporkan bahwa realisasi penyaluran Bantuan Subsidi Upah (BSU) tahun anggaran 2025 telah menyentuh angka 95 persen dari total target 15 juta pekerja penerima manfaat.
"95 persen kita bisa realisasikan, dan sekitar 5 persen yang tidak terealisasi itu terkait dengan data," kata Menteri Ketenagakerjaan, Yassierli, saat Rapat Kerja dengan Komisi IX DPR, dikutip dari Antara, Senin (20/7/2026).
Yassierli menerangkan, BSU dialokasikan sebagai bentuk stimulus ekonomi dari pemerintah. Program ini digulirkan pada periode Juni hingga Juli 2025 dengan proyeksi awal menjangkau 15 juta pekerja.
Secara finansial, total pagu yang disiapkan untuk BSU mencapai Rp 10,32 triliun. Dari porsi tersebut, dana yang berhasil ditransfer ke rekening pekerja berada di angka Rp 9,63 triliun. Adapun sisa 5 persen anggaran tidak terdistribusi lantaran tersandung kendala validasi data.
Menurut Yassierli, skema estimasi alokasi BSU memanfaatkan basis data BPJS Ketenagakerjaan yang kala itu masih berada dalam tahap integrasi dan penyempurnaan.
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8336576/original/019161400_1782207416-Menteri_Ketenagakerjaan__Yassierli-23_Juni_2026b.jpg)
Perbesar
Di luar bantuan langsung bagi para buruh/pekerja aktif, Kemnaker turut menggeber program Pemagangan Nasional yang ditujukan bagi para pencari kerja. Program yang menargetkan 100 ribu peserta ini bahkan mencatatkan capaian melebihi alokasi awal.
"Relasinya untuk pemagangan nasional yaitu 102 persen dengan anggaran Rp 300 miliar lebih," ujarnya.
Tidak berhenti di situ, perhatian pemerintah juga diarahkan kepada para pekerja yang terdampak pemutusan hubungan kerja (PHK) melalui skema Jaminan Kehilangan Pekerjaan (JKP) yang didukung anggaran sebesar Rp 1,2 triliun.
"Penerima manfaat kelompok yang ketiga yang terbesar itu adalah peserta JKP 17 juta sekian. Jadi mereka mewakili pekerja, itu adalah penerima BSU, calon pekerja yaitu peserta pemagangan nasional dan mereka yang terkena PHK itu adalah dengan program JKP dari pemerintah," katanya.
Mengenai daya serap anggaran kementerian secara keseluruhan pada APBN 2025, Kemnaker membukukan tingkat realisasi sebesar 90,21 persen dari pagu anggaran yang diterima senilai Rp 3,66 triliun.
Pagu APBN murni Rp 3,66 triliun tersebut belum mencakup anggaran khusus BSU yang menembus Rp 10 triliun serta alokasi pagu blokir senilai Rp 1,29 triliun.
Menariknya, di sektor Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP), Kemnaker mencatatkan kinerja positif dengan realisasi mencapai Rp 2,24 triliun sepanjang 2025. Angka ini melonjak hingga 144,8 persen melampaui target awal yang ditetapkan.
"Target PNBP pada 2025 yaitu sebesar Rp 1,54 triliun," katanya.
Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6
Medan (ANTARA) - PT Kereta Api Indonesia (KAI) Divire I Sumatera Utara menyiagakan tim personel operasional dan prasarana selama 24 jam dalam menjaga keandalan jalur kereta api, untuk mengantisipasi potensi gangguan perjalanan KA sebagai dampak cuaca ekstrem yang kerap terjadi belakangan ini.
Manager Humas Divre I Sumatera Utara, Anwar Yuli Prastyo di Medan, Senin, mengatakan, langkah preventif tersebut diambil demi menjamin keandalan jalur serta keselamatan perjalanan kereta api di seluruh wilayah operasinya.
Kondisi cuaca di Sumatera Utara saat ini tengah mengalami fluktuasi yang cukup dinamis. Sepekan terakhir, mayoritas wilayah Sumatera Utara diguyur hujan dengan intensitas ringan hingga lebat.
KAI Sumut merespons dinamika cuaca tersebut dengan menginstruksikan berbagai langkah mitigasi risiko secara intensif di lapangan.
Beberapa langkah antisipatif yang dilakukan di antaranya dengan melakukan penopingan pohon, normalisasi saluran air yang berada di sekitar atau melintasi jalur kereta api, penyediaan Alat Material Untuk Siaga (AMUS), hingga menyiagakan personel flying gank 24 jam untuk mengatasi setiap gangguan terhadap jalur kereta api bila hal itu tiba-tiba muncul.
Divre I Sumatera Utara saat ini mengelola prasarana rel kereta api sepanjang 476,46 kilometer yang melintasi 13 kabupaten/kota di Sumatera Utara, terbentang mulai dari Stasiun Belawan hingga Kuala Tanjung, Tanjungbalai, Siantar, dan Rantauprapat.
Guna memetakan dan mengantisipasi potensi bahaya di sepanjang lintasan yang luas tersebut, KAI Divre I Sumut menyiagakan AMUS dan unit respons cepat flying gank di 14 Unit Pelaksana Teknis (UPT) Resort Jalan Rel.
AMUS yang disiapkan meliputi material batu balas, bantalan rel, pasir, hingga peralatan berat yang siap dimobilisasi kapan saja.
Anwar menambahkan, pemeliharaan drainase di sepanjang jalur KA menjadi salah satu fokus utama saat ini mengingat tingginya intensitas curah hujan.
"Dengan meningkatnya curah hujan, timbul potensi gangguan perjalanan KA akibat genangan air. Untuk itu, KAI Divre I Sumatera Utara melakukan normalisasi saluran air berupa pembersihan sampah dan sedimen guna meningkatkan kapasitas aliran air," jelasnya.
Saat ini, frekuensi operasional di wilayah Divre I Sumatera Utara mencapai 46 perjalanan KA per hari, terdiri dari 20 perjalanan KA penumpang dan 26 perjalanan KA barang.
Komoditas barang dan pergerakan masyarakat yang diangkut memiliki peran vital terhadap konektivitas serta perekonomian kawasan.
Oleh karena itu, KAI Divre I Sumatera Utara menegaskan komitmennya untuk terus melakukan monitoring intensif, pemeliharaan rutin, serta respons cepat di area pemantauan khusus.
"Seluruh upaya mitigasi ini merupakan bentuk komitmen berkelanjutan KAI Divre I Sumatera Utara dalam mengeliminasi setiap potensi bahaya. Kami berupaya maksimal memastikan sarana dan prasarana dalam kondisi andal, sehingga masyarakat dapat menggunakan moda transportasi kereta api dengan aman, nyaman, dan tepat waktu tanpa terkendala potensi gangguan cuaca," katanya.
Pewarta: Juraidi
Editor : Juraidi
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.
Medan (ANTARA) - Kapolda Sumatera Utara Irjen Pol. Whisnu Hermawan Februanto mengatakan pengungkapan sabu-sabu di wilayahnya menunjukkan tren peningkatan dalam tiga tahun terakhir.
Saat jumpa pers di Markas Polda Sumut, Medan, Senin, Whisnu mengatakan Direktorat Reserse Narkoba Polda Sumut bersama jajaran mengungkap sekitar 1,5 ton sabu-sabu pada 2024, meningkat menjadi 1,7 ton pada 2025.
Sementara itu, selama enam bulan pertama 2026, jajaran Polda Sumut telah mengungkap 948 kilogram sabu-sabu.
Menurut dia, pemberantasan narkoba menjadi salah satu prioritas Polda Sumut dengan melibatkan seluruh jajaran kepolisian, mulai dari tingkat polrestabes, polresta, polres, hingga polsek.
Selain penindakan, Polda Sumut juga memperkuat kerja sama dengan Bea Cukai, pengelola bandara, TNI, dan pemerintah daerah untuk menekan masuknya narkotika ke Sumatera Utara.
Polda Sumut mengimbau masyarakat melaporkan aktivitas yang diduga berkaitan dengan penyalahgunaan maupun peredaran gelap narkotika.
Sementara itu, Direktur Reserse Narkoba Polda Sumut Kombes Pol Andy Arisandi mengatakan berbagai upaya dilakukan dalam pengungkapan kasus tersebut di antaranya berkolaborasi dengan Konsulat Malaysia di Medan terkait daftar pencarian orang (DPO) pada kasus narkoba tersebut.
Hal ini dikarenakan barang bukti yang disita dari perairan Sumut diduga dari Malaysia serta jaringan maupun bandar teridentifikasi memakai nomor telepon seluler dari negara tersebut.
Selain itu, Polda Sumut dan jajaran melakukan Operasi Antik Toba 2026, menggerebek lokasi yang disinyalir menjadi tempat penyalahgunaan narkoba, pengembangan terjadap jaringan, serta menggelar razia di tempat hiburan malam.
Berita ini telah tayang di Antaranews.com dengan judul: Kapolda Sumut: Pengungkapan sabu-sabu meningkat tiga tahun terakhir
Pewarta: M. Sahbainy Nasution
Editor : Juraidi
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.