Piala Presiden - Pertandingan Persib lawan Arema, Maung Bandung tanpa tujuh andalan - ANTARA News Megapolitan

calendar_today 25.07.2026 - person  - timer ~

Kota Bandung (ANTARA) - Pelatih Persib Bandung Igor Tolic memastikan timnya tetap menyiapkan skuad terbaik untuk menghadapi Arema FC pada laga perdana Piala Presiden 2026 di Stadion Si Jalak Harupat, Kabupaten Bandung, pada Sabtu (25/7).

Tolic mengatakan Persib telah menjalani persiapan dengan baik menjelang pertandingan pembuka turnamen pramusim tersebut meski harus tampil tanpa sejumlah pemain kunci.

“Kami sudah mempersiapkan yang terbaik di dalam latihan untuk bertanding di Piala Presiden ini meskipun masih kehilangan beberapa pemain,” kata Tolic dalam konferensi pers Piala Presiden 2026 di Bandung, Jumat.

Persib Bandung dipastikan tidak diperkuat Sandy Walsh, Eliano Reijnders, Thom Haye, Saddil Ramdani, Beckham Putra Nugraha, Ragnar Oratmangoen, dan Marc Klok yang saat ini tengah mengikuti pemusatan latihan timnas Indonesia untuk persiapan Piala AFF 2026.

Selain itu, rekrutan anyar Persib, Mariano Peralta, juga dipastikan belum dapat diturunkan pada laga melawan Arema FC karena belum bergabung dan menjalani sesi latihan bersama tim.

“Kami masih menantikan kedatangannya (Mariano Peralta). Ketika dia sudah datang, kita akan lihat situasinya. Mungkin dia baru bisa main di pertandingan selanjutnya, tapi tidak untuk pertandingan pertama,” ujarnya.

Sementara itu, Gelandang Persib Bandung, Adam Alis menyebut ajang Piala Presiden 2026 menjadi momentum penting bagi timnya untuk membangun kekompakan dan mematangkan persiapan sebelum mengarungi kompetisi musim 2026/2027.

Menurut Adam, turnamen pramusim tersebut menjadi bagian dari proses pembentukan kekompakan antarpemain, termasuk sejumlah pemain baru yang bergabung pada musim ini.

“Turnamen pramusim seperti ini bagian dari persiapan untuk menuju liga. Mudah-mudahan di persiapan ini kita bisa lebih kompak dan lebih siap lagi,” kata dia.

Persib Bandung tergabung di Grup A bersama Arema FC, Tampines Rovers dari Singapura, dan DPMM FC dari Brunei Darussalam.

Pada laga perdana, Persib Bandung dijadwalkan menghadapi Arema FC dalam pertandingan yang berlangsung di Stadion Si Jalak Harupat, Kabupaten Bandung, Jawa Barat, Sabtu (25/7), mulai pukul 18.30 WIB.

Pewarta: Rubby Jovan Primananda
Editor : Syarif Abdullah

COPYRIGHT © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Iran Bangun Kembali Aset-Aset Militer yang Dibom Musuh Lebih Cepat dari yang Diperkirakan |Republika Online

calendar_today 25.07.2026 - person  - timer ~

Warga Iran berkendara di samping rudal Iran, Zolfaghar, yang dipamerkan di Lapangan Azadi di Teheran, Iran, pada 24 Juli 2026.

REPUBLIKA.CO.ID, TEHERAN -- Iran dilaporkan berhasil membangun kembali aset-aset militer yang dibom Amerika Serikat (AS) lebih cepat dari yang diperkirakan, demikian laporan Wall Street Journal (WSJ) pada Kamis (23/7/2026). Laporan itu merujuk pada citra satelit dari beberapa fasilitas militer Iran.

Salah satu contoh adalah citra satelit dari Planet Labs pada Maret yang menggambarkan kehancuran dua terowongan yang diduga menjadi pintu gerbang ke gudang rudal bawah tanah di Kangavar, Iran barat akibat serangan AS. Namun, menurut WSJ merujuk pada citra satelit dari Airbus beberapa pekan kemudian, pintu masuk terowongan yang hancur tadi telah dibersihkan dan diperbaiki.

Di kasus lain, WSJ mengutip seorang pejabat Israel yang mengatakan bahwa Iran telah berhasil memperbaiki sebuah jembatan yang hancur dibom. Citra satelit Planet Labs, tertanggal awal Juli, juga menggambarkan upaya rekonstruksi sebagian dari sebuah pelabuhah di Bandar Anzali di Laut Kaspia, sebuah fasilitas yang diduga terkait dengan Korps Garda Revolusi Iran (IRGC).

Pada Maret, militer Israel (IDF) mengumumkan bahwa mereka mengebom beberapa aset Angkatan Laut Iran di Laut Kaspia, termasuk sebuah pelabuhan besar dan beberapa kapal dihancurkan. Di antara kapal yang dibom IDF itu empat kapal dilengkapi dengan sistem pertahanan udara dan antirudal.

"Mereka mengisi ulang stok persenjataan mereka," ujar mantan komandan IDF Brigadir Jenderal Ran Kochav dikutip WSJ.

"Mereka memiliki kemampuan rekonstruksi dan industrialisasi yang sangat impresif," ujarnya menambahkan.

Kochav memuji pemulihan cepat oleh Iran "konsisten dengan skill Iran dalam membangun kembali infrastrukturnya dan stok rudal setelah perang 12 hari dengan Israel pada Juni tahun lalu".

Menurut laporan WSJ, Israel dan AS hanya kerap berhasil mengebom pintu-pintu-pintu masuk ke gudang rudal ketimbang menghancurkan sepenuhnya. Yang artinya, gudang senjata Iran tak tersentuh dan tinggal menunggu eskavasi dari reruntuhan pintu terowongan yang dibom musuh.

sumber : Antara, Sputnik/RIA Novosti

Spesifikasi Emulator RPCS3 di PC yang Harus Kalian Ketahui

calendar_today 25.07.2026 - person  - timer ~

System Requirements RPCS3 – Saat ini sudah ada banyak sekali program emulator yang bisa menjalankan emulasi berbagai konsol gaming populer. Dan konsol PlayStation 3 menjadi salah satu emulator yang banyak dicari oleh komunitas Gamer. Salah satu emulator PS3 yang populer di internet adalah RPCS3.

Meski terdengar menarik mengingat ada banyak game-game menarik di konsol PlayStation 3, tidak sedikit Gamer yang belum tahu banyak soal spesifikasi emulator tersebut agar bisa lancar digunakan di PC. Kira-kira seperti apa spesifikasi RPCS3, ya?

RPCS3
Seperti apa spesifikasi emulator PlayStation 3 ini agar lancar digunakan di PC, ya?

Berikut ini spesifikasi emulator RPCS3 di PC yang harus kalian ketahui agar lancar dijalankan.

Minimum

Spesifikasi Emulator RPCS3
Spesifikasi Minimum
  • OS: Linux, Windows 10, macOS 15, FreeBSD 14
  • CPU: AMD Athlon 64 X2, Intel Core 2 Duo, ARM Cortex-A55 / A75, Apple M1
  • GPU: ATI HD 2900 XT, NVIDIA GT 430, Intel Arc A310
  • RAM: 8GB
  • Storage: HDD
  • Details: Variable performance on all games

Recommended

Spesifikasi RPCS3
Spesifikasi Recommended
  • OS: Linux, Windows 11
  • CPU: AMD Ryzen 5 5600, Intel Core i5-10400
  • GPU: AMD RX 5600 XT, NVIDIA RTX 2060
  • RAM: 16GB
  • Storage: SSD
  • Details: Performs as a PS3 or better on Playable games

Optimal

System Requirements RPCS3
Spesifikasi Optimal
  • OS: Linux, Windows 11
  • CPU: AMD Ryzen 5 9600X, Intel Core i5-13600K
  • GPU: AMD RX 5600 XT, NVIDIA RTX 2060
  • RAM: 16GB
  • Storage: NVMe SSD
  • Details: Outperforms a PS3 on most games

Max Performance

System Requirements RPCS3
Spesifikasi Max Performance
  • OS: Linux
  • CPU: AMD Ryzen 7 9800X3D
  • GPU: AMD RX 7800 XT, NVIDIA RTX 4070
  • RAM: 16GB
  • Storage: NVMe SSD
  • Details: Significantly outperforms a PS3 on all games at 4K

Itulah informasi mengenai spesifikasi emulator RPCS3 di PC yang harus kalian ketahui agar lancar dijalankan. Apakah PC kalian sanggup menjalankan emulator PlayStation 3 ini?


Baca juga informasi menarik Gamebrott lainnya terkait Emulator atau artikel lainnya dari Muhammad Faisal. For further information and other inquiries, you can contact us via [email protected].

Fury rebut sabuk WBC Humanitarian, selangkah lebih dekat lawan Joshua - ANTARA News Jawa Timur

calendar_today 25.07.2026 - person  - timer ~

Jakarta (ANTARA) - Mantan juara dunia kelas berat (minimum 90,7 kg) terpadu Tyson Fury mengatasi Mariusz Wach untuk merebut sabuk juara World Boxing Council (WBC) METTA Humanitarian sekaligus membuatnya selangkah lebih dekat ke pertarungan melawan Anthony Joshua.

"Fury melancarkan kombinasi pukulan yang kuat sepanjang pertandingan, menghantam tubuh dan kepala lawan hingga kubuh Wach memutuskan menghentikan pertarungan di akhir ronde ketujuh," demikian laporan WBC dalam resminya yang dipantau di Jakarta, Sabtu.

Dalam pertarungan yang berlangsung di Stadion Maz Muay Thai, Pattaya, Thailand, Jumat (24/7) malam, Fury yang pernah menyandang gelar juara dunia WBC, WBA Super, IBF, WBO, dan IBO tidak pada saat bersamaan, mengendalikan pertarungan sepenuhnya atas lawannya dari Polandia.

Fury tidak membuang waktu untuk menegaskan otoritasnya. Mantan juara dunia asal Inggris itu memulai dengan gerakan tipuan khasnya dan gerakan tubuh bagian atas yang sulit ditebak, menggunakan jab tajam ke kepala dan tubuh untuk menentukan jarak sambil berulang kali memancing reaksi dari Wach.

Wach mencoba meningkatkan performanya di ronde kedua, tetapi gerakan tipuan dan pergerakan Fury yang konstan mengganggu ritme permainan, dan keduanya saling bertukar pukulan dalam akhir sesi yang penuh semangat.

Setelah itu, pertandingan menjadi semakin berat sebelah. Fury mengambil kendali penuh di ronde ketiga, melancarkan pukulan bertubi-tubi dan memadukan serangan ke kepala dan tubuh sementara Wach kesulitan menemukan balasan.

Dominasinya berlanjut hingga ronde-ronde tengah, dengan berulang kali membuat kepala Wach terbentur ke belakang dengan jab sebelum mendorongnya ke tali ring dengan uppercut keras di ronde kelima.

Puncak pertarungan dimulai pada ronde keenam ketika Fury meningkatkan tekanan. Wach, meskipun menerima pukulan bertubi-tubi, menolak untuk menyerah dan masih menunjukkan daya tahannya.

Pertarungan berakhir di antara ronde ketika kubu Wach memutuskan bahwa petarung mereka sudah cukup menderita, dan menghentikannya sebelum ronde kedelapan dimulai.

Dengan kemenangan itu, Fury yang meraih sabuk istimewa dari WBC sekaligus memperkuat rekor profesionalnya menjadi 36 kemenangan (25 KO), dua kekalahan, dan satu hasil imbang di usianya yang ke-37 tahun. Sementara, Wach harus menambah noda rekornya menjadi 39 kemenangan (20 KO) dan 14 kekalahan.

Setelah pertarungan, Fury diperkirakan langsung menuju Jeddah, Arab Saudi, untuk menyaksikan mantan juara dunia Anthony Joshua menyelesaikan urusannya dengan Kristian Prenga dalam pertandingan pemanasan Sabtu (25/7) malam.

Pewarta: Aloysius Lewokeda
Uploader : Taufik
COPYRIGHT © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Kicau mania jangan panik, burung bermasturbasi itu sangat wajar

calendar_today 25.07.2026 - person  - timer ~

Bagi hewan di penangkaran, melakukan perilaku alami merupakan salah satu pilar kesejahteraan hewan. Namun, ketika menyangkut soal seks, ada satu perilaku penting mereka yang sering kali diabaikan, bahkan terkadang dihukum: masturbasi.

Masturbasi ternyata umum dilakukan oleh berbagai spesies hewan. Perilaku ini sudah lama terdokumentasi pada primata. Kura-kura bahkan bersuara nyaring saat masturbasi, meski gerakannya tidak nyaman dilihat.

Sementara itu, unta bermasturbasi dengan menggosokkan penisnya ke pasir. Adapun landak memanfaatkan berbagai benda sebagai alat bantu masturbasi.

Aktivitas seks ini juga umum dilakukan burung. Studi terbaru kami dapat mengubah cara ilmuwan memandang masturbasi pada burung, sekaligus meningkatkan kesejahteraan mereka.


Read more: Merawat hewan peliharaan yang sakit serius dapat membuat kita stres, ‘burnout’, dan cemas tak berkesudahan


Salah kaprah masturbasi pada burung

Video burung bermasturbasi bisa kita temukan di media sosial, terutama forum pencinta burung alias kicau mania. Sebagian besar berasal dari pemilik burung yang bingung dan khawatir melihat perilaku tersebut.

Masturbasi sering dianggap sebagai perilaku bermasalah yang tidak normal pada burung peliharaan (terutama burung bayan). Praktik pemeliharaan tradisional menganggapnya sebagai dampak tidak diinginkan dari stres, kondisi kesehatan yang buruk, hingga lingkungan yang kurang memadai.

Pemahaman keliru ini sering kali membuat pemilik burung mencegah aktivitas masturbasi hewan mereka dengan menghukum ataupun membawanya dokter hewan. Misalnya, dengan mengubah pola makan dan perawatan, hingga penggunaan obat-obatan dan operasi.

Meskipun berdampak pada kesejahteraan hewan, masturbasi pada burung belum banyak diteliti secara mendalam oleh komunitas ilmiah.


Read more: Bagaimana pedoman TikTok belum ampuh menangkal perdagangan burung ilegal di Indonesia


Kami bertekad mengubah kondisi tersebut dengan menelusuri persebaran dan sejarah evolusi masturbasi pada burung untuk pertama kalinya. Kami mempelajari 120 spesies burung dari 22 kelompok utama menggunakan data dari berbagai publikasi ilmiah, laporan daring, forum komunitas, dan survei melibatkan ahli burung.

Burung bayan berwarna-warni bersembunyi di balik sayapnya.

Masturbasi merupakan aktivitas alami bagi hewan, termasuk burung bayan. Wirestock Creators/Shutterstock

Penelitian kami menemukan bahwa masturbasi banyak ditemukan di berbagai kelompok burung dengan sejarah evolusi yang panjang. Artinya, perilaku ini sudah ada sejak lama dan mungkin ditemukan pada spesies yang berkerabat dekat.

Meski kami menemukan lebih banyak catatan mengenai perilaku masturbasi pada burung jantan, aktivitas ini dilakukan oleh burung betina dan ditemukan di semua kelompok usia.

Masturbasi tampaknya juga terkait dengan spesies yang kawin dengan banyak pasangan. Hal ini diduga untuk meningkatkan keberhasilan reproduksi ketika ada persaingan besar dalam membuahi sel telur.

Misalnya, masturbasi pada burung jantan dapat membantu mengeluarkan sperma lama sehingga hanya tersisa sperma baru (yang kondisinya lebih baik) untuk proses pembuahan. Adapun bagi burung betina, masturbasi dapat meningkatkan gairah seksual untuk membantu proses kawin diam-diam dengan pejantan selain pasangannya.

Seperti apa masturbasi pada burung?

Yang terpenting, kami menemukan bahwa masturbasi justru lebih jarang terjadi di penangkaran dibandingkan di alam liar. Aktivitas ini lebih umum dilakukan oleh burung yang dibesarkan oleh induknya sendiri daripada manusia.

Hal ini menunjukkan bahwa masturbasi pada burung bukan perilaku yang tidak wajar ataupun dampak negatif dari penangkaran. Temuan kami menunjukkan pentingya untuk tidak mencegah burung melakukan masturbasi.

Meski begitu, seperti perilaku lainnya, kasus ekstrem mungkin terjadi ketika burung bermasturbasi secara terus-menerus. Ini bisa menjadi pertanda adanya masalah kesehatan atau kesalahan dalam pemeliharaan.

Aktivitas masturbasi pada burung umumnya terlihat canggung. Mereka menggosokkan kloaka (lubang saluran pembuangan sekaligus reproduksi) ke suatu benda, seperti dahan, ranting, atau mainan. Perilaku ini sering disertai kepakan sayap yang intens dan suara-suara yang menunjukkan kepuasan.

Salah satu alasan kurangnya penelitian soal masturbasi pada burung mungkin dikarenakan adanya anggapan bahwa kloaka memiliki kumpulan saraf lebih sedikit, sehingga sensitivitasnya lebih rendah dibandingkan alat kelamin manusia.


Read more: Manusia dan hewan sama-sama bisa berpikir logis, tapi pengukuran kemampuannya tidak sesederhana itu


Namun yang jelas, burung memperoleh kepuasan dari masturbasi. Artinya, mungkin ada lebih banyak hal terkait kepuasan seksual burung yang belum teridentifikasi.

Penelitian lanjutan mengenai ini bisa bermanfaat bagi kesejahteraan hewan maupun program perkembangbiakan di penangkaran. Meskipun kepuasan seksual pada burung mungkin tidak sama persis dengan mamalia, terlalu dini untuk menyimpulkan bahwa burung tidak dapat merasakan kenikmatannya.

Tak cuma Kualitas Sel Telur, Usia Rahim juga Pengaruhi Peluang Hamil

calendar_today 25.07.2026 - person  - timer ~

Jakarta -

Suksesnya program hamil ternyata banyak dipengaruhi berbagai faktor, Bunda, termasuk kondisi rahim. Faktanya, tak hanya kualitas sel telur, usia rahim juga berpengaruh pada peluang hamil.

Kehamilan memang tak selalu mudah bagi sebagian perempuan. Sering kali, perlu waktu panjang untuk mendapatkan kehamilan meski sudah melakukan berbagai cara.

Ya, seiring usia memang peluang kehamilan semakin menurun. Sehingga, memanfaatkan usia dengan baik guna mendapatkan peluang kehamilan penting dilakukan khususnya bagi mereka yang berjuang dengan kondisi tersebut.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT


Mengutip dari laman News Medical, sebenarnya salah satu faktor yang memengaruhi peluang kehamilan yakni penuaan rahim ya, Bunda. 

Dalam sebuah studi baru menunjukkan bahwa perubahan terkait usia pada rahim dapat berkontribusi pada hasil kehamilan yang lebih buruk, dengan perempuan berusia 49 tahun ke atas yang mengalami tingkat kelahiran hidup yang lebih rendah dan risiko keguguran yang lebih tinggi meskipun menjalani perawatan dengan donor sel telur.

Temuan tersebut dipresentasikan pada acara The 42nd Annual Meeting of the European Society of Human Reproduction and Embryology (ESHRE). Keberadaan temuan ini menantang asumsi bahwa donor sel telur dapat sepenuhnya mengatur ulang jam reproduksi dengan menghilangkan efek penuaan reproduksi.

Dalam beberapa dekade terakhir, usia ibu melahirkan telah meningkat secara stabil karena perubahan sosial, ekonomi, dan teknologi. Meskipun penurunan kesuburan terkait usia secara tradisional sebagian besar dikaitkan dengan penurunan kualitas sel telur, bukti yang berkembang menunjukkan bahwa penuaan rahim dan endometrium juga dapat memberikan efek independen.

Namun hingga saat ini, bukti klinis yang mengukur kontribusi penuaan rahim terhadap hasil reproduksi masih terbatas. Guna menyelidik hal ini, para peneliti dari IVIRMA Global Research Alliance di Roma, Italia, menganalisis 2.760 transfer blastokista tunggal yang dilakukan pada 1.774 perempuan yang menjalani perawatan donor oocyte antara Maret 2021 dan Desember 2024, yang memungkinkan mereka untuk memeriksa faktor-faktor rahim sebagian besar guna mengendalikan efek penuaan sel telur.

Hasil kehamilan dibandingkan di empat kelompok usia penerima (35–40, 41–45, 46–49 dan ≥49 tahun), dengan tingkat kelahiran hidup, tingkat keguguran, dan karakteristik endometrium dinilai sambil menyesuaikan faktor-faktor yang terkait dengan embrio, ibu, dan ayah.

Analisis tersebut mengidentifikasi usia 49 tahun sebagai ambang batas yang bermakna secara klinis, setelah itu hasil reproduksi menurun meskipun menggunakan sel telur donor. 

Sementara itu, tingkat kehamilan klinis turun dari 54,0 persen pada perempuan berusia 35–40 tahun menjadi 42,6 persen pada perempuan berusia ≥49 tahun, sementara tingkat kelahiran hidup menurun dari 46,2 persen menjadi 31,7 persen. Angka keguguran meningkat dari 24,2 persen menjadi 37,6 persen.

Dibandingkan dengan perempuan berusia 35-40 tahun, perempuan berusia 49 tahun ke atas memiliki peluang yang jauh lebih rendah untuk melahirkan bayi hidup dan peluang keguguran lebih dari dua kali lipat.

Selain itu, tingkat kelahiran hidup kumulatif juga menurun secara substansial seiring bertambahnya usia,. Jumlahnya yakni dari 80,0 persen di antara perempuan berusia 35–40 tahun menjadi 62,5 persen di antara perempuan berusia ≥49 tahun yang mentransfer semua embrio yang tersedia.

Studi ini juga menemukan perubahan terkait usia pada lapisan rahim, yang dikenal sebagai endometrium. Meskipun ketebalan lapisan rahim tetap serupa di seluruh kelompok usia, proporsi perempuan dengan pola endometrium trilaminar, suatu ciri yang umumnya dikaitkan dengan rahim yang reseptif terhadap implantasi embrio menurun secara signifikan seiring bertambahnya usia yakni dari 94,7 persen di antara perempuan berusia 35-40 tahun menjadi 81persen di antara perempuan berusia ≥49 tahun.

Selama bertahun-tahun, penuaan reproduksi terutama dipandang sebagai masalah ovarium, yang berarti bahwa jika perempuan mengganti sel telur yang lebih tua dengan oosit donor, pasien pada dasarnya 'mengatur ulang' jam reproduksi. 

"Sel telur donor jelas mengatasi masalah kualitas sel telur, dan hasilnya tetap sangat baik bagi banyak perempuan bahkan hingga usia empat puluhan. Namun, di atas usia 49 tahun, kami mengamati tingkat kelahiran hidup yang lebih rendah dan tingkat keguguran yang lebih tinggi meskipun menggunakan sel telur donor, yang menunjukkan bahwa perubahan terkait usia dalam lingkungan rahim juga dapat memengaruhi keberhasilan reproduksi," jelas Dr. Crestani.

Membahas implikasi temuan tersebut, Dr Crestani menambahkan, "Temuan ini seharusnya tidak menghalangi perempuan untuk menjalani perawatan oosit donor, karena tingkat keberhasilan tetap signifikan bahkan pada usia lanjut." Namun, pasien harus diberi konseling bahwa donor sel telur tidak dapat sepenuhnya menghilangkan efek penuaan reproduksi, terutama setelah usia 49 tahun."

Ke depannya, para peneliti berharap dapat lebih memahami mekanisme biologis yang mendasari penuaan rahim, termasuk peran potensial perubahan vaskular, imun, hormonal, dan molekuler. Studi di masa mendatang harus fokus pada identifikasi biomarker usia biologis rahim dan mengeksplorasi cara untuk memprediksi, mencegah, atau berpotensi meningkatkan penurunan fungsi rahim yang terkait dengan usia.

Mengomentari studi tersebut, Profesor Borut Kovacic, Ketua terpilih ESHRE, mengatakan, "Dalam beberapa tahun terakhir, upaya penelitian yang meningkat telah difokuskan pada pemahaman proses yang memungkinkan komunikasi silang antara embrio dan endometrium, yang menandai dimulainya implantasi.

Tak hanya itu, studi ini turut mengidentifikasi ambang batas usia yang terkait dengan awal hilangnya fungsi rahim. Meskipun ambang batas ini kemungkinan tidak absolut, temuan ini memberikan informasi penting bagi pasien dan menawarkan dasar yang berharga untuk penelitian di masa mendatang yang bertujuan untuk mengidentifikasi biomarker baru penuaan rahim.

Bagi Bunda yang mau sharing soal parenting dan bisa dapat banyak giveaway, yuk join komunitas HaiBunda Squad. Daftar klik di SINI. Gratis!

(pri/pri)

PlayStation Network Gangguan Selama 8 Jam, Ada Apa?

calendar_today 25.07.2026 - person  - timer ~

Psn Down

PlayStation Network – PlayStation belum lama ini mengambil keputusan untuk menghentikan produksi game fisik dan berfokus dengan ekosistem full digital. Hal ini tentunya menimbulkan berbagai kecaman baik dari gamer maupun developer yang khawatir jika server tak dapat diakses.

Dan sepertinya, kekhawatiran tersebut terjadi juga. Belum lama ini, PlayStation Network gangguan untuk waktu yang cukup lama bagi ekosistem yang segera memasuki era full digital. Ada apa?

Gangguan Mulai Dari Jam 6 Sore
Gangguan Mulai Dari Jam 6 Sore

Berdasarkan halaman Downdetector, terdapat laporan permasalahan jaringan PlayStation Network yang dimulai dari tanggal 24 Juli 2026 sekitar jam 6 Sore. Permasalahan ini berlangsung sekitar 8 jam.

Pemain tidak dapat mengakses berbagai hal mulai dari bermain secara online, mengakses manajemen akun, melihat PlayStation Video, mengakses PlayStation Store, dan fitur-fitur online lainnya.

Lebih naas lagi, para pemain yang sudah menanti Open Beta Marvel Tokon terpaksa harus menunggu layanan utama kembali normal agar mereka dapat mencoba game fighting seru tersebut.

Dan berdasarkan laporan dari Pushsquare, diketahui bahwa permasalah terjadi akibat Amazon Web Service yang digunakan oleh PSN mengalami gangguan yang mengakibatkan berbagai masalah di berbagai belahan dunia.

Pandangan Ekosistem Full Digital Menjadi Semakin Buruk

Marvel Tokon Ikut Terdampak
Marvel Tokon Ikut Terdampak

Akibat permasalahan yang terjadi, banyak pihak yang kini menjadikan hal tersebut sebagai senjata untuk protes kepada Sony yang beberapa waktu lalu mengambil keputusan untuk meninggalkan game fisik.

Dengan jaringan yang bisa saja putus untuk waktu yang cukup lama, jika Sony masih tetap memilih full digital, para pengguna menjadi tidak dapat bermain game saat terjadi kesalahan seperti ini.

Serverr Kembali Normal
Server Kembali Normal

Sementara itu, para gamer merasa dengan adanya game fisik, setidaknya mereka masih tetap dapat bermain meskipun PSN sedang bermasalah. PSN juga sempat down selama 24 jam pada tahun 2025 lalu.

Dan untuk permasalahan kali ini, layanan PSN sudah kembali beroperasi normal setelah 8 jam bermasalah. Server Marvel Tokon juga sudah kembali diaktifkan dan para pemain sudah dapat memainkan versi Beta game tersebut.


Baca juga informasi menarik Gamebrott lainnya terkait Berita atau artikel lainnya dari Javier Ferdano. For further information and other inquiries, you can contact us via [email protected]

Javier Ferdano

Javier Ferdano

Gamer, Weebs, Kpoper, Wrestling Marks, and Comic Nerds. Also Auto Chess Moderator and E-sport Caster. Formerly Known as Sultan Jepi.

Alasan Medis Orang yang Tampak Sehat Bisa Kena Jantung dan Stroke

calendar_today 25.07.2026 - person  - timer ~

Daftar Isi

Jakarta -

Seseorang yang terlihat sehat bukan berarti sepenuhnya terbebas dari risiko penyakit serius. Penyakit jantung dan stroke, misalnya, dapat terjadi secara tiba-tiba, bahkan pada orang yang sebelumnya tampak bugar dan tidak memiliki keluhan kesehatan berarti.

Hal ini dialami Alison Reidy, seorang wanita asal Darwin, Australia, yang dikenal sebagai sosok bugar dan sehat. Ia bahkan baru saja mencatat waktu terbaik pribadinya dalam ajang lari Parkrun sebelum stroke mengubah hidupnya pada Februari 2022.

Dikutip dari Stroke Foundation, setelah mengalami sakit kepala yang terus-menerus, kelelahan, dan pusing, Alison memutuskan untuk memeriksakan diri ke dokter umum. Namun, saat berada di ruang tunggu, ia tiba-tiba kehilangan keseimbangan dan penglihatan pada mata kirinya.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Alison kemudian langsung dibawa ke unit gawat darurat dan diberi tahu bahwa dirinya mengalami stroke.

"Itu adalah masa yang sangat sulit di rumah sakit. Saya mengalami masalah afasia, mobilitas, dan kognitif, serta insomnia. Saya juga merasa sangat kesepian. Karena pembatasan COVID-19, saya tidak mendapat kunjungan selama 10 hari," kata Alison.

Ia kemudian menjalani rehabilitasi di rumah sakit. Namun, dokter spesialis mengatakan tidak ada kemajuan lebih lanjut yang dapat dicapai melalui program tersebut.

Setelah empat hari, Alison meminta untuk diperbolehkan pulang dan melanjutkan rehabilitasi secara mandiri di rumah. Dua setengah tahun setelah mengalami stroke, Alison masih menjalani rehabilitasi setiap hari.

"Dukungan dan kasih sayang dari keluarga sangat berarti bagi saya. Ada hari-hari yang baik dan buruk, tetapi saya sangat beruntung masih berada di sini dan mampu memenuhi sebagian besar kebutuhan saya sendiri. Saya belajar menjalani kehidupan dengan cara yang berbeda dan mengatasi dampak 'tak terlihat' akibat stroke," ujarnya.

Kenapa Orang Sehat Bisa Terkena Stroke?

Selain Alison, stroke juga dapat terjadi pada orang yang terlihat sehat dan bugar. Di luar kasus tersebut, Dr Clare Walton dari Stroke Association mengatakan, orang yang menjalani gaya hidup paling sehat sekalipun tetap dapat mengalami stroke. Sebaliknya, ada pula orang yang memiliki berbagai faktor risiko tetapi tidak pernah mengalami stroke.

"Menurut saya, merupakan kesalahpahaman umum bahwa stroke hanya merupakan kondisi yang dialami oleh orang lanjut usia. Seperempat kasus stroke terjadi pada orang usia produktif, sementara anak-anak dan bayi juga dapat mengalami stroke," ujarnya, dikutip dari BBC.

"Setiap orang perlu menyadari bahwa mereka memiliki risiko mengalami stroke, bukan hanya ketika memasuki usia lanjut."

Stroke terjadi ketika aliran darah ke otak terganggu sehingga otak kekurangan oksigen. Kondisi ini dapat disebabkan oleh gumpalan darah yang menyumbat pembuluh darah atau pecahnya pembuluh darah di otak.

Faktor Risiko Stroke

Banyak faktor gaya hidup yang meningkatkan risiko stroke membutuhkan waktu untuk memberikan dampak. Kebiasaan merokok, kelebihan berat badan terutama di area perut, serta konsumsi alkohol berlebihan tidak serta-merta menyebabkan stroke dalam semalam. Namun, kebiasaan tersebut secara bertahap dapat meningkatkan risiko stroke sepanjang hidup.

Penyebab Stroke

Meski demikian, ada sejumlah penyebab lain yang dapat membuat stroke terjadi pada orang yang jauh lebih muda dan bugar.

  • Stroke hemoragik, misalnya, dapat disebabkan oleh kelainan pada pembuluh darah yang sudah ada sejak lahir. Kelainan ini dapat berada di otak tanpa menimbulkan gejala dan sewaktu-waktu dapat pecah sehingga menyebabkan perdarahan.
  • Salah satu contohnya adalah malformasi arteriovenosa (arteriovenous malformation atau AVM), yaitu kondisi ketika pembuluh arteri terhubung langsung dengan pembuluh vena. Kondisi tersebut dapat menyebabkan tekanan yang terlalu besar pada pembuluh darah sehingga akhirnya pecah dan memicu perdarahan di otak.
  • Lonjakan tekanan darah secara tiba-tiba juga dapat menjadi faktor risiko stroke pada orang yang lebih muda, terutama mereka yang sudah memiliki tekanan darah tinggi.
  • Stres juga dapat meningkatkan tekanan darah dan diduga berkontribusi terhadap risiko stroke. Sementara itu, bukti mengenai dampak konsumsi kopi dalam jumlah banyak terhadap risiko stroke masih beragam.
  • Gangguan irama jantung yang dikenal sebagai fibrilasi atrium juga dapat menyebabkan stroke iskemik. Pada kondisi ini, bagian jantung berdetak sangat cepat dan tidak teratur sehingga tidak dapat memompa darah secara efektif. Darah kemudian dapat menggenang di dalam jantung dan membentuk gumpalan. Jika gumpalan tersebut terbawa aliran darah menuju otak, dapat terjadi stroke.
  • Salah satu faktor yang tidak dapat dihindari adalah faktor genetik. Sebagian orang memang memiliki risiko stroke yang lebih tinggi dibandingkan orang lain dan kecenderungan tersebut dapat diturunkan dalam keluarga.

Stroke merupakan kondisi darurat medis yang membutuhkan penanganan segera. Jika seseorang diduga mengalami stroke, segera cari pertolongan medis. Semakin cepat seseorang mendapatkan diagnosis dan penanganan, semakin besar peluang untuk mencegah kerusakan otak yang lebih parah.

Terlihat Sehat, Kok Bisa Kena Penyakit Jantung?

Tak hanya stroke, penyakit jantung juga dapat terjadi secara tiba-tiba pada orang yang sebelumnya terlihat sehat dan bugar.

Sekitar setahun lalu, Brandon Whitfield sedang makan kue wortel di tempat tidur sambil menonton pertandingan hoki ketika tiba-tiba kondisinya memburuk.

"Di tengah percakapan, saya tiba-tiba mulai terkulai," kata Brandon kepada WSCOTV, dikutip dari Prevention.

Brandon yang berasal dari Charlotte, North Carolina, saat itu baru berusia 39 tahun. Ia mengatakan, usia muda dan kondisi tubuh yang bugar serta sehat bukan berarti seseorang terbebas dari risiko penyakit jantung.

Istrinya, Angela Whitfield, awalnya mengira Brandon hanya bercanda. Namun, setelah menyadari kondisi suaminya, Angela yang berprofesi sebagai physician assistant (asisten dokter) segera menyadari bahwa situasi tersebut merupakan keadaan darurat.

"Saya membutuhkan waktu sekitar 5-10 detik untuk menyadari bahwa ini adalah keadaan darurat. Entah bagaimana, jujur saja, berkat pertolongan Tuhan, saya langsung bertindak," ujar Angela.

Adapun penyakit jantung sendiri merupakan istilah yang mencakup berbagai kondisi yang dapat memengaruhi jantung. Salah satu jenis yang paling umum adalah penyakit arteri koroner atau coronary artery disease (CAD), yang juga dikenal sebagai penyakit jantung koroner.

Kondisi tersebut dapat menyebabkan pembuluh darah yang memasok darah ke jantung menyempit dan meningkatkan risiko terjadinya serangan jantung. Selain pembuluh darah, penyakit jantung juga dapat memengaruhi otot jantung, katup jantung, maupun sistem kelistrikan jantung.

Kenapa Orang Sehat Bisa Terkena Penyakit Jantung?

Di luar kasus tersebut, spesialis bedah toraks dan kardiovaskular, dr Sugisman SpBTKV, mengatakan kondisi tersebut biasanya disebabkan oleh masalah jantung yang sudah ada sebelumnya, tetapi tidak diketahui.

Oleh karena itu, dr Sugisman menekankan pentingnya melakukan medical check up (MCU) secara rutin, termasuk untuk mengetahui kondisi kesehatan jantung.

"Jadi kita nggak pernah tahu apa yang menyebabkan dia meninggal selama kita tidak tahu historisnya ya. Apalagi di usia-usia muda saat ini. Makanya di situ perlunya kita melakukan medical check up terhadap tubuh kita," kata dr Sugisman dalam tayangan detikSore, Selasa (28/10/2025).

"Karena kadang-kadang kita ini manusia mungkin punya ibaratnya denial terhadap penyakit. Tidak merasa sakit. Memang kadang-kadang penyakit itu dia bersifat silent ya," sambungnya.

dr Sugisman mengungkapkan ada dua jenis kondisi kardiovaskular yang dapat memicu kematian mendadak, yaitu stroke perdarahan dan serangan jantung mendadak. Serangan jantung bisa diakibatkan oleh sumbatan pembuluh darah koroner dan gangguan irama jantung.

Meski begitu, bukan berarti pola makan sehat dan olahraga rutin tidak bermanfaat. Keduanya tetap efektif dalam membantu menurunkan risiko penyakit jantung. Pemeriksaan kesehatan secara berkala juga dapat membantu mendeteksi faktor risiko atau masalah kesehatan yang mungkin belum menimbulkan gejala.

"Dilakukan medical check up mungkin setiap tahun secara berkala. Meliputi mungkin pemeriksaan darah, pemeriksaan tekanan darah, dan pemeriksaan hal-hal lain yang dianggap perlu, yang bisa di follow up kalau memang ada tanda-tanda yang perlu perhatian khusus terhadap hasil medical check up tersebut," tandasnya.

(suc/suc)

Dokter: Rutin olahraga pada usia 40 tahun bisa menurunkan risiko jantung

calendar_today 25.07.2026 - person  - timer ~

Dokter: Rutin olahraga pada usia 40 tahun bisa menurunkan risiko jantung

Sabtu, 25 Juli 2026 11:01 WIB

Image Print

Sejumlah warga melaksanakan olahraga pagi di Tugu Adipura Kota Tangerang. ANTARA/Irfan

Tangerang (ANTARA) - Dokter Spesialis Jantung Rumah Sakit (RS) Sari Asih Sangiang, Cut Arsy Rahmi, mengatakan olahraga pada usia 40 tahun secara rutin dapat menjaga kesehatan jantung dan menurunkan risiko penyakit kardiovaskular.

Ia mengatakan olahraga jangan dipandang sebagai perlombaan untuk mencapai intensitas maksimal, namun membangun kebugaran dan menjaga kualitas hidup dalam jangka panjang.

Selain itu, aktivitas olahraga tidak harus selalu dengan beban berat untuk memberikan manfaat. Jalan cepat, bersepeda, berenang, atau aktivitas aerobik lain yang dilakukan secara rutin dapat menjadi pilihan yang baik.

"Yang terpenting adalah konsistensi dan peningkatan kemampuan secara bertahap. Tetap aktif bergerak, tetapi lakukan secara cerdas, bertahap, dan terukur," ujar Cut Arsy.

Meski olahraga secara umum memberikan banyak manfaat bagi kesehatan jantung, lanjutnya, aktivitas fisik dengan intensitas tinggi yang dilakukan secara mendadak dapat meningkatkan beban kerja jantung.

Pada orang yang memiliki penyakit jantung atau faktor risiko kardiovaskular tertentu, terutama yang belum terdeteksi, menurut dia, bisa menjadi pencetus kejadian kardiovaskular akut.

Namun hal itu bukan berarti olahraga harus dihindari. Justru sebaliknya, kata dia, aktivitas fisik rutin merupakan salah satu komponen penting dalam menjaga kesehatan jantung.

"Karena itu, memasuki usia 40 tahun bukan berarti harus berhenti berolahraga. Justru olahraga tetap penting, tetapi perlu dilakukan secara cerdas, bertahap, terukur, dan sesuai kondisi kesehatan," ujarnya.

Ia juga menekankan jika olahraga tetap merupakan bagian penting dari gaya hidup sehat. Namun intensitas olahraga perlu disesuaikan dengan kondisi dan kemampuan masing-masing individu.

“Yang penting bukan menghindari olahraga, tetapi mengenali kondisi kesehatan dan kemampuan tubuh sebelum meningkatkan intensitas olahraga. Aktivitas fisik sebaiknya dilakukan secara bertahap, terukur, dan memperhatikan tanda-tanda peringatan dari tubuh,” kata Cut Arsy Rahmi.

Pewarta : Achmad Irfan
Editor: Bambang Sutopo Hadi
COPYRIGHT © ANTARA 2026

Korsel Kembangkan Baterai EV Baru, Isi 12 Menit Bisa 800 Km

calendar_today 25.07.2026 - person  - timer ~

Jakarta, CNBC Indonesia - Korea Selatan menemukan solusi untuk masalah yang kerap ditemui dalam kendaraan listrik. Dengan temuan tersebut diyakini bisa menjadi terobosan bagi industri otomotif dunia.

Kendaraan listrik memiliki masalah utama soal jarak tempuh dan masa pengisian baterai yang cukup lama. Para peneliti Korea Advance Institute of Science and Technology (KAIST) bersama LG Energy berhasil mengembangkan teknologi baterai yang dapat mengisi baterai dengan cepat untuk jarak tempuh yang lebih jauh.

Baterai tersebut dapat terisi selama 12 menit untuk 800 km, atau lebih jauh dari jangkauan sebelumnya mencapai 600 km. Para peneliti mengembangkannya dengan teknologi asli elektrolit cair penghambat kohesi agar kinerja baterai lithium-logam bisa meningkat.

"Penelitian ini menjadi fondasi utama mengatasi tantangan teknis baterai litium-logam dengan memahami struktur antarmukanya. Penelitian mengatasi hambatan terbesar pada pengenalan baterai litium-logam untuk mobil listrik," kata profesor teknik kimia dan biomolekuler KAIST, Hee Tak Kim, dikutip dari laman KAIST, Jumat (24/7/2026).

Baterai logam lithium akan mengganti anoda grafit, yakni komponen baterai ion lithium dengan logam lithium.

Namun penelitian ini menemukan tantangan, yakni kemunculan dendrit yang merupakan kristal litium. Ini terbentuk pada permukaan anoda selama pengecasan baterai.

Dendrit bakal menylitkan saat pengamanan masa pakai dan stabilitas baterai. Bahkan bisa menyebabkan arus pendek internal saat pengisian daya cepat dilakukan.

Hal ini terjadi karena terdapat kohesi antarmuka yang tidak seragam pada permukaan logam lithium.

Untuk mengatasinya, para peneliti mengembangkan elektrolit cair baru menghambat kohesi. Elektrolit cair akan memanfaatkan struktur anion dengan afinitas ikatan lemah pada ion lithium (Li+), jadi akan meminimalkan ketidakseragaman antarmuka lithium dan menghambat pertumbuhan dendrit.

Dengan menggunakan teknologi tersebut makan akan mengatasi masalah kecepatan pengisian baterai lithium logam serta mempertahankan kepadatan energi yang tinggi.

(fsd/fsd)

Add

as a preferred
source on Google

[Gambas:Video CNBC]