Makassar (ANTARA) - Film SOLATA yang artinya dalam bahasa Toraja adalah "Teman sebagai keluarga yang kita pilih" mengangkat realitas pendidikan dan nasionalisme yang membawa apresiasi dan pengalaman baru dalam memperkenalkan Indonesia ke dunia internasional.
"Film SOLATA kembali ke Indonesia setelah menyelesaikan rangkaian perjalanan internasional di Eropa Timur. Film ini membawa apresiasi dan pengalaman baru dalam memperkenalkan cerita Indonesia kepada publik dunia," kata Sutradara sekaligus produser Ichwan Persada di Makassar, Rabu.
Film SOLATA tersebut sebelumnya berhasil meraih penghargaan Special Award for Cinema from the Emerald of the Equator: Cultural Contribution and Humanism pada Golden FEMI Film Festival di Sofia, Bulgaria, pada 6 Juni 2026.
Setelah memenangkan penghargaan di Bulgaria, tim SOLATA melanjutkan tur ke lima kota di empat negara Eropa Timur, yakni Sofia di Bratislava di Slovakia pada 10 Juni 2026, Bulgaria pada 13 Juni 2026, Budapest di Hungaria, serta Ankara dan Istanbul di Turki pada pertengahan hingga akhir Juni 20206.
Perjalanan tersebut tidak hanya menjadi ajang promosi film, tetapi juga ruang untuk memperkenalkan kekayaan budaya Indonesia sekaligus membuka dialog mengenai pendidikan, kemanusiaan, persahabatan, dan nasionalisme.
Ichwan mengatakan SOLATA mengangkat realitas pendidikan melalui kisah seorang relawan guru asal Jakarta yang mengajar di Ollon, Tana Toraja, Sulawesi Selatan. Di wilayah tersebut, sang guru berhadapan dengan kondisi pendidikan dan kehidupan anak-anak di daerah yang jauh dari pusat perkotaan.
Pengalaman itu kemudian berkembang menjadi kisah tentang hubungan guru yang diperankan Artis Rendy Kjaernett dan muridnya serta arti penting pendidikan dalam membangun masa depan.
Cerita semakin menarik ketika sang guru bertemu enam murid yang memiliki nama depan menyerupai nama-nama presiden Indonesia. Unsur tersebut menjadi simbol yang memperkuat pesan nasionalisme dalam film.
Selain persoalan pendidikan, film ini juga menghadirkan keindahan alam, kehidupan masyarakat Toraja, termasuk lingkungan sosial dan kekayaan budaya lokal sebagai bagian dari narasi yang memperkuat identitas Indonesia.
Dalam perjalanan di Eropa Timur, lanjut Ichwan, SOLATA mendapat kesempatan diputar di sejumlah kota dan mempertemukan tim film dengan komunitas perfilman, mahasiswa, diaspora Indonesia, serta masyarakat setempat.
Kini kembalinya SOLATA ke Indonesia menjadi momentum untuk membawa pengalaman dari perjalanan internasional tersebut sekaligus kembali mendekatkan film itu kepada penonton Tanah Air. Film ini menunjukkan bahwa cerita lokal dengan latar budaya Indonesia dapat memiliki daya tarik bagi penonton internasional.
"Setelah meraih penghargaan di Bulgaria dan menyelesaikan tur lima kota di empat negara Eropa Timur, SOLATA terus membawa pesan tentang pendidikan, persahabatan, kebudayaan, kemanusiaan, dan nasionalisme, sekaligus memperkenalkan wajah Indonesia melalui karya sinema," jelasnya.

Pewarta: Suriani Mappong
Editor: Bernadus Tokan
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.
...Kami benar-benar memikirkan karya ini
Jakarta (ANTARA) - Grup musik Ungu kembali mengadopsi konsep pertunjukan panggung dalam video musik (MV) terbaru mereka berjudul "Utara-Selatan" yang menghidupkan kembali memori kilas balik (flashback) penggemar ke masa awal karir mereka sebagai band panggung.
Penggunaan latar aksi panggung itu bukan yang pertama kali bagi Ungu, mengingat pendekatan visual serupa sebelumnya juga pernah mereka tampilkan dalam video musik lagu hit "Saat Indah Bersamamu" (2007).
"Mungkin karena 'nature'-nya lagu ini, sifatnya lagu ini memang lagu panggung banget, lagu yang cenderung 'nge-rock' itu buat kita kayak 'flashback' awal-awal kita memang kita band panggung banget," ujar gitaris Ungu, Franco Medjaya (Enda), selaku pencipta lagu kepada ANTARA di Jakarta, Rabu.
Enda menjelaskan bahwa aransemen musik dan dinamika vokal Pasha dalam proses rekaman juga disesuaikan agar terasa lebih hidup (live) layaknya sebuah pertunjukan di atas panggung terbuka.
Keselarasan audio tersebut yang kemudian diterjemahkan ke dalam konsep visual video musik yang dipenuhi oleh adegan aksi panggung tersebut.
Penempatan tulisan cerita bersambung (to be continued) di akhir tayangan klip video tersebut sekaligus menjadi penanda terbukanya peluang tak terbatas untuk menggarap koleksi lagu-lagu Ungu berikutnya.
Baca juga: Ungu rilis MV lagu baru tanpa CGI, hindari pengaruh tren sesaat
"Ke depannya ya 'infinity' lah, kemungkinan bisa apa aja," tambah Enda mengenai potensi pengembangan karya mereka ke ranah visual yang lebih luas, termasuk film dan 'miniseries'.
Sementara itu, untuk kelanjutan dari narasi klip lagu tersebut, Ungu telah merampungkan dua lagu baru yang jalan ceritanya sengaja dirancang untuk mengikuti kisah dari video musik "Utara-Selatan".
Video musik itu sendiri diposisikan sebagai eksperimen pertama bagi Ungu dalam menunjukkan potensi personelnya sendiri untuk menggarap plot cerita dalam format audio-visual secara mandiri.
Vokalis Ungu sekaligus sutradara video musik "Utara-Selatan", Sigit Purnomo Syamsuddin Said (Pasha), merinci bahwa plot drama klip itu menyoroti pergolakan batin karakter anak muda di tengah arena konser panggung Ungu.
Narasi berfokus pada dilema tokoh perempuan yang diperankan Zara Leola saat menyusul tokoh pria yang diperankan Kiesha Alvaro demi menyelesaikan perdebatan mereka di telepon.
"Tapi kan kalau tadi teman-teman melihat di ujung video kan, di saat Kiesha meluk Zara, Zaranya enggak meluk Kiesha. Karena mungkin Zara juga merasa 'Ini bener enggak sih keputusan saya?' gitu loh, antara pendidikan dan kekasih, kira-kira gitu. Pendidikan penting, tapi perasaan juga harus nyaman," jelas Pasha membedah makna adegan robekan kertas dan pelukan sepihak di akhir klip.
Baca juga: Kahitna ungkap kunci tetap kompak selama 40 tahun berkarya
Kehadiran massa dalam set konser tersebut diakui Pasha menjadi elemen krusial yang menyukseskan jalannya cerita video musik.
Rekaman visual berlatar panggung tersebut menjadi sangat masif karena melibatkan sekitar 400 orang Cliquers asli yang bertindak sebagai pemeran figuran konser langsung.
"Cinta-cintanya Ungu ini, cliquers-cliquers Ungu, extras-extras yang kemarin hadir di konser itu juga sebagai salah satu poin penting suksesnya video klip ini, menurut saya. Itu jumlahnya kurang lebih 400," tambah Pasha.
Keseriusan Ungu dalam meramu karya ini secara keseluruhan bahkan ditunjukkan lewat proses pengerjaan aransemen musik yang mengalami beberapa kali perombakan total.
Gitaris Ungu lainnya, Arlonsy Miraldi (Oncy), memaparkan bahwa seluruh personel harus berdiskusi secara mendalam untuk memastikan lagu ini benar-benar matang sebelum dirilis ke platform digital.
"Kami benar-benar memikirkan karya ini. Musiknya beberapa kali kami rombak sampai akhirnya semua sepakat, 'ini dia'. Bahkan untuk music video-nya pun kami berkali-kali meeting. Jujur, baru kali ini kami seserius ini menggarap sebuah video musik," kata Oncy.
Baca juga: NCT 127 bersiap merilis album ketujuh
Pewarta: Abdu Faisal
Editor: Bernadus Tokan
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.
REPUBLIKA.CO.ID, GUNUNGSITOLI, – Gubernur Sumatera Utara Bobby Nasution mengajak sejumlah anggota DPRD Sumut untuk melihat dan mengawasi langsung pelaksanaan program pembangunan di Kepulauan Nias. Kegiatan ini merupakan bagian dari program berkantor Gubernur di Nias yang berlangsung pada 5 hingga 9 Agustus 2026.
Bobby menegaskan bahwa kehadiran para wakil rakyat tersebut bukanlah atas perintahnya, melainkan inisiatif mereka sendiri untuk mendampinginya. Ia menyebut hal ini sebagai wujud semangat kolaborasi antara eksekutif dan legislatif untuk mempercepat pembangunan daerah.
"Bukan memboyong, tapi mereka ingin menemani saya. Kemarin mereka bertanya apa saja yang dilakukan selama berkantor di Nias," ujar Bobby di Kota Gunungsitoli, Rabu.
Tercatat ada tujuh anggota DPRD Sumut yang ikut dalam pengawasan ini. Di antaranya adalah Ketua Komisi D DPRD Sumut Timbul Jaya Hamonangan Sibarani dan Sekretaris Komisi D DPRD Sumut Defri Noval Pasaribu.
Gubernur menekankan bahwa ia siap diawasi secara langsung di lapangan. "Walaupun sudah saya sampaikan, mereka ingin melihat langsung di lapangan. Makanya, kita bawa mereka melihat bersama-sama. Mereka juga bisa mengawasi kerja kita di lapangan, dan kami siap diawasi. Inilah semangat kolaborasi," tegas Bobby.
Ketua Komisi D DPRD Sumut Timbul Jaya Hamonangan Sibarani mengapresiasi langkah Gubernur Bobby Nasution yang kembali berkantor di Kepulauan Nias. Menurutnya, ini adalah terobosan yang belum pernah dilakukan oleh gubernur sebelumnya.
"Ini Gubernur pertama berkantor di Nias. Selama ini hanya kunjungan biasa. Kami apresiasi semangat Gubernur membangun daerah tertinggal, seperti Nias dan Sipiongot. Ini harus kita akui, dan kami akan terus mendukung," jelas Timbul.
Sekretaris Komisi D DPRD Sumut Defri Noval Pasaribu menilai program ini sebagai model baru yang mendekatkan pemerintah provinsi dengan masyarakat. Kehadiran langsung Gubernur di lapangan dinilai memungkinkan penanganan lebih cepat terhadap berbagai persoalan, mulai dari infrastruktur, pendidikan, hingga kesehatan.
"Ini model baru yang dilakukan oleh Gubernur agar lebih dekat dengan masyarakat. Gubernur ingin memangkas ketertinggalan Kepulauan Nias, sehingga masyarakat dapat merasakan langsung kehadiran pemerintah provinsi," kata Defri.
Defri menambahkan, kolaborasi antara Pemerintah Provinsi Sumut dan DPRD Sumut menjadi faktor penting dalam memastikan program pembangunan berjalan sesuai rencana dan memberikan manfaat bagi masyarakat. Pihaknya memastikan DPRD Sumut terus mendukung program-program yang berdampak pada peningkatan kesejahteraan masyarakat.
Salah satu program yang didukung adalah pendidikan gratis bagi siswa SMA dan SMK. "Program tersebut diharapkan dapat diperluas ke seluruh kabupaten/kota di Sumatera Utara seiring membaiknya kondisi keuangan daerah," tutur Defri.
Program berkantor di Kepulauan Nias ini sendiri telah dijalankan Bobby Nasution untuk kedua kalinya. Sebelumnya, ia berkantor di sana pada 15 sampai 20 Juli 2026.
Konten ini diolah dengan bantuan AI.
sumber : antara
...Mereka juga bisa mengawasi kerja kita di lapangan dan kami siap diawasi. Inilah semangat kolaborasi
Medan (ANTARA) - Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Bobby Nasution membawa sejumlah anggota DPRD Sumut melihat langsung, dan sekaligus mengawasi pelaksanaan program pembangunan di Kepulauan Nias.
"Bukan memboyong, tapi mereka (anggota DPRD Sumut, red) ingin menemani saya. Kemarin mereka bertanya apa saja yang dilakukan selama berkantor di Nias," ucap Bobby di Kota Gunungsitoli, Sumatera Utara, Rabu.
Gubernur mengatakan, kehadiran anggota DPRD Sumut ini merupakan bagian dari semangat kolaborasi antara eksekutif dan legislatif untuk mempercepat pembangunan daerah.
Tercatat, tujuh anggota DPRD Sumut mendampingi Gubernur Sumatera Utara berkantor di Nias, di antaranya Ketua Komisi D DPRD Sumut Timbul Jaya Hamonangan Sibarani, dan Sekretaris Komisi D DPRD Sumut Defri Noval Pasaribu.
Gubernur Sumatera Utara Bobby Nasution kembali menjalankan program berkantor di Kepulauan Nias selama lima hari mulai 5 hingga 9 Agustus 2026 setelah sebelumnya pada 15 sampai 20 Juli 2026.
"Walaupun sudah saya sampaikan, mereka ingin melihat langsung di lapangan. Makanya, kita bawa mereka melihat bersama-sama. Mereka juga bisa mengawasi kerja kita di lapangan, dan kami siap diawasi. Inilah semangat kolaborasi," tegas Bobby.
Baca juga: Gubernur Sumut kembali berkantor di Nias guna percepat pembangunan
Ketua Komisi D DPRD Sumut Timbul Jaya Hamonangan Sibarani mengapresiasi langkah langkah Gubernur Sumatera Utara Bobby Nasution kembali berkantor di Kepulauan Nias.
Menurutnya, program berkantor di Kepulauan Nias ini menjadi terobosan yang belum pernah dilakukan oleh Gubernur Sumatera Utara sebelumnya.
"Ini Gubernur pertama berkantor di Nias. Selama ini hanya kunjungan biasa. Kami apresiasi semangat Gubernur membangun daerah tertinggal, seperti Nias dan Sipiongot. Ini harus kita akui, dan kami akan terus mendukung," jelas Timbul.
Sekretaris Komisi D DPRD Sumut Defri Noval Pasaribu menilai, program berkantor di Kepulauan Nias ini menjadi cara pemerintah provinsi lebih dekat dengan masyarakat sekaligus memahami langsung persoalan yang dihadapi daerah.
Kehadiran Gubernur Sumatera Utara di lapangan, lanjut dia, memungkinkan berbagai persoalan mulai infrastruktur, pendidikan, kesehatan hingga sektor lainnya ditangani lebih cepat.
Baca juga: Gubernur Sumut ajak generasi muda gelorakan semangat juang '45
"Ini model baru yang dilakukan oleh Gubernur agar lebih dekat dengan masyarakat. Gubernur ingin memangkas ketertinggalan Kepulauan Nias, sehingga masyarakat dapat merasakan langsung kehadiran pemerintah provinsi," kata Defri.
Ia menilai kolaborasi antara Pemerintah Provinsi Sumut dan DPRD Sumut menjadi faktor penting dalam memastikan program pembangunan berjalan sesuai rencana dan memberikan manfaat bagi masyarakat.
Pihaknya juga memastikan, DPRD Sumut terus mendukung program-program yang berdampak peningkatan kesejahteraan masyarakat, seperti pendidikan gratis bagi siswa SMA dan SMK.
"Program tersebut diharapkan dapat diperluas ke seluruh kabupaten/kota di Sumatera Utara seiring membaiknya kondisi keuangan daerah," tutur Defri.
Baca juga: Siswi SD peraih emas olimpiade Asia diganjar rumah oleh Gubernur Sumut
Pewarta: Muhammad Said
Editor: Bernadus Tokan
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.
Penegasan tersebut disampaikan oleh Risha Adi Widjaya selaku perwakilan Bidang Kompetisi Piala Presiden 2026.
Ia menyebut penyelenggaraan turnamen mengacu pada surat persetujuan AFC bernomor AFC/IDN/T2/7612-2026.
Surat tersebut berkaitan dengan penyelenggaraan Piala President Elite 2026 yang berlangsung pada 25 Juli hingga 6 Agustus 2026.
Dalam dokumen itu, AFC menyatakan tidak keberatan terhadap jadwal maupun lokasi pelaksanaan turnamen.
Risha mengatakan jadwal pertandingan, termasuk masa rehat selama 48 jam, telah disusun sesuai rekomendasi AFC.
https://www.akurat.co/bola/879630/piala-presiden-appi-soroti-jadwal-jeda-sehari-final-semifinal-ancam-keselamatan-pemain
Menurutnya, status turnamen sebagai kompetisi internasional tier 2 membuat panitia wajib mengikuti seluruh ketentuan yang ditetapkan AFC.
"Kami ingin menegaskan bahwa jadwal pertandingan, termasuk masa rehat 48 jam antarpertandingan, telah sesuai dengan persetujuan dan rekomendasi dari AFC terkait tanggal pelaksanaan turnamen," ujar Risha dalam jumpa pers Road to Final di Jakarta, Rabu (5/8/2026).
"Sebagai kompetisi internasional tier 2, kami tunduk pada regulasi AFC, termasuk kewajiban pelaporan administratif maksimal 48 jam setelah pertandingan seperti yang tertuang dalam Pasal 13.2."
Ia menambahkan regulasi mengenai jadwal pertandingan maupun aturan skuad telah disampaikan kepada seluruh peserta sejak awal. Dengan demikian, setiap klub mengetahui ketentuan yang diterapkan sebelum memasuki babak semifinal.
Risha menjelaskan pembahasan tersebut dilakukan dalam Manager Competition Meeting. Pertemuan itu dihadiri oleh pelatih dan manajer dari seluruh tim peserta.
"Pada saat Manager Competition Meeting menjelang babak semifinal, seluruh pelatih dan manajer tim peserta sudah kami infokan secara detail. Semua pihak yang terlibat telah duduk bersama dan menyepakati aturan main yang ada," tegas Risha.
Untuk menjaga kondisi fisik pemain di tengah jadwal yang padat, panitia juga menerapkan kebijakan terkait pendaftaran pemain. Aturan tersebut memberikan ruang bagi klub melakukan rotasi skuad lebih leluasa.
Menurut Risha, setiap tim diperbolehkan mengganti lebih dari 12 pemain dari babak penyisihan menuju semifinal. Kebijakan itu dimaksudkan agar pelatih dapat menyesuaikan komposisi tim sesuai kebutuhan.
"Kami sangat memahami kondisi fisik para pemain. Oleh karena itu, dalam meeting tersebut juga sudah ditegaskan bahwa kami memberikan kebebasan bagi tim peserta untuk mengganti hingga lebih dari 12 pemain dari babak penyisihan menuju babak semifinal," katanya.
"Fleksibilitas ini diberikan agar pelatih bisa merotasi skuadnya dengan maksimal di tengah masa rehat yang ada."
Piala President Elite 2026 diikuti delapan peserta, yakni Persib Bandung, Arema FC, Persebaya Surabaya, Persija Jakarta, PSMS Medan, DPMM FC, Tampines Rovers, dan Port FC.
Turnamen tersebut dijadwalkan berakhir pada 6 Agustus 2026 dengan mengedepankan prinsip fair play serta perlindungan terhadap para pemain.
...Pemerintah Kabupaten Bogor berkomitmen membantu seluruh proses yang menjadi kewenangan daerah
Kabupaten Bogor (ANTARA) - Pemerintah Kabupaten Bogor, Jawa Barat, mendukung percepatan pembangunan Jalan Tol Depok-Antasari (Desari) hingga Salabenda untuk memperkuat konektivitas wilayah dan mendorong investasi.
Bupati Bogor Rudy Susmanto di Cibinong, Rabu, mengatakan pemerintah daerah berkomitmen membantu seluruh proses yang menjadi kewenangannya agar pembangunan ruas tol tersebut dapat berjalan sesuai target.
"Kami memberikan dukungan penuh terhadap percepatan pembangunan Jalan Tol Depok-Antasari. Pemerintah Kabupaten Bogor berkomitmen membantu seluruh proses yang menjadi kewenangan daerah, baik dari aspek administratif maupun dukungan di lapangan, sehingga tahapan pembangunan dapat berjalan lebih cepat dan lancar," kata Rudy.
Pernyataan itu disampaikan saat memimpin rapat koordinasi pembangunan Jalan Tol Depok-Antasari hingga Salabenda, Bogor bersama unsur DPRD Kabupaten Bogor, Kementerian Pekerjaan Umum, Badan Pertanahan Nasional (BPN), Direktur Utama PT Citra Marga Nusaphala Persada Tbk (CMNP) Jusuf Hamka, dan perangkat daerah.
Jalan Tol Depok-Antasari merupakan salah satu Proyek Strategis Nasional (PSN) yang menghubungkan Jakarta Selatan, Kota Depok, dan Kabupaten Bogor. Berdasarkan Komite Percepatan Penyediaan Infrastruktur Prioritas (KPPIP), ruas tol tersebut memiliki panjang sekitar 27,9 kilometer setelah diperpanjang hingga Salabenda dan akan terhubung dengan jaringan Bogor Outer Ring Road (BORR).
Baca juga: Progres jalan tol Jogja-Solo capai 86 persen
Saat ini, ruas Antasari-Brigif dan Brigif-Sawangan telah beroperasi. Sementara itu, pembangunan dilanjutkan pada ruas berikutnya hingga mencapai Salabenda sebagai bagian dari peningkatan konektivitas kawasan selatan Jabodetabek.
Rudy menilai penyelesaian Tol Desari hingga Salabenda akan meningkatkan aksesibilitas masyarakat, memperlancar distribusi barang dan jasa, serta membuka peluang investasi dan pertumbuhan kawasan ekonomi baru di Kabupaten Bogor.
Untuk mempercepat pelaksanaan proyek tersebut, Rudy menginstruksikan Gugus Tugas Reforma Agraria (GTRA) kembali diaktifkan mulai pekan depan guna mempercepat penyelesaian pengadaan tanah melalui koordinasi dengan BPN, pemerintah kecamatan, pemerintah desa, dan pemangku kepentingan terkait.
Sekretaris Daerah Kabupaten Bogor Ajat Rochmat Jatnika mengatakan pemerintah daerah menargetkan proses pengadaan tanah dapat diselesaikan pada 2026 sehingga pembangunan fisik dapat segera dipercepat.
"Harapannya tahun 2026 ini selesai tanah sehingga pembangunan bisa berjalan. Nanti 2028 beres dan dioperasikan," ujar Ajat.
Ia menjelaskan pemerintah daerah akan mendukung percepatan penyelesaian administrasi, sosialisasi kepada masyarakat, serta koordinasi dengan seluruh pemangku kepentingan agar proses pengadaan tanah berjalan sesuai jadwal.
Baca juga: WIKA Terus Kebut Pembangunan Tol Jakarta–Cikampek II Selatan Paket 2A, Progres Capai 85,20%
Baca juga: Menanti efek Patimban
Pewarta: M Fikri Setiawan
Editor: Bernadus Tokan
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.
REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA, – Menteri Kebudayaan Fadli Zon memberikan apresiasi tinggi atas kontribusi mendiang musisi Is Haryanto terhadap perjalanan musik Indonesia. Apresiasi ini disampaikan langsung dalam konser bertajuk "Sepanjang Jalan Kenangan: Sejuta Cinta Is Haryanto" di Jakarta, Rabu malam.
Fadli Zon menyebut Is Haryanto sebagai seorang seniman dan musisi besar yang telah memberikan sumbangsih luar biasa bagi khazanah musik Tanah Air. "Selamat kepada keluarga Is Haryanto, kepada Is Haryanto seorang seniman besar, seorang musisi besar yang telah memberikan kontribusi besar bagi perjalanan musik Indonesia," kata Fadli dalam sambutannya.
Dalam kesempatan tersebut, anak-anak Is Haryanto, yakni Vien Adiyanti Haryanto, Alice Adiyanti, Anna Adiyanti, Lucy Adiyanti, dan Fris Adiyanto, menyerahkan gitar asli milik sang ayah kepada Fadli Zon. Penyerahan ini merupakan simbol pelestarian warisan musik mendiang.
Fadli Zon menekankan bahwa lagu-lagu ciptaan Is Haryanto telah dinyanyikan oleh banyak penyanyi hebat lintas generasi. Hal ini menjadikan karya-karyanya sebagai bagian tak terpisahkan dari sejarah musik Indonesia.
"Lagu-lagunya telah dinyanyikan oleh para musisi-musisi hebat, oleh penyanyi-penyanyi hebat," ujarnya. Menurut Fadli, kekayaan karya Is Haryanto lahir dari keberagaman budaya Indonesia yang mencerminkan akulturasi dari berbagai daerah.
Kementerian Kebudayaan, lanjut Fadli, terus berupaya menjaga keberlanjutan karya para musisi Indonesia melalui berbagai program. Salah satunya adalah program Harmoni Zaman yang memberikan penghargaan kepada penyanyi dan musisi dari berbagai generasi.
Pemerintah saat ini tengah merancang kegiatan yang digelar secara berkelanjutan agar lagu-lagu Indonesia tetap dinyanyikan dan dinikmati masyarakat lintas generasi. "Kita akan bekerja sama untuk mengadakan kegiatan-kegiatan yang bisa rutin, sustainable, berkelanjutan," kata Fadli.
Ia mencontohkan lagu "Sepanjang Jalan Kenangan" sebagai salah satu karya yang tetap relevan hingga kini. Lagu tersebut terbukti mampu diterima oleh berbagai kalangan, termasuk generasi muda.
Konser ‘Sepanjang Jalan Kenangan: Sejuta Cerita Is Haryanto’ sendiri digelar sebagai bentuk penghormatan atas perjalanan karier dan dedikasi Is Haryanto di industri musik Indonesia. Sejumlah musisi lintas generasi turut membawakan lagu-lagu karya Is Haryanto, di antaranya Yuni Shara, Ria Resty Fauzy, Dian Mayasari, Lies Meriawati, Hedi Yunus, Johan Untung, Mario, Marco, dan Julian Dekiata, dengan iringan grup musik Audiensi band.
Konten ini diolah dengan bantuan AI.
sumber : antara
Garut (ANTARA) - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Garut, Jawa Barat memantau daerah, terutama pesisir pantai untuk mendeteksi kemungkinan dampak dan kerusakan setelah gempa bermagnitudo 5,3 yang berpusat di Kabupaten Pangandaran, Rabu (5/8) malam.
Kepala Pelaksana BPBD Garut Aah Anwar Saefuloh mengatakan pihaknya sudah menginstruksikan seluruh jajaran BPBD, maupun kecamatan dan desa/kelurahan untuk mengecek wilayah masing-masing untuk mengetahui potensi dampak dari guncangan gempa tersebut.
"Iya melakukan pemantauan menindaklanjuti informasi gempa bumi berdasarkan rilis BMKG dengan magnitudo 5,3," katanya saat dikonfirmasi di Garut, Kamis.
Ia menuturkan berdasarkan informasi BMKG, gempa bermagnitudo 5,3 berpusat di 79 km Barat Daya Kabupaten Pangandaran dengan kedalaman 18 km.
Gempa tersebut, kata dia, cukup dirasakan oleh masyarakat Kabupaten Garut, sehingga pihaknya langsung memantau potensi dampak dan kerusakan.
Anwar meminta seluruh jajaran untuk segera melaporkan apabila ada kerusakan bangunan, korban jiwa, maupun kondisi lainnya akibat bencana gempa bumi tersebut.
"Informasikan apabila terdapat dampak di wilayah masing-masing, seperti kerusakan bangunan, korban jiwa, maupun kondisi lain yang berkaitan dengan kejadian gempa," katanya.
Sejumlah warga di wilayah perkotaan Garut merasakan guncangan gempa bumi Pangandaran cukup kuat, bahkan secara spontan berlarian keluar bangunan.
"Saya sedang duduk di ruang tamu, tiba-tiba goyang, ternyata gempa, saat itu langsung keluar," kata Agus (55), salah seorang warga Jalan Cimanuk, Kecamatan Garut Kota.
BMKG merilis gempa magnitudo 5,3 pada 5 Agustus 2026 pukul 21.55 WIB berlokasi 8.12 LS, 107.91 BT atau 79 km Barat Daya Kabupaten Pangandaran dengan kedalaman 18 kilometer.
Baca juga: KAI hentikan perjalanan kereta api karena gempa magintudo 5.3
Pewarta: Feri Purnama
Editor: Mentari Dwi Gayati
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.
Jakarta (ANTARA) - Menteri Kebudayaan Fadli Zon mengapresiasi kontribusi musisi Is Haryanto terhadap perkembangan musik Indonesia dalam konser "Sepanjang Jalan Kenangan: Sejuta Cinta Is Haryanto" di Jakarta, Rabu malam.
"Selamat kepada keluarga Is Haryanto, kepada Is Haryanto seorang seniman besar, seorang musisi besar yang telah memberikan kontribusi besar bagi perjalanan musik Indonesia," kata Fadli dalam sambutannya.
Dalam konser tersebut, anak-anak Is Haryanto, yakni Vien Adiyanti Haryanto, Alice Adiyanti, Anna Adiyanti, Lucy Adiyanti, dan Fris Adiyanto, menyerahkan gitar asli milik mendiang kepada Fadli sebagai bentuk pelestarian warisan musik sang musisi.
Fadli mengatakan lagu-lagu Is Haryanto telah dinyanyikan oleh banyak penyanyi lintas generasi dan menjadi bagian dari perjalanan musik Indonesia.
"Lagu-lagunya telah dinyanyikan oleh para musisi-musisi hebat, oleh penyanyi-penyanyi hebat," ujarnya.
Baca juga: Menbud nilai perancang busana mampu promosikan wastra Indonesia
Menurut dia, karya-karya Is Haryanto lahir dari kekayaan budaya Indonesia yang beragam dan mencerminkan akulturasi budaya dari berbagai daerah.
Ia mengatakan Kementerian Kebudayaan terus berupaya menjaga keberlanjutan karya para musisi Indonesia melalui berbagai program, salah satunya Harmoni Zaman yang memberikan penghargaan kepada penyanyi dan musisi dari berbagai generasi.
Selain itu, pemerintah juga tengah merancang kegiatan yang digelar secara berkelanjutan agar lagu-lagu Indonesia tetap dinyanyikan dan dinikmati masyarakat lintas generasi.
"Kita akan bekerja sama untuk mengadakan kegiatan-kegiatan yang bisa rutin, sustainable, berkelanjutan," kata Fadli.
Ia menambahkan lagu "Sepanjang Jalan Kenangan" merupakan salah satu karya yang tetap relevan hingga kini dan mampu diterima oleh berbagai generasi, termasuk generasi muda.
Konser ‘Sepanjang Jalan Kenangan: Sejuta Cerita Is Haryanto’ digelar sebagai bentuk penghormatan atas perjalanan karier dan dedikasi Is Haryanto di industri musik Indonesia. Sejumlah musisi lintas generasi turut membawakan lagu-lagu karya Is Haryanto, di antaranya Yuni Shara, Ria Resty Fauzy, Dian Mayasari, Lies Meriawati, Hedi Yunus, Johan Untung, Mario, Marco, dan Julian Dekiata, dengan iringan grup musik Audiensi band.
Baca juga: Menbud tekankan pentingnya fasilitas kebudayaan perkuat ekosistem seni
Baca juga: Menbud: Diplomasi budaya efektif perkuat hubungan antarbangsa
Pewarta: Farika Nur Khotimah
Editor: Bernadus Tokan
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.
...Perlindungan keselamatan bagi penumpang angkutan umum baik darat, laut dan udara menjadi prioritas tinggi
Jakarta (ANTARA) - Masyarakat Transportasi Indonesia (MTI) mendorong audit keselamatan independen untuk memperkuat sistem transportasi nasional menyusul insiden KMP Mutiara Sentosa II, sekaligus meningkatkan pengawasan, kepatuhan, dan perlindungan penumpang angkutan umum.
Ketua Umum MTI Haris Muhammadun mengatakan audit keselamatan perlu dilaksanakan lembaga independen agar proses evaluasi berlangsung objektif dan mampu menghasilkan rekomendasi yang kredibel bagi seluruh penyelenggara transportasi dalam jangka panjang.
"Perlindungan keselamatan bagi penumpang angkutan umum baik darat, laut dan udara menjadi prioritas tinggi," kata Haris kepada ANTARA di Jakarta, Rabu.
Dia menyampaikan hal tersebut sebagai respons atas insiden kebakaran KMP Mutiara Sentosa II di perairan utara Kabupaten Sumenep, Jawa Timur, Minggu (2/8), yang menjadi pengingat perlunya pembenahan sistem keselamatan pelayaran.
MTI memandang insiden KMP Mutiara Sentosa menjadi momentum penting untuk memperkuat sistem keselamatan transportasi laut melalui pembenahan menyeluruh yang melibatkan seluruh pemangku kepentingan.
Haris menegaskan peningkatan keselamatan harus menjadi tanggung jawab bersama antara regulator, operator, dan pengguna jasa agar setiap lapisan sistem mampu menjalankan perannya secara optimal.
Baca juga: Puan dorong penguatan keamanan transportasi laut pascakecelakaan kapal
Dari sisi pengguna, MTI mengajak masyarakat menjadikan keselamatan sebagai pertimbangan utama dengan menghindari praktik perjalanan di luar manifes meskipun tersedia tarif yang lebih murah.
Menurut MTI, kesadaran penumpang terhadap pentingnya prosedur keselamatan akan menjadi fondasi kuat dalam membangun budaya keselamatan transportasi yang berkelanjutan di seluruh Indonesia.
Di sisi operator, MTI menekankan pentingnya disiplin awak kapal dalam mematuhi batas kapasitas penumpang serta menghindari praktik kelebihan muatan yang membahayakan keselamatan pelayaran.
MTI menilai sistem tiket elektronik di pelabuhan sebenarnya telah mampu mencegah pelanggaran apabila seluruh prosedur operasional dijalankan secara konsisten sesuai standar yang berlaku.
"Garda terakhir jika katakanlah semuanya abai, maka Syahbandar bisa tidak menerbitkan SIB (Surat Izin Berlayar). Namun semuanya sistem yang telah dibuat akan gagal WASOPS (pengawasan operasional) lemah," ucapnya.
MTI mengingatkan seluruh perangkat keselamatan tidak akan berjalan efektif tanpa pengawasan operasional yang kuat serta penegakan aturan secara konsisten terhadap setiap pelanggaran yang ditemukan.
Karena itu, MTI mendorong kebijakan komprehensif yang menempatkan keselamatan sebagai prioritas tertinggi meskipun dalam kondisi tertentu memerlukan penundaan keberangkatan demi keamanan seluruh penumpang.
Baca juga: Menhub tegaskan insiden KMP Mutiara Sentosa jadi evaluasi total
MTI juga mengusulkan revisi Undang-Undang Nomor 33 Tahun 1964 agar sebagian dana yang dikelola PT Jasa Raharja dapat dimanfaatkan membiayai audit keselamatan secara independen.
Menurut MTI, penggunaan sebagian dana pertanggungan untuk membiayai audit keselamatan oleh lembaga independen dinilai tepat karena sejalan dengan kepentingan penumpang dalam memperoleh perlindungan keselamatan saat menggunakan angkutan umum.
Di sisi lain, kebijakan tersebut juga dinilai selaras dengan kepentingan pengelola dana pertanggungan. Semakin rendah angka kecelakaan transportasi, semakin kecil pula dana pertanggungan yang harus dikeluarkan sehingga berdampak positif terhadap keberlanjutan sistem dan perekonomian.
"Kepentingan pengelola dana pertanggungan, dimana semakin tidak ada kecelakaan transportasi, maka dana pertanggungan juga tidak akan keluar. Nah hal ini sangat baik bagi perekonomian. Karena transportasi adalah urat nadi perekonomian," kata Haris.
Menteri Perhubungan (Menhub) Dudy Purwagandhi menegaskan insiden kebakaran KMP Mutiara Sentosa II di perairan utara Kabupaten Sumenep, Jawa Timur menjadi evaluasi menyeluruh untuk memperkuat standar keselamatan pelayaran, penanganan darurat, dan perlindungan seluruh pengguna jasa.
Dudy menyatakan pemerintah akan mengevaluasi secara menyeluruh penyebab insiden, prosedur operasional, serta sistem keselamatan pelayaran agar kejadian serupa tidak terjadi pada masa mendatang.
“Guna mencegah terulangnya kejadian serupa, Kementerian Perhubungan akan melakukan evaluasi secara menyeluruh. Yang terjadi sekarang ini akan menjadi bahan evaluasi agar hal-hal serupa tidak terjadi lagi," kata Menhub dalam keterangan di Jakarta, Selasa (4/8).
Baca juga: Kemenhub perkuat budaya keselamatan transportasi berbasis digital
Pewarta: Muhammad Harianto
Editor: Bernadus Tokan
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.