Rabu, 22 Juli 2026 - 17:06 WIB
Jakarta, VIVA - PT Sokonindo Automobile mendapat modal positif menjelang peluncuran resmi DFSK E5 Plus dalam hajatan tahunan Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2026. SUV Plug-in Hybrid Electric Vehicle (PHEV) tersebut telah mengantongi 1.100 pre-booking sejak pemesanan dibuka pada 23 Juni 2026.
Baca Juga
Jumlah pemesanan yang diraih sebelum mobil dipasarkan secara resmi dinilai menjadi sinyal bahwa teknologi plug-in hybrid mulai mendapat perhatian lebih besar dari konsumen Indonesia.
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
Chief Operating Officer PT Sokonindo Automobile, Franz Wang, mengatakan Indonesia menjadi salah satu pasar penting dalam perjalanan global DFSK E5 Plus. Setelah diperkenalkan di beberapa negara, termasuk Hong Kong dengan versi setir kanan, kini giliran pasar Indonesia yang menjadi fokus perusahaan.
Baca Juga
"DFSK sejak awal ingin menghadirkan kendaraan yang tidak hanya inovatif, tetapi juga memberikan pengalaman berkendara yang lebih cerdas, nyaman, dan sesuai kebutuhan konsumen saat ini," ujarnya di Jakarta, Rabu 22 Juli 2026.
Menurut Franz, antusiasme yang ditunjukkan konsumen selama masa pre-booking menjadi masukan berharga bagi perusahaan. Hingga saat ini, sebanyak 1.100 konsumen telah melakukan pemesanan, bahkan sebelum peluncuran resminya di GIIAS 2026.
Baca Juga
"Pencapaian ini menunjukkan antusiasme masyarakat sebelum kendaraan ini resmi diluncurkan. Kami juga mendengarkan berbagai masukan dari calon konsumen selama periode pre-booking," katanya.
Ia menambahkan, respons tersebut memperkuat keyakinan DFSK bahwa E5 Plus memiliki potensi untuk bersaing di pasar SUV elektrifikasi yang kini mulai berkembang di Indonesia.
Tak hanya mengumumkan jumlah pemesanan, DFSK juga memperkenalkan konsep NICE Experience yang menjadi dasar pengembangan E5 Plus. Konsep tersebut terdiri dari empat pilar, yakni New Energy Long Range, Intelligent Safety, Comfort Family Space, dan Exciting Driving Experience.
Photo :
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
Melalui konsep tersebut, DFSK ingin menunjukkan bahwa E5 Plus tidak hanya mengandalkan efisiensi konsumsi energi, tetapi juga menawarkan aspek keselamatan, kenyamanan keluarga, hingga sensasi berkendara yang lebih baik.
Salah satu nilai jual utamanya adalah teknologi Plug-in Hybrid yang diklaim mampu menempuh jarak hingga 1.400 kilometer berdasarkan pengujian NEDC ketika baterai dan tangki bahan bakar dalam kondisi penuh. Sementara dalam mode listrik murni, mobil ini memiliki jarak tempuh hingga 140 kilometer, sehingga dinilai cukup untuk memenuhi kebutuhan mobilitas harian tanpa mengonsumsi bahan bakar.
Halaman Selanjutnya
Selama masa pre-booking, DFSK juga mengidentifikasi sejumlah fitur yang paling menarik perhatian calon konsumen. Selain teknologi plug-in hybrid yang dinilai mampu mengurangi kekhawatiran soal jarak tempuh, kabin tiga baris yang lapang, fitur rear entertainment, hingga ventilated seat untuk penumpang baris kedua menjadi aspek yang paling banyak diapresiasi.
Rabu, 22 Juli 2026 17:06 WIB
Ilustrasi - Pilkades. (ANTARA/dok)
Temanggung (ANTARA) - Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (Dinpermades) Kabupaten Temanggung, Jawa Tengah, mengajukan anggaran sebanyak Rp481 juta untuk pelaksanaan Pemilihan Kepala Desa serentak tahun 2026.
Fungsional Analisis Kebijakan Dinpermades Kabupaten Temanggung Gunawan Agus Budi di Temanggung, Rabu, menjelaskan, anggaran tersebut akan digunakan untuk pelaksanaan Pilkades serentak di 14 desa di Temanggung pada tahun 2026.
"Besaran anggaran di masing-masing desa berbeda, kami memperhitungkan sesuai dengan jumlah pemilih," katanya.
Ia menyebutkan 14 desa yang akan menggelar Pilkades pada tahun 2026 yakni, Desa Malebo Kecamaatan Kandangan dengan jumlah anggaranRp41.296.200, Desa Gandon Kecamatan Kaloran Rp39.355.600, Desa Nglarangan Kecamatan Tretep Rp27.216.800, Desa Pateken Kecamatan Wonoboyo Rp30.677.800, Desa Semen Kecamatan Wonoboyo Rp29.220.100, Desa Rp29.220.100.
Kemudian Desa Lowungu Kecamatan Bejen Rp29.672.400. Desa Kedu Kecamatan Kedu Rp44.255.400.Dan Desa Tembarak, Kecamatan Tembarak Rp27.725100, Desa Wonotirto Kecamatan Bulu Rp40.390.900, Desa Katekan Kecamatan Ngadirejo Rp44.591.800, Desa Tegalrejo Kecamatan Ngadirejo Rp32.905.300, Desa Kertosari Kecamatan Jumo Rp32.243.800, Desa Ketitang Kecamatan Jumo Rp29.997.500 dan Desa Sunggingsari Kecamatan Parakan Rp31.511.200.
"Anggaran kami ajukan untuk memenuhi semua kebutuhan pelaksanaan Pilkades di setiap desa,verifikasi persetujuan biaya Pilkades dan penetapan wilayah Pemilihan dari tanggal 27 Juli sampai dengan 7 Agustus 2026," katanya.
Sesuai dengan pasal 34A ayat 1 Undang-undang Nomor 3 Tahun 2024 tentang desa, jika syarat dalam pasal 34A ayat 1 tidak terpenuhi dan hanya terdapat satu calon kepala desa yang mendaftar, maka pendaftaran calon kepala desa diperpanjang selama 15 hari.
Jika sudah diperpanjang sesuai dengan aturan tersebut, namun masih belum ada minimal dua pendaftar bakal calon kepala desa maka panitia Pilkades memperpanjang lagi pendaftaran selama 10 hari lagi.
"Jika sampai dengan perpanjangan masa pendaftaran yang kedua sudah selesai, namun hanya ada satu pendaftar saja, maka Badan Permusyawaratan Desa (BPD) dan Panitia Pilkades bisa menggelar rapat untuk menentukan, apakah bisa melawan kotak kosong atau mufakat untuk tidak menetapkan calon, maka Pilkades batal dan diangkat pejabat kades sampai dengan Pilkades serentak berikutnya," katanya.
Ia menuturkan, untuk tahapan pengumuman dan pendaftaran bakal calon kepala desa (Penelitian Kelengkapan Berkas) mulai tanggal 10 sampai dengan 21 Agustus 2026 mendatang.
"Masih ada kesempatan untuk melengkapi berkas lamaran, bagi bakal calon yang belum melengkapi yakni tanggal 24 sampai 27 Agustus," katanya.
Pewarta: Heru Suyitno
Editor:
Teguh Imam Wibowo
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.
Rabu, 22 Juli 2026 - 17:06 WIB
Jakarta, VIVA – Presiden RI Prabowo Subianto melantik Gubernur dan Wakil Gubernur Universitas Republik Indonesia. Pelantikan dilaksanakan di Istana Negara, Jakarta, pada Rabu, 22 Juli 2026.
Baca Juga
Dalam acara tersebut, Kepala Negara melantik Donny Ermawan Taufanto sebagai Gubernur Universitas Republik Indonesia.
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
Sementara Yos Sunitiyoso dilantik sebagai Wakil Gubernur Universitas Republik Indonesia.
Baca Juga
Pengangkatan ini berdasarkan Keputusan Presiden RI Nomor 80/P Tahun 2026 tentang Pengangkatan Gubernur dan Wakil Gubernur Universitas Republik Indonesia.
Pelantikan ini ditandai dengan pengucapan sumpah jabatan yang dipandu langsung oleh Presiden Prabowo. Prosesi tersebut berlangsung dengan penuh khidmat, menegaskan komitmen para pejabat yang baru dilantik untuk mengemban amanah dengan tanggung jawab dan integritas.
Baca Juga
“Bahwa saya akan setia kepada Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945 serta akan menjalankan segala peraturan perundang-undangan dengan selurus-lurusnya, demi darmabakti saya kepada bangsa dan negara,” ujar Presiden Prabowo saat mendiktekan penggalan sumpah jabatan kepada pejabat yang dilantik.
Pelantikan para pejabat dilanjutkan dengan penandatanganan berita acara oleh pejabat yang dilantik.
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
Acara diakhiri dengan pemberian ucapan selamat yang didahului oleh Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming untuk selanjutnya diikuti para undangan yang hadir.
Tampak hadir dalam pelantikan tersebut para para pimpinan lembaga negara, menteri Kabinet Merah Putih, Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto, Kapolri Jenderal Pol. Listyo Sigit Prabowo, serta Jaksa Agung RI ST Burhanuddin.
VIVA.co.id
22 Juli 2026
Jakarta, CNBC Indonesia - China tidak hanya menguasai tambang dan pabrik pemurnian logam tanah jarang (rare earth), tetapi juga menyiapkan sumber daya manusianya sejak di bangku kuliah.
Setiap tahun, ratusan mahasiswa menempuh pendidikan khusus rare earth di Inner Mongolia University of Science and Technology di Baotou. Mereka langsung diserap industri pemurnian milik negara yang memproduksi magnet untuk mesin jet, kendaraan listrik (EV), hingga turbin angin.
Sebagian lainnya melanjutkan riset di Baotou Rare Earth Research Institute, yang hanya berjarak sekitar 150 kilometer dari tambang rare earth terbesar di dunia.
Strategi ini menjadi salah satu senjata utama Beijing dalam mempertahankan dominasinya di rantai pasok global.
Di saat Amerika Serikat dan negara-negara Barat menggelontorkan miliaran dolar untuk mengejar ketertinggalan di sektor rare earth, China telah lebih dulu membangun ekosistem yang terintegrasi, mulai dari kampus, laboratorium, hingga kawasan industri.
Universitas Sains dan Teknologi Mongolia Dalam di Baotou, kota pusat industri logam tanah jarang di China, Mongolia Dalam, China, 6 April 2026. (REUTERS/Maxim Shemetov) Foto: (REUTERS/Maxim Shemetov)
Investigasi Reuters mencatat China memiliki lebih dari 40 laboratorium khusus rare earth serta sedikitnya 11 universitas dan politeknik yang setiap tahun menerima lebih dari 500 mahasiswa di program studi logam tanah jarang.
Hingga kini tidak ada satu pun universitas di luar China yang menawarkan program sarjana khusus logam tanah jarang.
Mantan CEO Neo Performance Materials, Constantine Karayannopoulos, mengaku lulusan universitas di China bisa langsung bekerja tanpa pelatihan panjang, berbeda dengan lulusan dari negara lain yang umumnya masih membutuhkan pembinaan selama bertahun-tahun.
"Di China, saya bisa merekrut lulusan baru dan mereka langsung produktif. Di negara lain, saya harus melatih mereka selama tiga tahun," ujarnya kepada Reuters.
Belajar Metalurgi Ratusan Jam
Di Inner Mongolia University of Science and Technology, mahasiswa jurusan teknik logam tanah jarang mendapat lebih dari 100 jam perkuliahan khusus, mulai dari kimia rare earth hingga ilmu material.
Perkuliahan juga terintegrasi dengan laboratorium dan perusahaan.
Sebagian besar laboratorium dibangun di dekat tambang utama seperti Bayan Obo, Maoniuping, dan Longnan, sehingga riset dapat langsung diterapkan ke proses produksi.
Lokasi institut loga tanah jarang di China Foto: Reuters
Pola serupa diterapkan Jiangxi University of Science and Technology (JXUST) yang membuka program sarjana khusus logam tanah jarang.
Sebanyak 70 mahasiswa angkatan pertama akan mempelajari seluruh rantai industri, mulai dari pengolahan bijih, metalurgi, hingga pembuatan magnet, serta diwajibkan mengerjakan proyek riset bersama perusahaan sebelum lulus.
Model pendidikan tersebut dinilai menjadi salah satu kunci dominasi China.
Universitas Sains dan Teknologi Mongolia Dalam di Baotou, kota pusat industri logam tanah jarang di China, Mongolia Dalam, China, 6 April 2026. (REUTERS/Maxim Shemetov) Foto: (REUTERS/Maxim Shemetov)
Pakar logam tanah jarang dari Durham University, David Parker, menyebut kurikulum JXUST sangat terspesialisasi dan mencerminkan posisi China sebagai pemimpin global dalam ilmu dan rekayasa logam tanah jarang.
Dengan sistem itu, industri selalu mendapat pasokan lulusan yang siap bekerja tanpa memerlukan pelatihan panjang.
Hal senada disampaikan fisikawan Portugal Luís Carlos, yang telah hampir dua dekade meneliti lembaga riset di China.
Menurutnya, mahasiswa pascasarjana di China memang memiliki spesialisasi yang sangat sempit. Namun, pendekatan itu justru membuat keseluruhan ekosistem riset dan industri bekerja jauh lebih efisien.
Pendidikan Menjadi Senjata
China secara terbuka menyebut pendidikan sebagai bagian dari strategi geopolitik.
Dekan Program Rare Earth JXUST, Li Chaozhong, mengatakan logam tanah jarang merupakan "kartu tawar utama" dalam politik global. Karena itu, program studi tersebut dirancang bukan hanya untuk menghasilkan ilmuwan, tetapi juga menjaga posisi China sebagai pemimpin dunia di industri logam tanah jarang.
Yang menarik, kurikulum di sejumlah universitas China dirancang mengikuti kebutuhan industri.
Mahasiswa tidak hanya mempelajari teknik pengolahan logam tanah jarang, tetapi juga memahami nilai strategis dan geopolitik komoditas tersebut.
Dalam salah satu mata kuliah di Jiangxi University of Science and Technology, misalnya, mahasiswa diajarkan bagaimana logam tanah jarang asal China menjadi komponen penting dalam berbagai sistem persenjataan Amerika Serikat, termasuk rudal dan peralatan Angkatan Laut AS.
Sementara itu, Amerika Serikat masih berupaya mengejar ketertinggalan.
Valor Metals mengembangkan teknologi baru yang diklaim mampu memproses logam tanah jarang hingga 10 kali lebih cepat dan lebih murah dibandingkan teknologi China, meski belum diuji dalam skala komersial. Di sisi lain, Colorado School of Mines bersama Departemen Energi AS tengah membangun dua pusat riset mineral kritis yang dijadwalkan beroperasi mulai 2027.
Logam tanah jarang Foto: Reuters
Meski investasi mulai digelontorkan, tantangan terbesar AS tetap pada ketersediaan tenaga ahli.
CEO Valor Metals Kunal Sinha menilai industri mineral Amerika harus mampu menarik lebih banyak talenta muda jika ingin menyaingi dominasi China dalam rantai pasok mineral kritis dunia.
Pengembangan Logam Tanah Jarang dari Hulu ke Hilir
Mengolah logam tanah jarang (rare earth) bukan perkara mudah. Misalnya, untuk menghasilkan neodymium dan praseodymium yang dibutuhkan industri kendaraan listrik, pabrik harus lebih dulu memisahkan unsur lanthanum dan cerium yang jumlahnya jauh lebih melimpah di alam.
Proses tersebut sangat kompleks karena melibatkan kombinasi berbagai asam, basa, dan bahan kimia, sehingga membutuhkan teknologi tinggi serta keahlian khusus.
Kompleksitas itu juga membuat industri ini sarat risiko lingkungan. Limbah hasil pemurnian berpotensi mencemari tanah dan air apabila tidak dikelola dengan baik, sementara paparan terhadap beberapa jenis logam tanah jarang dapat membahayakan sistem pernapasan dan saraf.
Bahkan, para peneliti di China menemukan pencemaran air tanah di sekitar lokasi penyimpanan limbah di Baotou, dan pemerintah China sendiri mengakui aktivitas pemurnian rare earth telah menyebabkan kerusakan lingkungan yang serius.
Meski demikian, Beijing tetap berhasil membangun dominasi global. Sejak dekade 1980-an dan 1990-an, pemerintah China menggelontorkan berbagai insentif pajak, memanfaatkan tenaga kerja berbiaya rendah, serta terus mendanai lembaga riset.
Bank-bank milik negara juga menyediakan pembiayaan murah bagi perusahaan yang bergerak di sektor mineral kritis, mempercepat ekspansi industri dari hulu hingga hilir.
Keunggulan China juga ditopang oleh integrasi antara tambang, pusat riset, dan fasilitas pengolahan.
Tambang Bayan Obo, tambang logam tanah jarang terbesar di dunia, hanya berjarak sekitar 150 kilometer dari pusat penelitian dan pemurnian di Baotou, Mongolia Dalam.
Kedekatan tersebut mempercepat transfer teknologi, pengembangan tenaga ahli, hingga komersialisasi inovasi, memperkokoh posisi China sebagai penguasa rantai pasok logam tanah jarang dunia.
Keunggulan itu kini dijaga ketat oleh Beijing. Pemerintah China terus memperketat pembatasan ekspor teknologi dan peralatan pemrosesan rare earth, sekaligus membatasi akses orang asing terhadap industri tersebut.
Mengejar China dalam teknologi logam tanah jarang bukan perkara mudah. Industri rare earth membutuhkan keahlian yang sangat spesifik karena proses pemurniannya sangat rumit.
Kilang harus memisahkan 17 unsur logam tanah jarang yang memiliki karakteristik kimia hampir identik, menjadikan proses pengolahan jauh lebih kompleks dan mahal dibandingkan mineral lainnya. Inilah yang membuat dominasi China di rantai pasok logam tanah jarang masih sulit digoyang.
Industri pemrosesan rare earth di negara-negara Barat praktis lenyap pada dekade 1990-an. Dampaknya, universitas di Barat berhenti mencetak tenaga ahli yang dibutuhkan industri, sehingga rantai pasok keahlian ikut terputus.
Sebaliknya, China terus memperkuat sinergi antara kampus, lembaga riset, dan industri. Salah satu hasilnya adalah teknologi pemurnian yang dikembangkan National Engineering Research Center for Rare Earths di Beijing dan mulai digunakan perusahaan pelat merah Gansu Rare Earth New Materials pada 2023.
Universitas Sains dan Teknologi Mongolia Dalam di Baotou, kota pusat industri logam tanah jarang di China, Mongolia Dalam, China, 6 April 2026. (REUTERS/Maxim Shemetov) Foto: (REUTERS/Maxim Shemetov)
Fasilitas tersebut mampu memproduksi hingga 50.000 metrik ton logam tanah jarang olahan per tahun, sekitar lima kali lebih besar dibandingkan produksi Lynas Rare Earths, produsen terbesar di luar China.
Dengan kekuatan China saat ini, negara lain sepertinya akan butuh waktu bertahun-tahun untuk menyamai Beijing.
(mae/mae)
Add
as a preferred
source on Google
Simalungun (ANTARA) - Wakil Menteri Kesehatan (Wamenkes) RI, dr Benyamin Paulus Octavianus kunjungan kerja ke Kabupaten Simalungun, Rabu (22/7).
Kedatangan Wamenkes dan rombongan disambut Bupati Simalungun, H Anton Achmad Saragih bersama unsur Forum Komunikasi Pimpinan Daerah setempat, di Niagara Hotel, Parapat.
Wamenkes datang ke Kabupaten Simalungun dalam rangka meninjau pelaksanaan Skrining Tuberkulosis (TB) Terintegrasi Cek Kesehatan Gratis (CKG) di Paraoat.
Dalam arahan, Wamenkes RI menegaskan bahwa percepatan eliminasi TB menjadi salah satu prioritas utama nasional dalam Program Hasil Terbaik Cepat (PHTC) Presiden Republik Indonesia.
Mengingat Indonesia masih menempati peringkat kedua dunia dengan jumlah kasus TB terbanyak, diperlukan langkah-langkah luar biasa untuk mewujudkan cita-cita Indonesia Bebas TB.
Walaupun tingkat keberhasilan pengobatan pasien TB di Indonesia telah mencapai lebih dari 90 persen, Wamenkes mengingatkan bahwa tantangan terbesar saat ini terletak pada deteksi dini terhadap kontak erat atau anggota keluarga yang tinggal serumah dengan penderita.
Sebagai wujud dukungan nyata pemerintah pusat, Kabupaten Simalungun menerima satu unit X-Ray Portable dan akan mendapatkan tambahan tiga unit lagi.
Alat yang hanya memiliki bobot sekitar tiga kilogram ini sangat memudahkan petugas kesehatan untuk melakukan skrining langsung hingga ke wilayah terpencil, perbukitan, dan pelosok desa.
Bupati Simalungun pun menegaskan komitmen penuh Pemerintah Kabupaten Simalungun untuk mendukung percepatan eliminasi TB melalui pelaksanaan skrining terintegrasi Cek Kesehatan Gratis.
Dengan penetapan 228 lokus pelaksanaan Skrining TB CKG di wilayah Simalungun, Bupati berharap jangkauan pelayanan semakin meluas, kasus dapat ditemukan lebih dini, dan kolaborasi lintas sektor semakin kuat.
Pewarta: Waristo
Editor : Juraidi
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.
ILUSTRASI. Kontan - PressRelease.id. KB Bank (Dok. KB Bank/KB Bank)
Reporter: Selvi Mayasari | Editor: Noverius Laoli
KONTAN.CO.ID – JAKARTA. PT Bank KB Indonesia Tbk (KB Bank) masih melihat peluang pertumbuhan bisnis sindikasi, terutama untuk perusahaan dengan fundamental yang kuat.
Direktur Utama KB Bank Kunardy Darma Lie mengatakan, secara industri tren kredit sindikasi memang lebih moderat dibandingkan tahun sebelumnya.
Namun, kebutuhan pembiayaan proyek-proyek strategis masih membuka ruang bagi perbankan untuk tetap aktif di bisnis tersebut.
Baca Juga: Transformasi Mulai Berbuah Manis, KB Bank Optimistis Kinerja Semester I Lebih Baik
"KB Bank tetap melihat peluang yang baik pada pembiayaan sindikasi, khususnya bagi perusahaan dengan fundamental yang kuat dan prospek usaha yang positif," ujar Kunardy kepada Kontan.co.id, Selasa (21/7/2026).
Hingga Mei 2026, KB Bank tercatat tetap aktif memimpin maupun berpartisipasi dalam sejumlah pembiayaan sindikasi di berbagai sektor strategis.
Beberapa transaksi sindikasi yang telah direalisasikan antara lain pembiayaan kepada PT Petro Oxo Nusantara (PON), PT Mining Industry Indonesia (MIND ID), Princeton Digital Group, PT Starone Mitra Telekomunikasi, serta PT Ainul Hayat Sejahtera.
Kunardy mengatakan perseroan tetap mengedepankan prinsip kehati-hatian dalam setiap penyaluran kredit.
Menurutnya, skema sindikasi menjadi salah satu instrumen mitigasi risiko karena memungkinkan pembagian eksposur pembiayaan dengan sejumlah lembaga keuangan lain.
Baca Juga: KB Bank Perkuat Transaction Banking demi Dongkrak Fee Based Income
"Skema kredit sindikasi menjadi salah satu strategi mitigasi risiko yang memungkinkan pengelolaan eksposur secara lebih terukur melalui pembagian risiko bersama sejumlah lembaga keuangan. Pendekatan ini turut mendukung terjaganya kualitas aset yang sehat sekaligus mengoptimalkan efisiensi permodalan guna mendorong pertumbuhan yang berkelanjutan," jelasnya.
Selain memperkuat manajemen risiko, pembiayaan sindikasi juga dinilai memberikan ruang bagi bank untuk tetap terlibat dalam proyek-proyek bernilai besar tanpa harus menanggung seluruh kebutuhan pendanaan sendiri.
Ke depan, KB Bank masih optimistis bisnis sindikasi akan bertumbuh seiring tersedianya pipeline pembiayaan di sejumlah sektor strategis.
Kunardy mengungkapkan peluang tersebut berasal dari proyek-proyek di sektor utilities, otomotif, manufaktur, infrastruktur digital, hingga jasa pertambangan.
Baca Juga: KB Bank Perkuat Keamanan Siber, Gelontorkan Rp 2,61 Miliar untuk Sistem PAM
Perseroan pun berkomitmen mempertahankan peran aktif dalam berbagai transaksi sindikasi, baik sebagai Lead Coordinator, Lead Bookrunner, Lead Underwriter, Lead Arranger, maupun Escrow Agent.
"Ke depan, peluang pertumbuhan bisnis sindikasi tetap terbuka didukung oleh pipeline yang solid dan terdiversifikasi di berbagai sektor strategis. Kami tetap optimistis mengembangkan portofolio wholesale dengan tetap mengedepankan prinsip kehati-hatian serta mencermati dinamika makroekonomi dan geopolitik global," ujar Kunardy.
Menurutnya, strategi tersebut diharapkan mampu menjaga pertumbuhan pembiayaan wholesale sekaligus mempertahankan kualitas aset di tengah kondisi ekonomi yang masih dibayangi berbagai tantangan global.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Tag
ILUSTRASI. CIMB Niaga Syariah dan BSN bersiap memperkuat industri bank syariah dengan ekspansi bisnis dan target menjadi pemain besar nasional. (KONTAN/Cheppy A. Muchlis)
Reporter: Selvi Mayasari | Editor: Avanty Nurdiana
KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Persaingan industri perbankan syariah diperkirakan semakin memanas dalam beberapa tahun ke depan. Sejumlah bank mulai mempersiapkan strategi untuk menjadi pemain besar, sejalan dengan target Otoritas Jasa Keuangan (OJK) membentuk tiga hingga lima bank syariah berskala besar sebagai penyeimbang PT Bank Syariah Indonesia Tbk (BSI).
Salah satu yang memasang target agresif adalah Unit Usaha Syariah (UUS) PT Bank CIMB Niaga Tbk. Setelah resmi melakukan spin off menjadi bank umum syariah (BUS), perseroan membidik posisi sebagai bank syariah terbesar kedua di Indonesia paling lambat pada 2030.
Direktur Syariah CIMB Niaga Pandji P. Djajanegara mengatakan proses spin off saat ini tinggal menunggu izin usaha dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK).
Baca Juga: SMF Salurkan Pembiayaan Mencapai Rp 14,09 Triliun di Sepanjang Semester I-2026
"Di akhir semester II ini targetnya, kami masih menunggu perizinan lanjutan dari regulator," ujar Pandji kepada Kontan.co.id.
Menurut Pandji, target menjadi bank syariah terbesar kedua sejalan dengan arah kebijakan regulator yang ingin memperkuat struktur industri perbankan syariah nasional.
"Target kami menjadi bank syariah terbesar kedua, selambat-lambatnya pada 2030," katanya.
Untuk mencapai target tersebut, CIMB Niaga Syariah akan tetap memanfaatkan sinergi dengan induk melalui skema full leveraging, namun fokus ekspansi akan bergeser ke segmen ritel dan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), terutama komunitas muslim.
"Strateginya tetap leveraging dengan induk, tetapi kami akan lebih menyasar segmen SME dan konsumer, khususnya komunitas muslim," ujarnya.
Saat ini sekitar 45% portofolio pembiayaan CIMB Niaga Syariah masih berasal dari segmen korporasi dan komersial. Ke depan, porsi tersebut ditargetkan turun menjadi sekitar 20%, sementara pembiayaan akan lebih difokuskan ke segmen ritel dan UMKM.
Perusahaan juga menargetkan aset melampaui Rp 100 triliun pada 2030. Sebagai gambaran, hingga Maret 2026 aset CIMB Niaga Syariah telah mencapai Rp 58,82 triliun.
Baca Juga: Transaksi Pembayaran Digital Melesat 36,88% pada Kuartal II-2026, QRIS Tumbuh 100%
Selain mengembangkan pembiayaan ritel dan UMKM, pertumbuhan bisnis juga akan ditopang penguatan layanan digital berbasis OCTO, pemanfaatan jaringan kantor induk melalui skema full leveraging, serta peningkatan porsi pembiayaan hijau (green financing).
Meski memasang target pertumbuhan yang agresif, Pandji memastikan hingga kini perseroan belum memiliki rencana melakukan merger maupun akuisisi.
"Belum ada rencana aksi korporasi. Tetapi kalau di tengah perjalanan ada peluang yang baik tentu akan kami eksplorasi. Yang jelas saat ini belum ada," ujarnya.
Sementara itu, PT Bank Syariah Nusantara (BSN) juga membidik posisi sebagai salah satu bank syariah besar nasional, namun memilih memperkuat pertumbuhan organik dibandingkan melakukan aksi korporasi.
Direktur Utama BSN Alex Sofjan Noor mengatakan perseroan menyambut positif target OJK membentuk tiga hingga lima bank syariah besar sebagai upaya memperkuat daya saing industri.
"Bank BSN menyambut positif arah kebijakan OJK dalam memperkuat industri perbankan syariah nasional. Sebagai entitas yang telah berdiri sendiri, Bank BSN berkomitmen menjadi salah satu bank syariah terkemuka yang berkontribusi terhadap penguatan ekosistem keuangan syariah di Indonesia," ujarnya.
Menurut Alex, fokus utama BSN saat ini adalah membangun fondasi bisnis yang kuat melalui pertumbuhan aset, pembiayaan, penghimpunan dana pihak ketiga (DPK), serta pengembangan ekosistem keuangan syariah.
Baca Juga: Penyaluran Kredit Lebih Longgar, BI Beberkan Sektor yang Potensial Digenjot
Tahun ini BSN menargetkan aset sekitar Rp 87 triliun, pembiayaan Rp 66 triliun, dan DPK Rp 69 triliun.
Hingga Mei 2026, aset BSN telah mencapai Rp 78 triliun. Sementara pembiayaan tumbuh 22,68% secara tahunan menjadi Rp 58,38 triliun, sedangkan DPK naik 14,68% menjadi Rp 60,62 triliun.
Alex mengatakan, dalam tiga hingga lima tahun mendatang BSN akan memperkuat bisnis berbasis ekosistem, meningkatkan penghimpunan dana murah alias current account savings account (CASA), serta memperluas digitalisasi layanan.
"Bank BSN juga akan terus meningkatkan efektivitas jaringan distribusi, mempercepat digitalisasi proses bisnis, serta memperkuat kualitas layanan agar dapat memberikan pengalaman yang lebih baik kepada nasabah," katanya.
Di tengah tren konsolidasi industri, BSN juga belum berencana melakukan merger maupun akuisisi.
"Saat ini prioritas utama Bank BSN adalah memperkuat pertumbuhan secara organik. Dengan fondasi yang kuat, kami akan memiliki fleksibilitas yang lebih besar untuk memanfaatkan berbagai peluang pertumbuhan di masa depan," ujar Alex.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Bagikan:
JAKARTA - Bank Indonesia (BI) terus memperkuat upaya menjaga stabilitas nilai tukar rupiah melalui optimalisasi berbagai instrumen moneter salah satu langkah yang ditempuh adalah menaikkan imbal hasil Sekuritas Rupiah Bank Indonesia (SRBI) guna meningkatkan daya tarik investasi portofolio asing.
Gubernur Bank Indonesia Perry Warjiyo mengatakan kebijakan tersebut telah mendorong peningkatan minat investor asing terhadap SRBI sekaligus menjadi bagian dari strategi BI dalam memperkuat stabilitas nilai tukar rupiah.
“Kebijakan menaikkan suku bunga SRBI untuk menarik aliran masuk investasi portofolio asing dan memperkuat stabilitas nilai tukar rupiah,“ ujarnya dalam konferensi pers, Rabu, 22 Juli.
Berdasarkan data Bank Indonesia, kepemilikan SRBI oleh investor nonresiden meningkat dari Rp238,09 triliun pada 15 Juni 2026 menjadi Rp288,65 triliun per 20 Juli 2026 atau setara dengan 27,11 persen dari total outstanding SRBI.
Selain itu, Perry menyampaikan Bank Indonesia juga mengoptimalkan seluruh instrumen moneter dan memberikan insentif penurunan tingkat swap lindung nilai (hedging swap) sebesar 10 persen bagi investor asing guna semakin meningkatkan daya tarik masuknya investor asing serta mengkompensasi kewajiban yang selama ini ditanggung investor.
“Bank Indonesia juga memperluas instrumen operasi moneter valuta asing dengan instrumen spot dan swap dalam valuta offshore Chinese Renminbi (CNH) terhadap Rupiah sejalan dengan meluasnya penggunaan mata uang lokal (Local Currency Transaction, LCT) untuk penyelesaian transaksi perdagangan dan investasi,” ucapnya.
Disisi lain, Perry menyampaikan rupiah kembali menguat ke Rp17.885 per dolar AS pada 21 Juli 2026, setelah sempat melemah sejak akhir Juni 2026 akibat kembali meningkatnya konflik di Timur Tengah dan menguatnya ekspektasi pasar terhadap kenaikan FFR, dengan perkembangan tersebut, nilai tukar Rupiah terhadap dolar AS relatif stabil dibandingkan dengan level akhir Juni 2026 sebesar Rp17.880.
"Guna tetap menjaga stabilitas nilai tukar Rupiah, Bank Indonesia terus mengoptimalkan intervensi baik di pasar NDF luar negeri (off-shore) maupun transaksi spot dan DNDF di pasar dalam negeri," jelasnya.
Ke depan, Perry mengatakan BI akan terus memperluas pemberian insentif untuk tetap menarik aliran masuk modal asing dan memperkuat stabilitas nilai tukar rupiah.
"BI meyakini nilai tukar rupiah akan stabil dan cenderung menguat, didukung oleh komitmen BI melalui berbagai penguatan stabilisasi nilai tukar rupiah, imbal hasil yang menarik, dan prospek pertumbuhan ekonomi Indonesia yang tetap baik," katanya.
Add VOI as a Preferred Source
Follow VOI news updates across Google.
+
REPUBLIKA.CO.ID, NEW YORK — Citi mengumumkan peluncuran Digital Depositary Receipts untuk saham tertutup, sebuah model baru yang bersifat langsung dan transparan, yang memperluas akses ke pasar tertutup baik untuk emiten maupun investor global. Peluncuran ini menjadi yang pertama kali bagi sebuah perusahaan jasa keuangan global yang sekaligus bertindak sebagai emiten dan kustodian untuk tokenized depositary receipts yang mewakili perusahaan-perusahaan tertutup.
Seiring dengan semakin panjangnya waktu yang dibutuhkan perusahaan untuk melakukan IPO (Initial Public Offering), banyak perusahaan tertutup cenderung mencari jalur alternatif untuk mengakses likuiditas tanpa harus bergantung pada pasar sekunder yang masih terfragmentasi. Pasar-pasar tersebut cenderung melibatkan struktur yang rumit, memerlukan banyak perantara, dan biaya yang kurang transparan. Solusi terbaru dari Citi hadir untuk menjawab kesenjangan ini dengan menawarkan solusi yang efisien, hemat biaya, dan sepenuhnya berbasis digital untuk segmen pasar modal yang selama ini dikenal kurang likuid.
Berdasarkan fondasi bisnis Digital Depositary dan Custody terdepan di industri, model terbaru Citi ini menggunakan depositary receipts tertokenisasi untuk menyediakan alternatif berstandar institusional yang fleksibel dan mampu memenuhi skala kebutuhan pasar tertutup. Di saat struktur lain seperti Special Purpose Vehicle (SPV) dari pihak ketiga tetap berperan penting dalam pasar, model Citi ini dapat mengurangi potensi kerumitan dan biaya tersembunyi karena Citi berperan tunggal sebagai emiten sekaligus bank kustodian yang tepercaya.
Digital Depositary Receipts menerapkan produk depositary receipts dari Citi Issuer Services pada saham dalam pasar tertutup, dengan menggunakan infrastruktur blockchain yang dioperasikan oleh SIX—salah satu Lembaga Penyimpanan dan Penyelesaian (LPP) digital pertama di dunia yang secara penuh teregulasi. Berkolaborasi dengan SIX, Citi berperan sebagai bank kustodian di platform tersebut, bertanggung jawab atas penyelesaian transaksi dan penyimpanan tokenized depositary receipts.
Solusi baru ini resmi beroperasi bersamaan dengan transaksi perdana antara Kaleido, platform tokenisasi dan aset digital yang juga merupakan perusahaan portofolio Citi, dan beberapa investor dari lini bisnis Wealth, yang didukung oleh lini bisnis Secondary Private Markets di Citi. Peluncuran yang sukses ini merupakan upaya seluruh tim Citi sebagai satu kesatuan (One Citi) yang terkoordinasi, menyatukan tim bisnis Issuer Services, Custody, Wealth, Markets, dan Ventures untuk meningkatkan pengalaman klien sekaligus membangun model yang dapat diperluas untuk penerbitan-penerbitan ke depannya.
Biswarup Chatterjee, Head of Partnerships and Innovation untuk bisnis Services Citi, mengatakan, seiring terus berkembangnya pasar tertutup, kebutuhan akan titik akses yang beragam dan terpercaya pun semakin meningkat.
"Produk Digital Depositary Receipts kami dirancang untuk memberikan layanan klien yang unggul, menjaga keamanan aset, dan memfasilitasi aktivitas pasar modal dengan tingkat ketelitian yang sama kuatnya seperti yang mendasari pasar keuangan tradisional. Interoperabilitas produk ini akan memungkinkan Citi untuk lebih jauh mendukung lebih banyak emiten dan investor, seiring perkembangan infrastruktur pasar aset digital," kata dia.
Inovasi ini dirancang untuk memastikan para emiten menerima hasil distribusi dan pengalihan (transfer) secara efisien tanpa perlu melakukan pencatatan publik atau mengubah hak kepemilikan utama atas aset. Perusahaan tetap memiliki kendali atas hak suara serta struktur manajemen capitalization table yang lebih sederhana, sekaligus memperluas jangkauan kepada lebih banyak investor.
Bagi klien lini bisnis Wealth, produk ini memperluas akses terhadap berbagai penawaran melalui struktur investasi yang sudah dikenal. Dengan mengintegrasikan tokenized depositary receipts ke dalam platform Wealth milik Citi, Citi memastikan klien memiliki lebih banyak pilihan investasi sambil tetap mempertahankan pengamanan operasional dan pengalaman investasi yang diharapkan investor.
“Melihat bagaimana aset digital memengaruhi perkembangan pasar keuangan, prioritas kami adalah memastikan klien Citi Wealth dapat terlibat dalam perkembangan ini dengan cara yang aman dan tetap familiar,” kata Deborah Querub, Head of Digital Assets for Wealth.
“Kami berfokus pada perluasan akses ke berbagai tipe peluang investasi baru secara bertanggung jawab sekaligus menjaga struktur, perlindungan, dan pengalaman yang diharapkan klien kami. Transaksi ini merupakan langkah bertahap dalam mengusung kemampuan digital untuk memperluas pilihan investasi bagi klien Wealth kami," ujar dia.
Dengan selesainya penerbitan perdana Digital Depositary Receipts Citi pada 11 Juni 2026 bersama Kaleido, Steve Cerveny, Founder and CEO dari Kaleido mengatakan perusahaan tertutup seperti pihaknya berkembang lebih cepat daripada jenis perusahaan lain di sekitar.
"Model ini akhirnya menghadirkan tingkat profesionalisme dan transparansi dalam penghimpunan modal di pasar tertutup yang belum pernah kami akses sebelumnya. Digital Depositary Receipts Citi memungkinkan kami untuk mengeksplorasi jalur pertumbuhan baru sambil tetap mempertahankan kegesitan yang menjadi keunggulan perusahaan tertutup dan itu sangat menguntungkan bagi para pendiri yang memiliki perencanaan jangka panjang," kata dia.
Citi saat ini mempertimbangkan pengembangan lebih lanjut dari layanan ini agar dapat beroperasi di berbagai infrastruktur pasar keuangan, baik di infrastruktur pasar keuangan digital dan tradisional, serta di berbagai jaringan blockchain.
Jakarta -
Timnas Indonesia menutup pemusatan latihan dengan hasil positif setelah mengalahkan Bali United 3-0 dalam laga uji coba tertutup. Pelatih John Herdman puas karena tim mulai menunjukkan identitas permainan yang diinginkannya jelang Piala AFF 2026.
Laga uji coba berlangsung di Bali United Training Center, Gianyar, Bali, Selasa (21/7/2026). Tiga gol kemenangan Garuda dicetak Marc Klok, Dony Tri Pamungkas, dan Mitchell Baker.
Bagi Herdman, kemenangan bukan satu-satunya hal yang membuatnya puas. Pelatih asal Inggris itu menilai uji coba tersebut berhasil memenuhi target utama tim pelatih, yakni memberi menit bermain kepada seluruh pemain sekaligus melihat perkembangan pola permainan tim.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Tadi merupakan penampilan tim yang sangat kuat. Kami bisa memberikan menit bermain yang berharga kepada setiap pemain, dan itu merupakan salah satu target penting bagi kami," kata Herdman dalam pernyataan yang dibagikan PSSI.
Herdman juga melihat perkembangan positif dari sisi taktik. Menurutnya, para pemain mulai memahami identitas permainan yang ingin diterapkan selama pemusatan latihan.
"Kami mulai melihat tanda-tanda yang jelas dari identitas taktik kami, dan tim menunjukkan perkembangan yang baik hari ini," lanjut pelatih asal Inggris tersebut.
Meski puas dengan penampilan anak asuhnya, Herdman menegaskan persiapan belum selesai. Ia masih memiliki waktu beberapa hari untuk membenahi sejumlah aspek sebelum Indonesia memulai kiprah di Piala AFF 2026.
"Sekarang kami masih memiliki lima hari lagi untuk mempersiapkan diri, meningkatkan kualitas, dan melanjutkan perkembangan dari penampilan ini," tambahnya.
Kemenangan atas Bali United menjadi modal positif bagi Timnas Indonesia sebelum tampil di ajang ASEAN Hyundai Cup 2026. Garuda dijadwalkan mengawali perjuangan dengan menjamu Kamboja di Stadion Pakansari, Kabupaten Bogor, pada 27 Juli.
(mro/krs)